Soal Peluang AHY dan Sandiaga Uno Jadi Menteri, Jokowi: Kenapa Tidak?

Rendy Adrikni Sadikin | Suara.com

Kamis, 30 Mei 2019 | 10:28 WIB
Soal Peluang AHY dan Sandiaga Uno Jadi Menteri, Jokowi: Kenapa Tidak?
Agus Harimurti Yudhoyono dan Sandiaga Uno. [Suara.com]

Suara.com - Calon presiden (capres) terpilih Joko Widodo atau yang karib disapa Jokowi angkat bicara ketika ditanya soal seputar peluang beberapa tokoh untuk menjadi menteri di kabinetnya mendatang.

Beberapa tokoh yang ditanyakan peluangnya adalah Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono dan calon wakil presiden nomor urut 2, Sandiaga Salahuddin Uno.

Nah, awalnya pembawa acara menanyakan gambaran Kabinet Kerja jilid II yang bakal membantu mewujudkan visi dan misi Jokowi dalam lima tahun ke depan.

"Setiap periode membutuhkan karakter menteri yang berbeda, karena tantangannya pun berbeda. Kalau kemarin infrastruktur, sekarang SDM (sumber daya manusia)," ujar Jokowi seperti dikutip SUARA.com dalam tayangan Seputar Inews RCTI, Rabu (29/5/2019).

Pun kemudian, pembawa acara menanyakan kriteria calon menteri yang dipilih Jokowi untuk mengisi Kabinet Kerja Jilid II nantinya.

Jokowi membeberkan beberapa kriteria. Pertama, calon menteri haruslah eksekutor yang kuat. Kedua, mengerti manajemen dan memiliki kemampuan manajerial yang baik. Ketiga, integritasnya tidak diragukan.

"Yang muda-muda, ini juga akan kita berikan ruang di kementerian. Nanti lihatlah yang muda-muda. Mungkin bisa yang umur 25 (tahun), 30 (tahun), karena sesuai dengan tantangan yang ada sekarang," ujar Jokowi.

Jokowi juga mengamini ada beberapa tantangan baru yang bakal dihadapinya. Dia memberikan contoh: ekonomi digital dan industri kreatif.

Kemudian, pembawa acara menyentil peluang AHY dan Sandiaga Uno. Dia meminta tanggapan isu kedua tokoh muda tersebut yang disebut masuk radar Jokowi untuk digaet ke Kabinet Kerja Jilid II. Pembawa acara meminta konfirmasi adanya rekonsiliasi di balik rencana ini.

Menanggapi pertanyaan pembawa acara, Jokowi tertawa. Menurut orang nomor satu di Indonesia tersebut, belum ada rencana sampai sejauh dan sedetil itu.

"Yang pertama, kita masih menunggu proses di MK. Lembaganya sendiri masih kita pikirkan, apakah perlu kementerian baru. Kemudian, siapa yang mengisi, ini masih proses. Yang pasti, sebelum 20 Oktober, bayangannya sudah ada," ujar Jokowi.

Yang terang, Jokowi mengaku peluang tersebut terbuka untuk siapa pun selama memiliki niat membangun bangsa dan negara. Tidak peduli partai di luar koalisi, yang penting memiliki visi sama.

Pembawa acara kembali mengungkit, "jadi termasuk mas AHY dan Pak Sandiaga ya pak?"

"Ya kenapa tidak?" ujar Jokowi yang kemudian tertawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Tujuh Temuan BPK RI Terkait Laporan Pemeriksaan Keuangan

Ini Tujuh Temuan BPK RI Terkait Laporan Pemeriksaan Keuangan

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 18:31 WIB

Dijenguk Utusan Jokowi, Anggota Polri Korban Kerusuhan 22 Mei Minta Sepeda

Dijenguk Utusan Jokowi, Anggota Polri Korban Kerusuhan 22 Mei Minta Sepeda

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 16:19 WIB

Pemerintah Pusat Dapat Opini WTP dari BPK Lagi, Jokowi: Alhamdulillah

Pemerintah Pusat Dapat Opini WTP dari BPK Lagi, Jokowi: Alhamdulillah

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 14:50 WIB

Fadli Zon Kasih Pesan ke Pertemuan Jokowi - Prabowo Nanti, Silaturahmi Saja

Fadli Zon Kasih Pesan ke Pertemuan Jokowi - Prabowo Nanti, Silaturahmi Saja

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 14:35 WIB

Jokowi - Prabowo Tak Juga Bertemu, Demokrat: Kenapa Silaturahmi Diharamkan?

Jokowi - Prabowo Tak Juga Bertemu, Demokrat: Kenapa Silaturahmi Diharamkan?

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 10:03 WIB

Terkini

Kenapa Pengumuman Sidang Isbat Sering Molor? Ini Penjelasan Kementerian Agama

Kenapa Pengumuman Sidang Isbat Sering Molor? Ini Penjelasan Kementerian Agama

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:57 WIB

PrabowoMegawati Bertemu di Istana, Pengamat Sebut Sinyal Konsolidasi Politik dan Jaga Stabilitas

PrabowoMegawati Bertemu di Istana, Pengamat Sebut Sinyal Konsolidasi Politik dan Jaga Stabilitas

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:51 WIB

Kasus Kebakaran Meningkat, Pemprov DKI Minta Warga Tak Lengah Tinggalkan Rumah Saat Mudik

Kasus Kebakaran Meningkat, Pemprov DKI Minta Warga Tak Lengah Tinggalkan Rumah Saat Mudik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:38 WIB

Korlantas Ungkap Penyebab Macet Panjang di Tol Japek dan MBZ Hari Ini

Korlantas Ungkap Penyebab Macet Panjang di Tol Japek dan MBZ Hari Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:35 WIB

Momen Hangat di Penghujung Ramadan: Prabowo Sambut Megawati di Istana, Bahas Apa?

Momen Hangat di Penghujung Ramadan: Prabowo Sambut Megawati di Istana, Bahas Apa?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:29 WIB

Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret

Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:21 WIB

Laka Lantas Meningkat, Lelah dan Lalai Nyalip Jadi Pemicu Utama Kecelakaan saat Mudik 2026

Laka Lantas Meningkat, Lelah dan Lalai Nyalip Jadi Pemicu Utama Kecelakaan saat Mudik 2026

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:15 WIB

Siapa Dalang Teror Air Keras Aktivis KontraS? DPR Desak Bongkar Aktor Intelektual Oknum BAIS TNI

Siapa Dalang Teror Air Keras Aktivis KontraS? DPR Desak Bongkar Aktor Intelektual Oknum BAIS TNI

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:10 WIB

Di Balik Pesta Mewah, Lettice Events Ubah Cara Kelola Limbah Makanan Lebih Efektif

Di Balik Pesta Mewah, Lettice Events Ubah Cara Kelola Limbah Makanan Lebih Efektif

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:10 WIB

Komnas HAM Dorong Agar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilakukan Melalui Pengadilan Umum

Komnas HAM Dorong Agar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilakukan Melalui Pengadilan Umum

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:57 WIB