Yasonna Perintahkan Napi Pemicu Rusuh Rutan Siak Dipindah ke Nusakambangan

Bangun Santoso

Selasa, 14 Mei 2019 | 11:20 WIB
Yasonna Perintahkan Napi Pemicu Rusuh Rutan Siak Dipindah ke Nusakambangan
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly meninjau Rutan Kelas IIB Siak Sri Indrapura, Riau. (Antara)

Suara.com - Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly pada Senin (13/5/2019) bersama Gubernur Riau Syamsuar meninjau Rutan Siak usai insiden kerusuhan dan pembakaran.

Selain meninjau Rutan Siak, Yasonna juga menjenguk Kasat Narkoba Polres Siak AKP Jailani di RSUD Siak yang tertembak di bagian tangan kirinya saat kerusuhan terjadi di Rutan Siak.

Pada pertemuan itu, Yasonna memerintahkan agar Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Riau untuk segera memindahkan narapidana wanita yang terlibat kasus narkoba dan pemicu awal kericuhan ke Lapas Nusakambangan di Cilacap, Jawa Tengah.

"Itu, wanita yang terlibat narkoba di dalam rutan ini, dan juga pemicu keributan segera kirim saja ke Nusakambangan," ujar Yasonna Laoly kepada Kakanwil Riau, saat kunjungannya ke Rutan Kelas IIB Siak.

Ia juga mengatakan bahwa apa yang dilakukan anggotanya terhadap tiga narapidana yang terlibat narkoba di dalam sel tersebut sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

"Sudah tepat itu yang dilakukan anggota kita. Mereka mengecek dan menggeledah ke ruang tahanan yang disinyalir menjadi tempat dilakukannya pemakaian narkoba jenis sabu, ruang tahanan wanita," ujar Yasonna.

Ia juga mengatakan, ketiga tahanan tersebut saat akan dimasukan ke dalam trapsel, membuat ulah dengan berteriak, sehingga membuat tahanan yang lain terpancing.

"Kalau mereka tidak membuat ulah, mungkin tahanan lain tidak akan terpancing. Jadi anggota saya sudah benar, memasukan ketiga tahanan tersebut ke trapsel," katanya.

Ia juga mengatakan, apabila ada anggotanya yang terlibat dalam kasus ini, dan terbukti melakukan tindakan yang menyalahi aturan serta membiarkan masuknya narkoba ke dalam Rutan Siak, maka akan diberikan tindakan yang tegas.

baca juga

"Sekarang anggota kita sedang dilakukan pemeriksaan, termasuk tiga tahanan yang membuat onar tersebut. Jadi kita tunggu saja hasil dari penyidikan," katanya lagi.

Diketahui, rusuh di Rutan Siak terjadi pada Sabtu (11/5/2019) dini hari atau menjelang waktu sahur. Beberapa tahanan dilaporkan kabur saat rusuh terjadi.

Melansir dari Kantor Berita Antara, dari pengakuan salah satu tahanan, kerusuhan dipicu oleh pemukulan yang dilakukan sipir kepada salah satu tahanan. Namun belakangan diketahui, justru para tahanan narkoba yang sengaja berbuat ulah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Rusuh, Menkumham Ungkap Kelebihan Kapasitas Napi Lapas Siak 500 persen

Usai Rusuh, Menkumham Ungkap Kelebihan Kapasitas Napi Lapas Siak 500 persen

News | Senin, 13 Mei 2019 | 15:24 WIB

Rusuh di Rutan Siak, Polisi Temukan Sejumlah Senjata Api

Rusuh di Rutan Siak, Polisi Temukan Sejumlah Senjata Api

News | Senin, 13 Mei 2019 | 09:48 WIB

25 Napi Kabur, Kemenkumham Bentuk Tim Investigasi Kerusuhan Rutan Siak

25 Napi Kabur, Kemenkumham Bentuk Tim Investigasi Kerusuhan Rutan Siak

News | Sabtu, 11 Mei 2019 | 21:33 WIB

Kerusuhan Napi, Polisi Perketat Perbatasan Pekanbaru - Siak

Kerusuhan Napi, Polisi Perketat Perbatasan Pekanbaru - Siak

News | Sabtu, 11 Mei 2019 | 15:46 WIB

Napi Sebut Kerusuhan Rutan Siak Dipicu Kekerasan Petugas

Napi Sebut Kerusuhan Rutan Siak Dipicu Kekerasan Petugas

News | Sabtu, 11 Mei 2019 | 12:57 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×