Umur 10 Tahun Pernah Ikut Demo, Pemuda Arab Saudi Ini Terancam Hukuman Mati

Reza Gunadha, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Sabtu, 08 Juni 2019 | 16:46 WIB
Umur 10 Tahun Pernah Ikut Demo, Pemuda Arab Saudi Ini Terancam Hukuman Mati

Suara.com - Seorang pemuda di Arab Saudi, Murtaja Qureiris (18), terancam hukuman mati karena pernah ikut aksi unjuk rasa anti-pemerintah saat masih berumur 10 tahun. Rencana eksekusi pemerintah itu diumumkan Amnesty International pada Jumat (7/6/2019) kemarin.

Saat ini Murtaja Qureiris masih menjalani penahanan sekitar 15 bulan selama masa pra-persidangan. Dikutip dari CNN International, Jumat, ia kini mendekam di sel isolasi.

Sebelumnya, Murtaja Qureiris pernah ditangkap di usia 13 tahun karena partisipasinya dalam pemberontakan massal.

"Tak boleh diragukan bahwa pemerintah Arab Saudi siap untuk melakukan apa saja terhadap warganya sendiri demi menindak perselisihan, termasuk dengan menjatuhkan hukuman mati pada pria yang masih anak-anak saat ditangkap," ujar Direktur Penelitian Amnesty International di Timur Tengah Lynn Maalouf. "Sungguh miris bahwa Murtaja Qureiris kini menghadapi eksekusi karena melakukan pelanggaran dengan ikut ambil bagian dalam aksi protes saat baru berusia 10 tahun."

Pada video dari 2011 yang diperoleh CNN International, Murtaja Qureiris diduga terlihat tengah memimpin 30 anak-anak melakukan aksi unjuk rasa dalam masa Kebangkitan dunia Arab.

"Rakyat menuntut hak asasi manusia!" teriaknya melalui megafon sambil menunggangi sepedanya.

Tiga tahun kemudian, Murtaja Qureiris ditangkap oleh pemerintah saat dalam perjalanan menuju Bahrain bersama keluarganya.

Begitu beranjak dewasa, kini, Murtaja Qureiris diadili, dan ia dituduh jaksa penuntut sebagai bagian dari kelompok teroris ekstremis.

Diberitakan CNN International, pemerintah berupaya menerapkan hukuman mati yang paling berat terhadap Murtaja Qureiris. Ia bisa saja menjalani penyiksaan seperti penyaliban atau mutilasi setelah eksekusi.

baca juga

Di antara dugaan pelanggaran lainnya, Murtaja Qureiris dituntut karena saat berusia 10 tahun naik sepeda di belakang sepeda motor saudaranya, yang sibuk melempari kantor polisi dengan bom Molotov, menembaki pasukan keamanan, dan ikut demo saat pemakaman saudaranya pada 2011. Namun Murtaja Qureiris membantahnya.

"Dia ditahan di sel isolasi selama sebulan dan menjadi sasaran pemukulan dan intimidasi saat diinterogasi," kata pihak Amnesty International. "Para interogator berjanji akan membebaskannya jika dia mau mengakui tuduhan terhadapnya."

Jika dieksekusi, Murtaja Qureiris akan menjadi tahanan keempat yang dihukum mati di Arab Saudi tahun ini atas kejahatan yang diduga dilakukan saat berumur di bawah 18 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ikut Arab Saudi, Ini 45 Negara yang Rayakan Idul Fitri Selasa Hari Ini

Ikut Arab Saudi, Ini 45 Negara yang Rayakan Idul Fitri Selasa Hari Ini

News | Selasa, 04 Juni 2019 | 13:42 WIB

Arab Saudi Lebih Dulu Rayakan Idul Fitri 1440 H Selasa Hari Ini

Arab Saudi Lebih Dulu Rayakan Idul Fitri 1440 H Selasa Hari Ini

News | Selasa, 04 Juni 2019 | 13:17 WIB

Mirip Diler, Begini Potret Tempat Sampah Mobil di Arab Saudi

Mirip Diler, Begini Potret Tempat Sampah Mobil di Arab Saudi

Otomotif | Kamis, 06 Juni 2019 | 15:05 WIB

Matahari Tepat di Atas Kakbah Hari Ini dan Besok, Saatnya Perbaiki Kiblat

Matahari Tepat di Atas Kakbah Hari Ini dan Besok, Saatnya Perbaiki Kiblat

News | Senin, 27 Mei 2019 | 13:30 WIB

Raja Salman dari Arab Saudi Ucapkan Selamat untuk Jokowi

Raja Salman dari Arab Saudi Ucapkan Selamat untuk Jokowi

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 05:56 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×