Pergerakan Tanah Ancam IAIN Ambon

Chandra Iswinarno | Suara.com

Senin, 17 Juni 2019 | 14:28 WIB
Pergerakan Tanah Ancam IAIN Ambon
Tim Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melakukan survei dan kajian terhadap pergerakan tanah di Kompleks IAIN Ambon. [Antara]

Suara.com - Tim Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memprakirakan pergerakan tanah atau longsor di Kompleks Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, Maluku masih akan terus berlanjut.

Kondisi tersebut akan mengancam sejumlah bangunan gedung yang ada, menyusul bencana pada 3 Juni 2019 akibat hujan dengan intensitas tinggi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Farida Salampessy mengatakan prakiraan sementara itu berasal dari hasil kajian dan survei Tim Badan Geologi yang dilakukan sejak Jumat (14/6/2019).

"Pertimbangannya pergerakan tanah atau longsor itu terjadi saat awal musim hujan, sedangkan prakiraan BMKG puncaknya pada akhir Juli - Agustus 2019," ujarnya dikutip dari Antara, Senin (17/6/2019).

Farida mengatakan, hasil kajian atau survei secara komprehensif paling telat baru bisa diketahui dua pekan ke depan dalam bentuk rekomendasi.

"Jadi rekomendasi Badan Geologi yang menentukan aktivitas perkuliahan masih bisa berlanjut di kompleks IAIN, kawasan Batumerah ataukah tidak," katanya.

Farida mengatakan, bila rekomendasi menyatakan kampus IAIN tidak layak lagi di Batumerah, maka harus dicari lokasi baru yang terjamin keamanan maupun keselamatan beraktivitas.

"Pastinya dengan kondisi keretakan sejumlah gedung saat ini mempengaruhi aktivitas perkuliahan sehingga telah dijalin koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemprov Maluku, Polda Maluku, Kodam XVI/Pattimura dan berbagai pihak berkompotemn lainnya untuk melakukan penanganan tanggap darurat," ujarnya.

Sedangkan, Kadis ESDM Maluku, Martha Nanlohy mengatakan, Tim Badan Geologi Bandung melakukan kajian atau survei hingga Selasa (18/6/2019), menyusul kejadian yang dimulai sejak Jumat (14/6/2019) lalu.

"Tim dijadwalkan kembali ke Bandung pada 18 Juni 2019 dan nantinya diterbitkan rekomendasi terhadap hasil kajian atau survei," katanya.

Diakuinya, kajian atau survei yang dilakukan Badan Geologi Bandung berdasar surat permintaannya dengan didukung laporan sementara Tim Geologi Dinas ESDM Maluku. Sebelumnya Tim Geologi Dinas ESDM Maluku melakukan peninjauan pada 4 Juni 2019, saat itu tercatat ada bencana geologi berupa gerakan tanah atau longsor dengan jenis debris slide dan amblesan.

Bentuk longsor berupa hiperbola atau setengah lingkaran, panjang dan lebar longsor tidak dapat diukur karena tanah masih bergerak dan terdapat garis polisi.

"Kerusakan bangunan fisik rusak berat empat unit yakni gedung audiotorium, gedung perpustakaan, gedung laboratorium matematika dan gedung genset (amblesan). Dua lainnya yang akan terkena dampak juga yaitu gedung pusat (rektorat) dan gedung dan tarbiyah," tandas Martha.

Berdasar emantauan Antara, langkah lainnya yang ditempuh OPD teknis adalah kepolisian telah memasang tanda larangan berupa garis polisi di areal pada lokasi longsor tersebut. Rekahan- rekahan yang terbuka telah ditutup dengan terpal atau tanah liat/lempung untuk menghindari masuknya air hujan yang akan sebagai pemicu longsor. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebaran Pilu Korban Tanah Bergerak di Sukabumi

Lebaran Pilu Korban Tanah Bergerak di Sukabumi

Jabar | Senin, 03 Juni 2019 | 11:27 WIB

Warga Jakarta Diminta Waspada Pergerakan Tanah Selama Ramadan

Warga Jakarta Diminta Waspada Pergerakan Tanah Selama Ramadan

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 15:07 WIB

Dampak Erupsi Gunung Agung, Tanaman Mati Akibat Hujan Abu

Dampak Erupsi Gunung Agung, Tanaman Mati Akibat Hujan Abu

News | Kamis, 04 April 2019 | 11:49 WIB

Warga Sempat Panik Melihat Gunung Agung Meletus

Warga Sempat Panik Melihat Gunung Agung Meletus

News | Kamis, 04 April 2019 | 09:23 WIB

PVMBG: Gunung Bromo Masih Aman

PVMBG: Gunung Bromo Masih Aman

Jatim | Senin, 25 Maret 2019 | 16:20 WIB

Terkini

Pabrik Plastik Cengkareng Terbakar Diduga Akibat Lemparan Petasan, Wali Kota Jakbar: Ini Berbahaya

Pabrik Plastik Cengkareng Terbakar Diduga Akibat Lemparan Petasan, Wali Kota Jakbar: Ini Berbahaya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:48 WIB

Prabowo Tiba di Medan, Akan Takbiran di Sumut dan Salat Id di Aceh Tamiang

Prabowo Tiba di Medan, Akan Takbiran di Sumut dan Salat Id di Aceh Tamiang

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:03 WIB

Jabodetabek Berpotensi Dilanda Hujan Petir dan Angin Kencang di Malam Takbiran

Jabodetabek Berpotensi Dilanda Hujan Petir dan Angin Kencang di Malam Takbiran

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:50 WIB

Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi

Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:05 WIB

Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer

Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:38 WIB

Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan

Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:33 WIB

Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik

Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:24 WIB

Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut

Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:11 WIB

Bamsoet: Negara Bukan Dalang Teror Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Bamsoet: Negara Bukan Dalang Teror Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:58 WIB

H-1 Lebaran, Loket Bus di Terminal Pulo Gebang Mulai Tutup

H-1 Lebaran, Loket Bus di Terminal Pulo Gebang Mulai Tutup

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:41 WIB