Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

Bella, Faqih Fathurrahman

Minggu, 01 November 2026 | 18:57 WIB
Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI
Ilustrasi salib merah di demo 28 oktober. [Suara.com/Syahda]
baca 10 detik
  • PMKRI membawa salib merah raksasa dalam aksi demonstrasi di Plaza UOB pada 28 Oktober 2026.
  • Simbol tersebut terinspirasi dari film dokumenter Dandhy Laksono mengenai perlawanan damai masyarakat adat Papua Selatan.
  • Mahasiswa menyampaikan lima tuntutan, termasuk penghentian proyek yang mengancam ruang hidup masyarakat adat di Papua.

Suara.com - Riuh massa terdengar saat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) tiba di Plaza UOB dalam aksi demonstrasi pada 28 Oktober 2026.

Bukan tanpa alasan massa bersorak. Saat tiba, PMKRI membawa palang kayu berbentuk salib merah berukuran raksasa ke tengah kerumunan.

Tak ada simbol ataupun tulisan pada salib tersebut. Namun, ukurannya yang besar dan warnanya yang mencolok cukup menarik perhatian massa.

PMKRI mengatakan, salib merah yang mereka bawa terinspirasi dari masyarakat adat Papua, sebagaimana ditampilkan dalam film dokumenter karya Dandhy Laksono.

"Kami terinspirasi dari masyarakat ada Papua, terinspirasi film Pesta Babi,” kata salah satu peserta aksi dari PMKRI, dikutip Jumat (30/10/2026).

Berdasarkan narasi dalam film dokumenter berdurasi 90 menit tersebut, salib merah bagi masyarakat adat Papua Selatan merupakan tanda batas wilayah sekaligus larangan keras bagi korporasi atau negara untuk masuk.

Kehadiran simbol ini tidak berdiri sendiri, melainkan terhubung erat dengan isu yang sedang diperjuangkan massa aksi, khususnya penolakan terhadap proyek-proyek yang dinilai mengancam kelestarian alam di Papua.

Selain itu, salib merah merupakan simbol perlawanan damai, doa, serta representasi penderitaan dan darah masyarakat adat Papua.

Dalam tradisi masyarakat adat Papua, khususnya di Papua Selatan, salib merah telah lama digunakan sebagai simbol perjuangan. Sejak sekitar 2014, masyarakat adat menancapkan ribuan salib merah di tanah ulayat mereka.

baca juga

Penjelasan Greenpeace

Menurut penjelasan Greenpeace, salib merah menggambarkan harapan agar hutan tetap terlindungi dari aktivitas yang mengancam kelestariannya. Simbol tersebut ditancapkan di tanah yang memiliki nilai historis dan kultural sebagai upaya mempertahankan ruang hidup yang diwariskan leluhur.

Infografis salib merah di demo 28 oktober. [Suara.com/Syahda]
Infografis salib merah di demo 28 oktober. [Suara.com/Syahda]

Warna merah pada salib merepresentasikan darah, penderitaan, dan doa masyarakat adat. Simbol ini bukan sekadar tanda perlawanan terhadap manusia, melainkan juga penolakan terhadap kehancuran lingkungan dan hilangnya ruang hidup.

Dalam konteks film Pesta Babi, salib merah menjadi representasi perlawanan damai, duka atas hilangnya hutan, serta solidaritas terhadap mereka yang terpinggirkan oleh pembangunan yang tidak berkeadilan.

Ketika PMKRI membawa salib merah ke tengah demonstrasi di Jakarta, mereka secara eksplisit menyatakan bahwa simbol tersebut terinspirasi dari perjuangan masyarakat adat Papua dan film dokumenter tersebut.

Dalam aksi itu, mahasiswa menyampaikan lima tuntutan. Di antaranya, menetapkan status bencana nasional untuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mengadili korporasi yang bertanggung jawab, menghentikan proyek yang mengancam ruang hidup masyarakat adat di Papua, serta memastikan anggaran negara digunakan untuk kepentingan rakyat.

