Kerusuhan Napi, Polisi Perketat Perbatasan Pekanbaru - Siak

Agung Sandy Lesmana

Sabtu, 11 Mei 2019 | 15:46 WIB
Kerusuhan Napi, Polisi Perketat Perbatasan Pekanbaru - Siak
Sejumlah narapidana berada di dekat puing bangunan Rutan yang hangus terbakar pasca kerusuhan di Rutan Kelas II B Siak Sri Indrapura, Kabupaten Siak, Riau, Sabtu (11/5). ANTARA FOTO/Rony Muharrman

Suara.com - Kepolisian Resort Kota Pekanbaru meningkatkan pengamanan dengan menurunkan ratusan personel ke perbatasan wilayah ibu kota dengan Kabupaten Siak pascakerusuhan yang berujung dengan kaburnya puluhan tahanan di Rutan Klas II B Siak, Sabtu (11/5/2019) dini hari tadi.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto, mengatakan sedikitnya ada tiga pintu masuk utama yang diperketat pengawasan oleh jajarannya. 

Ketiga titik itu adalah jalan lintas Siak-Pekanbaru via Kecamatan Tenayan Raya, selanjutnya via Rumbai dan Rumbai Pesisir. Susanto yang memimpin langsung kegiatan itu memeriksa semua kendaraan yang masuk dari arah Siak. Baik itu angkutan umum dan pribadi seperti bus, truk, kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua.

"Ini semua kita lakukan untuk mencari dan mengantisipasi napi yang kabur pasca kerusuhan di Rutan Siak Sri Indrapura," kata Susanto seperti dilansir Antara.

"Kami juga mengharapkan kerjasama masyarakat apabila mencurigai dan mendapatkan informasi adanya napi yang kabur tersebut dan agar dapat memberitahukan kepada pihak kepolisian terdekat," lanjutnya.

Napi Rutan Siak mengamuk dan bakar penjara. (Antara Foto)
Napi Rutan Siak mengamuk dan bakar penjara. (Antara Foto)

Kepala Kepolisian Daerah Riau, Irjen Pol Widodo Ekoprihastopo langsung meninjau lokasi Rumah Tahanan Klas II B Siak Sri Indrapura yang sudah ludes terbakar akibat kerusuhan oleh para warga binaan pada Sabtu dini hari tadi.

"Kita berusaha masuk ke dalam, kondisi kebakaran sudah bisa dipadamkan oleh pemadam kebakaran Kabupaten Siak. Alhamdulillah tak ada korban manusia," kata Kapolda Riau, Irjen Pol Widodo Ekoprihastopo di Siak.

Saat ini, Kapolda mengatakan jajarannya sedang melakukan negosiasi dengan warga binaan yang masih tersisa di dalam rutan. Hal tersebut terkait evakuasi maupun pemindahannya ke tempat atau rutan daerah lain.

Dikatakannya, bahwa saat ini sudah ada sekitar 110 warga binaan yang sudah dievakuasi ke Gedung Serbaguna Maharatu. Sementara jumlah keseluruhan warga binaan di Rutan Siak adalah sebanyak 648 orang.

baca juga

Sebelumnya warga binaan di Rutan Siak mengamuk dan membuat kerusuhan hingga membakar bangunan dengan api berkobar hebat di bagian depan rutan tersebut jelang waktu sahur pada pukul 02.00 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Napi Sebut Kerusuhan Rutan Siak Dipicu Kekerasan Petugas

Napi Sebut Kerusuhan Rutan Siak Dipicu Kekerasan Petugas

News | Sabtu, 11 Mei 2019 | 12:57 WIB

Napi Rutan Siak Rusuh, Kasat Narkoba Tumbang Terkena Tembakan

Napi Rutan Siak Rusuh, Kasat Narkoba Tumbang Terkena Tembakan

News | Sabtu, 11 Mei 2019 | 12:51 WIB

Detik-detik Napi Rutan Siak Mengamuk dan Bakar Penjara

Detik-detik Napi Rutan Siak Mengamuk dan Bakar Penjara

News | Sabtu, 11 Mei 2019 | 12:33 WIB

Ngamuk dan Bakar Penjara, 34 Napi Rutan Siak Kabur Jelang Sahur

Ngamuk dan Bakar Penjara, 34 Napi Rutan Siak Kabur Jelang Sahur

News | Sabtu, 11 Mei 2019 | 12:19 WIB

Diduga Mabuk, 2 Polisi Tabrak Pasutri dan Balita Usia 3 Tahun

Diduga Mabuk, 2 Polisi Tabrak Pasutri dan Balita Usia 3 Tahun

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 18:28 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×