Polres Bogor Klaim Belum Ada Massa ke Jakarta untuk Aksi 22 Mei

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 21 Mei 2019 | 10:43 WIB
Polres Bogor Klaim Belum Ada Massa ke Jakarta untuk Aksi 22 Mei
Pasukan kepolisian Polres Bogor. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser menyebut saat ini belum terlihat adanya pergerakan masyarakat Kota Bogor untuk aksi massa ke Gedung KPU RI, Jakarta pada Rabu 22 Mei 2019.

Hendri Fiuser mengklaim Bogor masih dalam keadaan kondusif.

"Sejauh ini Kota Bogor kita lihat masih kondusif, secara umum tidak ada pergerakan massa. Kalau ada yang berangkat ke Jakarta mungkin secara menetes tanpa atribut atau perorangan," kata Hendri, usai apel kesiapan pengamanan hasil rekapitulasi Pemilu di Lapangan Sempur, Kota Bogor, Selasa (21/5/2019).

Namun, jajarannya bersama TNI terus memantau lokasi yang diindikasi menjadi titik keberangkatan massa. Jika nantinya ditemukan massa yang akan bergerak ke Jakarta akan dilakukan imbauan.

"Kami tetap melakukan pengamanan dan tetap waspada karena Bogor sebagai penyangga Jakarta. Juga memantau titik rawan, titik lokasi yang diindikasi ada pergerakan masa, nanti kita kalau ada kita lakukan pemeriksaan dan imbauan tapi jika ada pelanggaran pidana kita kembalikan," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mempertebal pengamanan di Istana Kepresidenan Bogor. Ada sekitar 1.238 personel gabungan disiagakan selama pengamanan proses hasil rekapitulasi Pemilu di Kota Bogor.

"(Istana Bogor) iya ada tambah, kita pertebal. Ini ada seribu lebih pasukan mereka akan ditempatkan di titik tertentu yang tidak perlu disebutkan," tutupnya.

Kontributor : Rambiga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Aksi 22 Mei, Prabowo: Kami Tidak Berniat Makar

Jelang Aksi 22 Mei, Prabowo: Kami Tidak Berniat Makar

News | Selasa, 21 Mei 2019 | 10:33 WIB

Pilot Hasut Aksi 22 Mei 2019, Menhub Dukung Polisi Lakukan Interogasi

Pilot Hasut Aksi 22 Mei 2019, Menhub Dukung Polisi Lakukan Interogasi

Bisnis | Selasa, 21 Mei 2019 | 09:25 WIB

Cegat Massa Aksi 22 Mei, TNI-Polri Bagi-bagi Makan Sahur di Suramadu

Cegat Massa Aksi 22 Mei, TNI-Polri Bagi-bagi Makan Sahur di Suramadu

Jatim | Selasa, 21 Mei 2019 | 09:07 WIB

Jelang 22 Mei: Kantor KPU Ditutup, Jalanan Macet Parah

Jelang 22 Mei: Kantor KPU Ditutup, Jalanan Macet Parah

News | Selasa, 21 Mei 2019 | 08:41 WIB

Sebut Pemilu Curang, Begini Pesan Prabowo Jelang Aksi 22 Mei

Sebut Pemilu Curang, Begini Pesan Prabowo Jelang Aksi 22 Mei

News | Selasa, 21 Mei 2019 | 08:32 WIB

Terkini

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:49 WIB

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:21 WIB

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:24 WIB

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB