Geger Siswi SMP di Lubuklinggau Tewas dengan 3 Tusukan di Perut

Bangun Santoso

Sabtu, 18 Mei 2019 | 14:46 WIB
Geger Siswi SMP di Lubuklinggau Tewas dengan 3 Tusukan di Perut
Ilustrasi garis polisi [suara.com/Nur Habibie]

Suara.com - Seorang remaja putri inisial WW (13) yang merupakan siswi SMP Negeri 4 Lubuklinggau, Sumatera Selatan ditemukan tewas dengan tiga luka tusuk di perut.

Terungkapnya identitas korban setelah ada keluarga korban yang datang ke rumah sakit Sobirin Lubuklinggau pada Jumat (17/5/2019) sekitar pukul 16.30 WIB.

Dari pantauan di rumah sakit, diposting akun facebook Yuni Rusmini, tangis haru keluarga korban pecah setelah pihak Polres Lubuklinggau membuka kantong jenazah.

Keluarga korban langsung menangis setelah melihat wajah korban, dan ternyata benar itu adalah keluarganya yakni WW.

Tri, salah satu kerabat korban mengatakan, ia mengetahui keponakannya tersebut setelah melihat video di Facebook yang mirip dengan keponakannya. Lalu setelah mengetahui video tersebut Tri langsung menuju ke TKP, namun korban sudah dibawa ke rumah sakit. Lalu ia bersama keluarga lainnya menuju ke rumah sakit.

“WW tinggal bersama dengan ayuknya (kakak perempuannya) di Perumnas Lubuk Tanjung, WW sekolah di SMP Negeri 4 Lubuklinggau kelas dua," kata Tri seperti dilansir dari Covesia (jaringan Suara.com), Sabtu (18/5/2019).

Waka Polres Lubuklinggau, Kompol Zulkarnain usai menyambangi rumah duka mengatakan, saat ini polisi tengah bekerja. Ia menyatakan sudah ada titik terang dan dicurigai (pelaku pembunuhan), namun perlu alat bukti.

"Saat ini anggota sedang memeriksa CCTV dan mohon doanya semoga pelakunya cepat ditangkap," katanya.

Ia menuturkan, saksi yang diperiksa saat ini adalah orang yang pertama kali menemukan, lalu RT, kakak korban, dari pihak keluarga dan satu lagi warga di dekat rumahnya.

baca juga

"Murni pembunuhan karena ada tiga luka tusuk di perutnya, satu yang memang agak dalam tapi tidak tembus," ungkap Zulkarnain.

Ketika disinggung mengenai dugaan ada barang yang hilang dari korban yakni Handphone (Hp), Zul menegaskan jika itu masih didalami oleh petugas yang melakukan penyidikan.

"Masih kita dalami apakah hilang atau tercecer atau diambil, kita belum tahu karena masih dalam penyidikan petugas," imbuh dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Buru Penyebar Hoaks Pembunuhan Ustaz Samsudin Oleh PKI

Polisi Buru Penyebar Hoaks Pembunuhan Ustaz Samsudin Oleh PKI

Banten | Sabtu, 18 Mei 2019 | 13:58 WIB

Sebelum Membunuh Istri, Taufik Isi Bensin Motor Pinjaman

Sebelum Membunuh Istri, Taufik Isi Bensin Motor Pinjaman

Banten | Jum'at, 17 Mei 2019 | 00:05 WIB

Diduga Motif Asmara, Yati Dibunuh Suaminya di Depan Anak-anaknya

Diduga Motif Asmara, Yati Dibunuh Suaminya di Depan Anak-anaknya

Banten | Rabu, 15 Mei 2019 | 22:04 WIB

Pendatang dan Jarang Bergaul, Polisi Kantongi Identitas Suami Pembunuh Yati

Pendatang dan Jarang Bergaul, Polisi Kantongi Identitas Suami Pembunuh Yati

Banten | Rabu, 15 Mei 2019 | 16:35 WIB

Terkini

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli  Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

Video | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Ijazah atau Skill? Memaknai Ulang Kemerdekaan Pendidikan bagi Gen Z

Ijazah atau Skill? Memaknai Ulang Kemerdekaan Pendidikan bagi Gen Z

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Niat Bantu Teman, Motor Buruh di Bandar Lampung Malah Jadi Jaminan Utang

Niat Bantu Teman, Motor Buruh di Bandar Lampung Malah Jadi Jaminan Utang

Lampung | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Pemicu IHSG Bisa Tembus Level Psikologis 6.400 Hari Ini

Pemicu IHSG Bisa Tembus Level Psikologis 6.400 Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris

Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari

Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari

Jabar | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi

Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:44 WIB

BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat

BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:43 WIB

Geger! Skandal Gratifikasi Seksual di PSSI-nya Korea, 23 Pejabat Diperiksa

Geger! Skandal Gratifikasi Seksual di PSSI-nya Korea, 23 Pejabat Diperiksa

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:42 WIB

×