Dalam aksi yang sama, terdapat pula poster raksasa yang dibentangkan di depan barikade polisi. Poster tersebut bertuliskan, “Hutan bukan milik oligarki, alam harus dilindungi, perusak harus diadili.”

Salib merah dalam konteks demonstrasi ini juga membawa makna filosofis yang lebih dalam. Simbol tersebut mengingatkan pada penderitaan manusia, panggilan untuk berdiri bersama mereka yang mengalami ketidakadilan, serta harapan akan keadilan ekologis.

Bagi sebagian kalangan, simbol ini menjadi suara hati nurani yang mengajak pemerintah dan seluruh elemen bangsa untuk tidak menutup mata terhadap persoalan masyarakat di pelosok, khususnya di Papua.

Pada akhirnya, makna salib merah dalam demonstrasi di Jakarta tidak bisa dilepaskan dari konteks perjuangan mempertahankan ruang hidup. Simbol tersebut merepresentasikan tanda batas, doa, duka, sekaligus harapan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyawa Bertumbangan, Jutaan Warga Terdampak, Kenapa Karhutla Tak Jadi Bencana Nasional?

Nyawa Bertumbangan, Jutaan Warga Terdampak, Kenapa Karhutla Tak Jadi Bencana Nasional?

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:05 WIB

WALHI Desak Polri Buka Identitas 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Jangan Hanya Jerat Peladang

WALHI Desak Polri Buka Identitas 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Jangan Hanya Jerat Peladang

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:36 WIB

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:26 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Suahasil Akui APBN Habis RP 60 T buat Banjir Sumatra & Karhutla, Belanja Negara Naik ke Rp 3.942 T

Suahasil Akui APBN Habis RP 60 T buat Banjir Sumatra & Karhutla, Belanja Negara Naik ke Rp 3.942 T

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:09 WIB

OMC Tekan Hotspot Karhutla Papua Selatan dari 1.169 Jadi 65 Titik

OMC Tekan Hotspot Karhutla Papua Selatan dari 1.169 Jadi 65 Titik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:42 WIB

356 Perusahaan Diperiksa soal Karhutla, Jumhur Ancam Cabut Izin Korporasi Nakal!

356 Perusahaan Diperiksa soal Karhutla, Jumhur Ancam Cabut Izin Korporasi Nakal!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:24 WIB

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

DPR Desak Pidana Maksimal Korporasi Nakal Pelaku Karhutla Berulang

DPR Desak Pidana Maksimal Korporasi Nakal Pelaku Karhutla Berulang

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:37 WIB

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Terkini

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:55 WIB

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:54 WIB

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 18:53 WIB

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 18:44 WIB

Anggaran MBG Membengkak, Apakah Semua Anak Benar-Benar Membutuhkannya?

Anggaran MBG Membengkak, Apakah Semua Anak Benar-Benar Membutuhkannya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 18:40 WIB

Jalan Raya Terus Rusak, Pengiriman Barang di Atas 500 Km Disarankan Lewat Kereta Api

Jalan Raya Terus Rusak, Pengiriman Barang di Atas 500 Km Disarankan Lewat Kereta Api

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 18:40 WIB

Jelang Hadir di Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Ajudan Jokowi Ungkap Kondisi Ayah Gibran

Jelang Hadir di Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Ajudan Jokowi Ungkap Kondisi Ayah Gibran

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:30 WIB

Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek

Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 18:25 WIB

Banjir Aceh Barat Gerus Pondasi Rumah dan Jalan, 3 Kecamatan Terdampak

Banjir Aceh Barat Gerus Pondasi Rumah dan Jalan, 3 Kecamatan Terdampak

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:17 WIB

Bukan Tak Peduli, Ketika Masyarakat Adat Takut Membela Tanahnya Sendiri

Bukan Tak Peduli, Ketika Masyarakat Adat Takut Membela Tanahnya Sendiri

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 18:15 WIB

×