Alasan Bohong Terkait Wajah Lebam, Ratna ke Hakim: Mungkin karena Panik

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih
Alasan Bohong Terkait Wajah Lebam, Ratna ke Hakim: Mungkin karena Panik
Ratna Sarumpaet saat keluar dari Rutan Polda Metro Jaya menuju PN Jakarta Selatan, Selasa (7/5/2019). (Suara.com/Arga)

"Memangnya operasi diharamkan? Kan bukan tindakan ilegal? Kenapa harus saudara katakan dianiaya?"

Suara.com - Terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet tidak dapat menjawab saat ditanya Majelis Hakim terkait penyebab muka lebam karena operasi plastik sedot lemak.

Ratna memilih tidak menjawab pertanyaan yang dilayangkan Ketua Majelis Hakim Joni dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan agenda pemeriksaan terdakwa dan barang bukti.

"Kenapa enggak bilang saja operasi?" tanya Joni.

"Harusnya seperti itu," jawab Ratna.

"Memangnya operasi diharamkan? Kan bukan tindakan ilegal," tanya Joni lagi.

Ratna terlihat hanya terdiam dan tidak bisa menjawab pertanyaan yang diajukan Joni. Setelah itu, Joni kembali melayangkan pertanyaan kepada Ratna untuk menegaskan alasan Ratna berbohong.

"Kenapa harus saudara katakan dianiaya?" tanya Joni.

"Mungkin karena saya panik saja," jawab Ratna.

"Emang operasi diharamkan? Enggak kan? Kenapa saudara katakan harus penganiayaan?" tanya Joni lagi.

Mendengar pertanyaan yang sama dengan sebelumnya, Ratna kembali terdiam dan menggelengkan kepalanya. Ratna kembali mengaku tidak tahu alasannya berbohong.

"Saya enggak tahu apa sebab saya memutuskan kenapa saya harus cari alasan," ujar Ratna.

Seperti diketahui, Ratna Sarumpaet sebelumnya mengklaim telah dianiaya oleh dua orang lelaki hingga wajahnya lebam pada Oktober 2018.

Setelah dilakukan penyelidikan di Polda Metro Jaya, ternyata penyebab wajah babak belur yang dialami Ratna bukan dianiaya melainkan imbas setelah melakukan operasi sedot lemak.

Akibat kebohongannya itu, Ratna dijerat Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS