Pemerintah Pusat Dapat Opini WTP dari BPK Lagi, Jokowi: Alhamdulillah

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Rabu, 29 Mei 2019 | 14:50 WIB
Pemerintah Pusat Dapat Opini WTP dari BPK Lagi, Jokowi: Alhamdulillah
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) tahun 2018 dan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II tahun 2018 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (29/5/2019). Hasilnya, pemerintah pusat mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Dalam sambutannya, Jokowi mengaku bersyukur pemerintah pusat mendapatkan WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas 87 laporan keuangan tahun 2018 Kementerian /Lembaga (LKLL) dan 1 Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (LKBUN).

Jokowi mengatakan pemerintah pusat mendapat opini WTP tiga tahun berturut-turut, atau sejak 2016.

"Alhamdulillah, kita wajib bersyukur untuk 3 tahun berturut-turut sejak 2016 Pemerintah pusat dapat opini WTP dari BPK. Dan juga untuk LKPP 2018. Ini artinya pertanggungjawaban pemerintah atas APBN 2018 dalam laporan keuangan secara material telah disajikan secara standar akuntansi pemerintahan," ujar Jokowi.

BPK memberikan opini WTP terhadap 81 Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKLL) dan 1 Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (LKBUN) atau 95 persen. Hal tersebut meningkat dibanding tahun 2017 sebanyak 79 LKLL dan 1 LKBUN atau 91 persen.

"Artinya ini sudah capai 95 persen dari jumlah KL yang ada," kata dia.

Jokowi menerangkan, kementerian atau lembaga yang mendapatkan opini WDP (Wajar Dengan Pengecualian) dari BPK ada empat, yakni KPU, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian PUPR dan KPK.

Pada tahun 2016, kata Jokowi, sebanyak 8 kementerian/lembaga yang mendapat WDP, tahun 2017 ada 6 kementerian/lembaga dan tahun 2018 ada empat kementerian/lembaga yang mendapat WDP.

Sementara satu lembaga negara yang mendapatkan opini tidak menyatakan pendapat (TMP/desclaimer) yakni Badan Keamanan Laut.

Ia menyebut jumlah kementerian/lembaga yang mendapat opini TMP menurun. Pada tahun 2016, sebanyak 6 kementerian/lembaga yang mendapat TMP, tahun 2017 ada 2 kementerian/lembaga dan tahun 2018 ada 1 yang mendapat opini TMP.

"Ini hati-hati tahun depan baik yang WDP atau TMP agar diperhatikan betul, agar nanti nggak ada lagi. Yang WDP syukur-syukur nggak ada," kata dia.

Karena itu, Jokowi meminta semua kementerian lembaga untuk melakukan koordinasi dan terobosan demi memperbaiki laporan keuangannya.

"Saya minta segera dilakukan koordinator dan terobosan untuk selesaikan beberapa temuan. Seperti belanja bayar dimuka, belanja barang, belanja modal, aset tetap, konstruksi dalam pengerjaan, dan aset tak berwujud," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fadli Zon Kasih Pesan ke Pertemuan Jokowi - Prabowo Nanti, Silaturahmi Saja

Fadli Zon Kasih Pesan ke Pertemuan Jokowi - Prabowo Nanti, Silaturahmi Saja

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 14:35 WIB

Jokowi - Prabowo Tak Juga Bertemu, Demokrat: Kenapa Silaturahmi Diharamkan?

Jokowi - Prabowo Tak Juga Bertemu, Demokrat: Kenapa Silaturahmi Diharamkan?

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 10:03 WIB

LKPP 2018 Peroleh Predikat Wajar Tanpa Pengecualian

LKPP 2018 Peroleh Predikat Wajar Tanpa Pengecualian

DPR | Rabu, 29 Mei 2019 | 13:29 WIB

DPR : Pemerintah harus Menindaklanjuti Rekomendasi BPK

DPR : Pemerintah harus Menindaklanjuti Rekomendasi BPK

DPR | Rabu, 29 Mei 2019 | 13:22 WIB

Pengamanan Jokowi Diperketat Sejak Ada Ancaman Pembunuhan Pejabat Negara

Pengamanan Jokowi Diperketat Sejak Ada Ancaman Pembunuhan Pejabat Negara

News | Selasa, 28 Mei 2019 | 21:07 WIB

Terkini

Bapanas Proyeksikan 7 Komoditas Pangan Pokok Bebas Impor pada 2026, Stok Beras Capai 16 Juta Ton!

Bapanas Proyeksikan 7 Komoditas Pangan Pokok Bebas Impor pada 2026, Stok Beras Capai 16 Juta Ton!

News | Minggu, 12 April 2026 | 17:00 WIB

Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran

Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:42 WIB

Andrie Yunus Berjuang Pulih: Jalani 5 Kali Operasi dan Cangkok Kulit Paha Akibat Teror Air Keras!

Andrie Yunus Berjuang Pulih: Jalani 5 Kali Operasi dan Cangkok Kulit Paha Akibat Teror Air Keras!

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:25 WIB

Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan

Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:22 WIB

Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural

Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:08 WIB

Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!

Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:50 WIB

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:45 WIB

Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?

Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:38 WIB

Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%

Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:10 WIB

Harga Plastik Melonjak Hingga 80 Persen, Gubernur Pramono Ajak UMKM Kembali ke Daun Pisang

Harga Plastik Melonjak Hingga 80 Persen, Gubernur Pramono Ajak UMKM Kembali ke Daun Pisang

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:00 WIB