Andi Arief: Apa yang Gerindra Lakukan Saat Korban 22 Mei Berjatuhan?

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 24 Mei 2019 | 17:17 WIB
Andi Arief: Apa yang Gerindra Lakukan Saat Korban 22 Mei Berjatuhan?
Andi Arief (Twitter)

Suara.com - Politisi Partai Demokrat Andi Arief menantang Partai Gerindra untuk membeberkan apa yang dilakukan oleh partai yang dipimpin oleh Prabowo Subianto saat aksi 22 Mei terjadi. Ia meminta Partai Gerindra memberikan penjelasan utuh terhadap rakyat.

Hal ini disampaikan Andi Arief melalui akun Twitter miliknya @andiarief_. Andi Arief menyebut bila sebelumnya Partai Gerindra mengklaim Partai Demokrat merupakan partai abu-abu, ia pun melontarkan pertanyaan kepada Partai Gerindra.

"Menurut admin @Gerindra, Demokrat partai abu-abu. Saya mau tanya apa yang partai anda lakukan disaat korban berjatuhan, luka bertaburan antara pukul 23.00 sampai 9.00 (21 Mei - 22 Mei). Mohon jelaskan pada rakyat," kata Andi Arief seperti dikutip Suara.com, Jumat (24/5/2019).

Andi Arief pun membandingkan peristiwa 22 Mei kemarin dengan peristiwa penyerbuan pada 27 Juli 1996. Saat itu pemimpin yang menjadi tempat rakyat bersandar tak berupaya mencegah hingga terjadi aksi penyerbuan.

"Dalam peristiwa penyerbuan 27 Juli 1996, salah satu yang timbulkan korban jiwa karena figur dan pimpinan tempat rakyat menyandar tidak berupaya mencegah dengan turun ke Jalan Diponegoro. Mungkin ini juga terjadi di malam berdarah 21 - 22 Mei 2019. Figur dan pemimpin tidak mencegah," ungkap Andi Arief.

Andi Arief menegaskan Partai Demokrat tempatnya bernaung sama sekli tidak menginginkan rakyat susah dan menjadi korban. "Biarlah Partai Demokrat dituduh abu-abu, namun Partai kami tidak pernah sedikitpun berkeinginan membuat rakyat susah bahkan menjadi korban baik nyawa dan harta - apalagi tawur dengan bangsa sendiri-" lanjut Andi Arief.

Cuitan Andi Arief tersebut pun ternyata direspon oleh anggota Direktorat Hukum dan Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Habiburokhman. Habiburokhman mengaku saat aksi 22 Mei terjadi timnya sedang fokus mempersiapkan advokasi untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

"Kami full lakukan advokasi, sampai saat ini," ungkap Habiburokhman.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Anggota Brimob Pamer Sulap Depan Wartawati Asing di Aksi 22 Mei

Viral Anggota Brimob Pamer Sulap Depan Wartawati Asing di Aksi 22 Mei

News | Jum'at, 24 Mei 2019 | 15:03 WIB

Cerita di Balik Momen Haru Polisi Video Call Anak saat Jaga Aksi 22 Mei

Cerita di Balik Momen Haru Polisi Video Call Anak saat Jaga Aksi 22 Mei

News | Jum'at, 24 Mei 2019 | 14:28 WIB

Sandiaga Akui Prabowo Bertemu JK, Bahas soal Kerusuhan 22 Mei

Sandiaga Akui Prabowo Bertemu JK, Bahas soal Kerusuhan 22 Mei

News | Jum'at, 24 Mei 2019 | 14:08 WIB

Terkini

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB