Bertemu Polri. Dirut Dompet Dhuafa Maklumi Tindakan Polisi Karena Kondisi

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 24 Mei 2019 | 16:14 WIB
Bertemu Polri. Dirut Dompet Dhuafa Maklumi Tindakan Polisi Karena Kondisi
Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi Imam Rulyawan. [Suara.com/Fakhri Fuadi]

Suara.com - Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi Imam Rulyawan beraudiensi dengan Polri membahas tindakan represif anggota Kepolisian terhadap anggotanya.

Sebelumnya, Imam melalui keterangan tertulis, mengatakan polisi sempat memukuli anggota dan merusak mobil tim dompet dhuafa saat kerusuhan aksi 22 Mei.

Dari Pantauan Suara.com, Imam menyambangi Mabes Polri pada Jumat (25/5/2019) usai Salat Jumat. Imam terlihat selesai melakukan audiensi sekira pukul 13.30 WIB. Dalam keterangannya usai audiensi, Imam mengaku sudah memaklumi tindakan yang dilakukan oleh kepolisian terhadap anggotanya itu karena kondisi yang memang tidak memungkinkan.

"Polisi juga dalam keadaan lelah, dan dalam keadaan gelap, dan dompet dhuafa pada saat itu juga dalam keadaan lelah, tim medis, dan kami bisa memahami itu," ujar Imam di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019).

Menurutnya, sekarang ini yang terpenting adalah agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Ia mengaku sudah membicarakan mengenai tindakan mitigasi dan pencegahan agar kedepannya tim relawan kemanusiaan dapat bergerak dengan leluasa.

"Audiensi ini untuk berkomunikasi dalam rangka memitigasi, mencegah kejadian yang tidak diinginkan yang menimpa relawan kemanusiaan dalam menjalan kan perannya," jelas Imam.

Sebelumnya, Imam membenarkan ada staf medisnya yang menjadi korban pemukulan oknum kepolisian saat aksi 22 Mei 2019 di sekitar kantor Bawaslu yang berujung kerusuhan.

Dalam keterangan tertulisnya, Imam menyebut tindakan represif tersebut terjadi pada Kamis (23/5/2019) pukul 00.15 WIB dini hari di sekitar Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat. Akibatnya, kata Imam, tiga anggotanya menjadi korban dan dua kendaraan tim Dompet Dhuafa dirusak.

"Benar telah terjadi tindakan represif oknum kepolisian terhadap tim medis Dompet Dhuafa pada hari Kamis 23 Mei 2019 pukul 00.15 dini hari yang mengakibatkan tiga anggota tim medis harus dilarikan ke RSPAD serta pengrusakan terhadap dua kendaraan kami," ujar Imam dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/5/2019).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum Aksi, Peserta Aksi Kedaulatan Rakyat Gelar Salat Ghaib

Sebelum Aksi, Peserta Aksi Kedaulatan Rakyat Gelar Salat Ghaib

Jogja | Jum'at, 24 Mei 2019 | 16:10 WIB

Tuding Dirut Dompet Dhuafa Pro Prabowo, Gus Nadir: Saya Zakat ke NU Saja

Tuding Dirut Dompet Dhuafa Pro Prabowo, Gus Nadir: Saya Zakat ke NU Saja

News | Jum'at, 24 Mei 2019 | 12:02 WIB

Dompet Dhuafa Mengaku Diserang Aparat Saat Aksi 22 Mei, Ini Kronologinya

Dompet Dhuafa Mengaku Diserang Aparat Saat Aksi 22 Mei, Ini Kronologinya

News | Jum'at, 24 Mei 2019 | 11:50 WIB

Dompet Dhuafa Benarkan Stafnya Dipukuli Oknum Polisi Saat Aksi 22 Mei

Dompet Dhuafa Benarkan Stafnya Dipukuli Oknum Polisi Saat Aksi 22 Mei

News | Jum'at, 24 Mei 2019 | 11:37 WIB

Dompet Dhuafa Beri Pengobatan Gratis Jurnalis Korban Demo 22 Mei

Dompet Dhuafa Beri Pengobatan Gratis Jurnalis Korban Demo 22 Mei

News | Rabu, 22 Mei 2019 | 17:37 WIB

Terkini

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:19 WIB

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:10 WIB

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:05 WIB

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:00 WIB

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:57 WIB

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:56 WIB

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:55 WIB

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:54 WIB

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 18:53 WIB

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 18:44 WIB

×