Indonesia - Swiss Jalin Kerja Sama Bidang Ketenagakerjaan

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 20 Juni 2019 | 14:58 WIB
Indonesia - Swiss Jalin Kerja Sama Bidang Ketenagakerjaan
Menaker, M. Hanif Dhakiri, dalam Pertemuan Bilateral dengan Departemen Federal Bidang Ekonomi, Pendidikan, dan Penelitian Konfederasi Swiss di Jenewa, Selasa (18/6/2019). (Dok : Menaker).

Suara.com - Indonesia dan Swiss sepakat menjalin kerja sama bilateral bidang ketenagakerjaan. Kerja sama ini diimplementasikan dalam perjanjian kerja sama antara Departemen Federal Bidang Ekonomi, Pendidikan, dan Penelitian Konfederasi Swiss, dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

“Pemerintah Indonesia berharap, MoU yang baru saja ditandatangani dapat segera direalisasikan dalam program kerjasama yang konkrit," kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M. Hanif Dhakiri, dalam pertemuan bilateral dengan Departemen Federal Bidang Ekonomi, Pendidikan, dan Penelitian Konfederasi Swiss di Jenewa, Selasa (18/6/2019).

Hanif menjelaskan, kerja sama ini mencakup 3 bidang. Pertama, pengembangan keterampilan dan skills recognition sebagai respons terhadap digitalisasi dan industri 4.0.

Kedua, capacity building di bidang penelitian ketenagakerjaan terkait future of work. Ketiga, sharing best practices terkait penerapan sosial dialog sebagai respons terhadap digitalisasi dan industri 4.0.

“Indonesia menyampaikan penghargaan atas kerja sama dan inisiasi pemerintah Swiss dalam pembentukan kerja sama bilateral di bidang ketenagakerjaan yang diimplementasikan melalui MoU ini," kata Hanif.

Menaker juga mengapresiasi pemerintah Swiss, yang selama ini menjalin kerja sama dengan Indonesia melalui proyek-proyek ILO Jakarta, seperti Better Work dan Sustaining Competitive and Responsible Enterprise (SCORE).

Kerja sama tersebut dinilainya telah banyak membantu peningkatan kapasitas pekerja dan pengusaha di Indonesia.

“Kerja sama ini diharapkan dapat terus berlanjut di masa depan dalam platform ILO Cooperation Development, sebagai respons terhadap digitalisasi dan future of work," ujar Hanif.

Selain itu, Menaker juga berharap agar implementasi perjanjian EFTA - Indonesia CEPA dapat segera direalisasikan tahun depan.

baca juga

Kerja sama ini mencakup perdagangan barang, perdagangan jasa, investasi, hak kekayaan intelektual, pembangunan berkelanjutan, ketentuan asal dan bea cukai, fasilitasi perdagangan, pengamanan perdagangan, persaingan usaha, legal, serta kerja sama dan pengembangan kapasitas.

“Setelah hampir delapan tahun, sebelum akhirnya dinyatakan selesai secara substantif dalam pertemuan di Bali November 2018, dan dideklarasikan final oleh para Menteri Perdagangan pada 23 November 2018 di Jenewa, Swiss," paparnya.

Penandatanganan dilakukan antaraMenaker dan Departemen Federal Bidang Ekonomi, Pendidikan, dan Penelitian Konfederasi Swiss, H.E. Guy Parmelin, setelah pidato Menaker di Forum Konferensi Perburuhan Internasional ke-108.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menaker Promosikan 3 Pilar Pembangunan SDM di Konferensi Buruh di Swiss

Menaker Promosikan 3 Pilar Pembangunan SDM di Konferensi Buruh di Swiss

News | Rabu, 19 Juni 2019 | 08:28 WIB

2.072 Peserta Ikut Seleksi PMB Politeknik Ketenagakerjaan di Kemnaker

2.072 Peserta Ikut Seleksi PMB Politeknik Ketenagakerjaan di Kemnaker

News | Selasa, 18 Juni 2019 | 10:36 WIB

Menaker Pimpin Delegasi Indonesia Konferensi Buruh Internasional di Swiss

Menaker Pimpin Delegasi Indonesia Konferensi Buruh Internasional di Swiss

News | Senin, 17 Juni 2019 | 12:03 WIB

Lewat Amnesti Yordania, Kemenaker Pulangkan Pekerja Migran dan Anak-anak

Lewat Amnesti Yordania, Kemenaker Pulangkan Pekerja Migran dan Anak-anak

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 08:05 WIB

Terkini

Riau Siapkan Rumah Oksigen untuk Korban Kabut Asap

Riau Siapkan Rumah Oksigen untuk Korban Kabut Asap

Riau | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:34 WIB

Usai MBG Dapat Anggaran Prioritas, Suahasil Kini Puji BGN

Usai MBG Dapat Anggaran Prioritas, Suahasil Kini Puji BGN

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:34 WIB

Trump Bakal Longgarkan Sanksi bagi Rusia, Harga Minyak Dunia Terkoreksi

Trump Bakal Longgarkan Sanksi bagi Rusia, Harga Minyak Dunia Terkoreksi

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:33 WIB

Transaksi Syariah Card Melonjak 73 Persen, Bank Mega Syariah Bidik Pasar Gaya Hidup Halal

Transaksi Syariah Card Melonjak 73 Persen, Bank Mega Syariah Bidik Pasar Gaya Hidup Halal

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:27 WIB

Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan di Jakarta!

Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan di Jakarta!

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:19 WIB

Air Dispenser Bau Plastik? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Air Dispenser Bau Plastik? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian: Antam, Galeri 24, dan UBS Bergerak Bervariasi

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian: Antam, Galeri 24, dan UBS Bergerak Bervariasi

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Dua UMKM RI Bidik Pasar Ekspor, Incar Kontrak Dagang Internasional

Dua UMKM RI Bidik Pasar Ekspor, Incar Kontrak Dagang Internasional

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Samsung Galaxy S27 Meluncur Lebih Awal? Memorinya Masih Misteri

Samsung Galaxy S27 Meluncur Lebih Awal? Memorinya Masih Misteri

Tekno | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:03 WIB

2 Tahun Prabowo-Gibran Tingkat Kepuasan Stagnan di 55,3 Persen, Ekonomi Belum Stabil Jadi Catatan

2 Tahun Prabowo-Gibran Tingkat Kepuasan Stagnan di 55,3 Persen, Ekonomi Belum Stabil Jadi Catatan

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:00 WIB

×