Kedamaian Muslim dan Warga Dayak di Bawah Masjid Pusaka Tabalong

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 15 Mei 2019 | 15:25 WIB
Kedamaian Muslim dan Warga Dayak di Bawah Masjid Pusaka Tabalong
Masjid Pusaka Tabalong (Antara)

Suara.com - Masjid Pusaka di Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong jadi saksi bisu persatuan antara masyarakat muslim dengan warga Dayak. Warga Dayak rata-rata menganut Kepercayaan Kaharingan.

Menurut Masduk, salah seorang warga sekitar masjid yang dibangun sejak 1625 masehi oleh Khatib Dayan dan Sultan Abdurahman beserta warga setempat itu, kini telah ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya yang dilindungi undang-undang.

Berdasarkan sejarah, pembangunan masjid tua itu, diprakarsai Khatib Dayan dan saudaranya Sultan Abdurrahman dari Kesultanan Banjar yang berpusat di Kuin.

Menyelesaikan pembangunan masjid yang hingga kini masih terpelihara dengan baik itu, Kedua tokoh tersebut dibantu tokoh masyarakat Dayak, juga Datu Ranggana, Datu Kartamina, Datu Saripanji, Langlang Buana, Taruntung Manau, Timba Sagara, Layar Sampit, Pambalah Batung dan Garuntung Waluh.

Masjid bersejarah dengan gaya arsitektur tradisional beratap tumpang tiga itu, juga berdiri pesanggra­han atau tempat pemujaan keper­cayaan Kaharingan Suku Maanyan dalam bentuk sederhana.

"Dulunya banyak orang suku Maanyan yang tinggal di Banua Lawas karena itu ada tempat pemujaan," jelas satu warga setempat Masduk.

Selain bersejarah, masjid yang hingga kini masih banyak dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah, juga memiliki beberapa keunikan lainnya, yaitu atap bubungan tinggi dengan dikelilingi jendela berbahan kayu bernuansa kesultanan.

Bagian utama ruang masjid, terdapat empat tiang soko guru dan 17 tiang pendukung yang terbuat dari kayu ulin, menambah keunikan masjid yang menjadi bukti sejarah tentang perjuangan Islam dalam merebut kemerdekaan dari penjajah.

Masjid yang juga dikenal dengan sebutan Masjid Pasar Arba sering dikunjungi warga luar Kabupaten Tabalong.

baca juga

Selain sebagai tempat ibadah di dalam masjid juga terdapat makam Penghulu Rasyid salah satu ulama Islam yang berjuang mengangkat senjata melawan Belanda dalam Perang Banjar. Masjid Pusaka juga menyimpan beduk asli dan petaka sepanjang 110 centimeter.

Selama Ramadhan masjid ini juga dimanfaatkan warga setempat untuk beribadah dan menggelar pengajian.

"Pengajian wanita dilaksanakan tiap hari Minggu dan ceramah setelah shalat subuh," ungkap Masduk. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramadan, Wulan Guritno Targetkan Full Tarawih

Ramadan, Wulan Guritno Targetkan Full Tarawih

Entertainment | Rabu, 15 Mei 2019 | 12:24 WIB

Mudik Melintasi Jawa Timur? Mari Side Trip ke Madura

Mudik Melintasi Jawa Timur? Mari Side Trip ke Madura

Otomotif | Rabu, 15 Mei 2019 | 09:20 WIB

Mudik Lewat Tol Cipali Jawa Barat, Waspadai Insiden Begini

Mudik Lewat Tol Cipali Jawa Barat, Waspadai Insiden Begini

Otomotif | Rabu, 15 Mei 2019 | 08:05 WIB

Bersiap Mudik ke Sumatera via Titik Nol Jaringan Tol? Ini Perkiraannya

Bersiap Mudik ke Sumatera via Titik Nol Jaringan Tol? Ini Perkiraannya

Otomotif | Rabu, 15 Mei 2019 | 07:25 WIB

Telat Bayar Zakat Fitrah? Ini Hukumnya

Telat Bayar Zakat Fitrah? Ini Hukumnya

News | Selasa, 14 Mei 2019 | 22:07 WIB

Terkini

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

×