Polisi Dalami Peran Wanita Bercadar Saat Kerusuhan di Bawaslu

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah
Polisi Dalami Peran Wanita Bercadar Saat Kerusuhan di Bawaslu
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Wanita bercadar itu saat ini sudah ditangkap dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh polisi

Suara.com - Seorang wanita bercadar serba hitam yang sempat bikin gempar usai kerusuhan di sekitar kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin telah diamankan polisi. Saat ini wanita tersebut sedang menjalani pemeriksaan.

Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, polisi saat ini tengah mendalami peran dari wanita tersebut. Sebuah tas yang dibawa olehnya juga masih diperiksa.

"Lagi diperiksa. Ada tas masih didalami. Pemeriksaan nanti akan dilihat sampai sejauh mana keberadaan yang bersangkutan dan motivasinya," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (23/5/2019).

Diketahui, seorang ibu-ibu memakai pakaian serba hitam dan bercadar diburu oleh polisi yang berjaga di lokasi kerusuhan kawasan gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Rabu (22/5/2019).

Dari pantauan Suara.com, polisi melihat pada baju ibu tersebut tampak seperti kabel dan dicurigai bahan peledak.

"Ibu yang memakai baju hitam, coba lepas jaketnya bu, lepas bu," kata polisi memakai pelantang suara di atas mobil pengurai massa.

Namun, ibu itu bergeming. Ia terus berjalan sembari membuang-buang sesuatu ke jalanan.

"Ibu, berhenti bu, lepas jaketnya bu, lepas," teriak polisi.

Karena tak juga dituruti, sejumlah polisi diperintahkan untuk mengikuti ibu tersebut yang berjalan ke arah kantor Kementerian Kemaritiman RI.

Di saat yang sama, massa yang tadinya berhasil dipukul mundur ke arah Jalan Sabang, kembali merangsek maju menyerang aparat kepolisian.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS