Saksi-saksi Tak Berkualitas, Demokrat Yakin MK Tolak Permohonan Prabowo

Reza Gunadha | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Kamis, 20 Juni 2019 | 19:55 WIB
Saksi-saksi Tak Berkualitas, Demokrat Yakin MK Tolak Permohonan Prabowo
Saksi dari pihak BPN, Agus Muhammad Maksum saat sidang sengketa hasil pilpres di Ruang Sidang Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (19/6). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Sebut Saksi Tidak Berkualitas, Ferdinand Yakin Permohonan Kubu Prabowo Ditolak

Ferdinand Hutahean, Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, meyakini majelis hakim Mahkamah Konstitusi bakal menolak seluruh permohonan Capres Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno dalam sengketa hasil Pilpres 2019.

Sebab, Ferdinand menilai saksi-saksi yang dihadirkan Tim Hukum Prabowo – Sandiaga dalam persidangan di MK tidak berkualitas.

Penilaian Ferdinand itu disebar kepada publik melalui akun Instagram pribadinya @ferdinand_hutahaean, Kamis (20/6/2019).

"Saksi tak berkualitas," kata Ferdinand.

Ferdinand mengungkapkan, mengikuti jalannya persidangan yang mempertemukan Tim Kuasa Hukum Prabowo - Sandiaga sebagai pemohon, Komisi Pemilihan Umum sebagai termohon, Tim Kuasa Hukum Jokowi - Maruf Amin dan Bawaslu sebagai pihak terkait.

Dalam perjalanannya, tim hukum Prabowo - Sandiaga juga telah menghadirkan 15 saksi fakta dan 2 saksi ahli.

Menurutnya, keterangan yang disampaikan oleh 15 saksi fakta tersebut tidak membantu pihak Prabowo - Sandiaga mengungkap dalil-dalil adanya kecurangan pada Pilpres 2019.

Karenanya, ia berkesimpulan MK akan menolak seluruh permohonan yang diajukan oleh kubu Prabowo – Sandiaga.

"Menyaksikan persidangan dan mendengar para saksi, dipastikan seluruh dalil tidak terbukti. Hakim akan menolak seluruh permohonan.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kubu Jokowi - Ma'ruf Amin Belum Pasti Hadirkan Saksi di Sidang MK Besok

Kubu Jokowi - Ma'ruf Amin Belum Pasti Hadirkan Saksi di Sidang MK Besok

News | Kamis, 20 Juni 2019 | 19:42 WIB

Kualitas Saksi Prabowo Bikin Kecewa, Peneliti: Cuma Hairul Anas Bikin Kaget

Kualitas Saksi Prabowo Bikin Kecewa, Peneliti: Cuma Hairul Anas Bikin Kaget

News | Kamis, 20 Juni 2019 | 19:46 WIB

Moeldoko: Saya Tidak Pernah Mengajarkan Berbuat Curang

Moeldoko: Saya Tidak Pernah Mengajarkan Berbuat Curang

News | Kamis, 20 Juni 2019 | 19:16 WIB

Kesaksian Keponakan Mahfud MD di MK, Moeldoko: Pelintiran yang Ngawur

Kesaksian Keponakan Mahfud MD di MK, Moeldoko: Pelintiran yang Ngawur

News | Kamis, 20 Juni 2019 | 18:44 WIB

Absen Sidang Keempat di MK, Kubu Prabowo: BW Sehat Kok Lagi Istirahat

Absen Sidang Keempat di MK, Kubu Prabowo: BW Sehat Kok Lagi Istirahat

News | Kamis, 20 Juni 2019 | 18:13 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB