Pascateror Bom Kartasura, Mabes Polri Pastikan Tak Ada Peningkatan Status

Selasa, 04 Juni 2019 | 17:31 WIB
Pascateror Bom Kartasura, Mabes Polri Pastikan Tak Ada Peningkatan Status
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. [Suara.com/Rambiga]

Suara.com - Menyusul adanya teror bom bunuh diri yang terjadi di Pos Pantau Polres Sukoharjo, Polri memastikan pengamanan malam takbiran di Seluruh Indonesia tetap dilakukan dalam penjagaan yang maksimal.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo. Meski teror bom bunuh diri di Pos Pantau Polres Sukoharjo masih terbilang dilakukan oleh pelaku yang terbilang amatir, Dedi memastikan akan fokus untuk mengantisipasi segala macam ancaman.

"Ya, Polri tidak underestimate walau pelakunya amatir tetap kami fokus untuk antisipasi segala macam ancaman dan gangguan yang mungkin bisa terjadi. Kami akan laksanakan secara maksimal," kata Dedi di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan pada Selasa (4/6/2019).

Dedi menyebut tak ada tambahan jumlah personel dalam operasi ketupat, meski telah terjadi teror bom jelang H-2 Lebaran.

"Tetap ya (jumlah personil) yang terlibat operasi sudah cukup memadai dalam rangka pengamanan," ucap Dedi

Selain itu, Dedi menambahkan tak ada peningkatan status pengamanan di salah satu wilayah seperti Solo, Jawa Tengah ataupun wilayah lainnya. Namun, kewaspadaan setiap anggota terus dilakukan.

"Kalau peningkatan status nggak. Tapi, kalau waspada terus," tutup Dedi

Untuk diketahui, Rofik Asharudin pelaku bom bunuh diri di Pos Pantau Polres Sukoharjo di simpang Kartasura, Solo, Jawa Tengah, Senin (3/6/2019) malam, masih menjalani perawatan rumah Sakit Bhayangkara, Semarang.

Menurut analisa Densus 88 Anti Teror, bahwa Rofik pelaku bom bunuh diri amatiran. Bom yang digunakan Rofik pun jenis low eksplosive dalam aksinya itupun Rofik tak mempunyai tujuan. Ditambah rekam jejak Rofik di kelompok JAD maupun jaringan teroris lainnya belum terlihat.

Baca Juga: Sosok dan Profil Rofik Asharudin, Pelaku Bom Bunuh Diri Kartasura

Rofik melakukan bom bunuh diri di Pos Pengamanan Mudik Lebaran di Kertasura. Bom diletakan Rofik di pinggangnya saat melakukan aksi. Dalam keseharian, Rofik Asharudin dan keluarganya dikenal sebagai pribadi tertutup.

Kepala Desa Wirogunan, Marjono mengatakan, Rofik dan keluarganya jarang bersosialisasi dengan tetangga di lingkungan sekitar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI