Twitwar dengan Akun Partai Gerindra, PSI Malah Bela Andi Arief

Rendy Adrikni Sadikin | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Jum'at, 17 Mei 2019 | 15:30 WIB
Twitwar dengan Akun Partai Gerindra, PSI Malah Bela Andi Arief
Dedek Prayudi dan Andi Arief. [Instagram/Istimewa]

Suara.com - Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi membela politisi Partai Demokrat Andi Arief saat beradu argumen dengan akun resmi Twitter Partai Gerindra. Akun Partai Gerindra @gerindra menyindir Andi Arief soal prinsip abu-abu Partai Demokrat.

Adu argumen tersebut berawal dari cuitan Andi Arief yang menyindir tudingan seorang calon. Andi Arief tak menyebut secara detail siapa si calon tersebut, namun calon menyalahkan tokoh lain yang tidak ikut berkompetisi sebagai penyebab kekalahannya.

Tokoh lain yang dimaksud oleh Andi Arief adalah Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan anaknya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Sepanjang pemilu yang pernah ada, baru kali ini nasib atau kekalahan calon disebabkan tokoh lain yang tidak ikut berkompetisi. Bahkan anak tokoh lain itu juga disalahkan. Sedemikian lemahkah calonmu?" kata Andi Arief seperti dikutip Suara.com, Jumat (17/5/2019).

Akun Partai Gerindra @gerindra pun membalas cuitan Andi Arief. Akun tersebut balik menuding sikap abu-abu partai yang menaungi Andi Arief hingga menyindir personal Andi Arief yang pernah terciduk menggunakan sabu-sabu.

"Menjadi hitam atau putih, bukan abu-sabu, itulah prinsip. Sebab yang tersulit bukanlah memilih, tetapi bertahan pada sebuah pilihan. *Maaf salah tulis, maksudnya abu-abu," ungkap akun @gerindra.

Perang cuitan antara Andi Arief denganakun Partai Gerindra (Twitter)
Perang cuitan antara Andi Arief dengan akun Partai Gerindra (Twitter)

Cuitan dari akun Partai Gerindra tersebut ternyata dikomentari oleh Dedek Prayudi. Meski Dedek Prayudi berada di bawah naungan PSI pendukung capres nomor urut 01 Jokowi - Maruf yang notabene berseberangan dengan koalisi Prabowo - Sandi, Dedek Prayudi memberikan pembelaan terhadap Andi Arief.

Dedek Prayudi memberikan balasan cukup telak untuk akun Partai Gerindra tersebut. "Mimin @Gerindra yang cerdas, ada perbedaan mentereng antara teguh pada prinsip dan keras kepala demi syahwat berkuasa. Saya yakin anda cukup cerdas untuk mencerna kalimat saya," balas Dedek Prayudi.

PSI berikan pembelaan terhadap Andi Arief yang disindir oleh Partai Gerindra (Twitter)
PSI berikan pembelaan terhadap Andi Arief yang disindir oleh Partai Gerindra (Twitter)

Untuk diketahui, Partai Demokrat yang tergabung dalam koalisi capres nomor urut 02 Prabowo - Sandi terus menerus diserang oleh partai koalisi 02 lainnya lantaran dituding tidak setia dengan koalisi.

Pasalnya, beberapa kali AHY melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi hingga menghadiri pertemuan tokoh nasional dan kepala daerah.

Selain itu, Andi Arief juga dituding melancarkan aksi untuk menjatuhkan Prabowo - Sandi dengan mencuit ada setan gundul di balik pemasok kemenangan Prabowo-Sandi sebesar 62 persen yang menyesatkan publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disindir soal Prinsip hingga Sabu oleh Akun Gerindra, Andi Arief Meradang

Disindir soal Prinsip hingga Sabu oleh Akun Gerindra, Andi Arief Meradang

News | Jum'at, 17 Mei 2019 | 13:09 WIB

Petuah Andi Arief untuk Ulat Bulu dan Buaya Manjat, Sindir Siapa?

Petuah Andi Arief untuk Ulat Bulu dan Buaya Manjat, Sindir Siapa?

News | Jum'at, 17 Mei 2019 | 12:42 WIB

Andi Arief Sebut Ada 62 Ribu Surat Suara Tambahan di Malaysia, Ini Kata KPU

Andi Arief Sebut Ada 62 Ribu Surat Suara Tambahan di Malaysia, Ini Kata KPU

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 21:15 WIB

Terkini

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:41 WIB

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:10 WIB

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:10 WIB

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:48 WIB

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:32 WIB