Vietnam Libatkan Rusia Awetkan Jasad Pendiri Negara Ho Chi Minh

Bangun Santoso Suara.Com
Jum'at, 21 Juni 2019 | 05:18 WIB
Vietnam Libatkan Rusia Awetkan Jasad Pendiri Negara Ho Chi Minh
Patung pendiri Vietnam, Ho Chi Minh di depan Balai Kota, Saigon, Ho Chi Minh City,

Suara.com - Vietnam membentuk tim ahli khusus, yang anggotanya termasuk empat ilmuwan Rusia, untuk membantu mengawetkan jasad Ho Chi Minh, pendiri negara berasas komunis itu, menurut salinan keputusan resmi yang dilihat Reuters.

Keputusan resmi itu tidak menjabarkan secara detail mengenai kondisi jasad Ho, namun dewan khusus tersebut dibentuk untuk menilai kondisi jasad Ho yang mengalami penuaan setelah dibalsem pertama kali hampir 50 tahun lalu setelah meninggal dunia pada September 1969. Setelah itu, mereka akan mulai bekerja bulan depan.

"Dewan itu ditugaskan dengan rencana usulan dan pengukuran ilmiah untuk mengawetkan serta melindungi keselamatan mutlak jangka panjang jasad Ketua Ho Chi Minh," seperti tertulis dalam keputusan tersebut sebagaimana dikutip Antara dari Reuters.

Beberapa negara lain, seperti China dan Korea Utara, juga membalsem jasad pendiri negara mereka dengan bantuan tim "Laboratorium Lenin" Uni Soviet. Jasad Vladimir Lenin yang telah dibalsem dipamerkan di Moskow tidak lama setelah dia meninggal pada 1924. Jasad para pendiri bangsa yang diawetkan itu membutuhkan perawatan rutin yang mahal dan sesekali pembalseman ulang.

Jasad pendiri bangsa yang akrab disebut "Paman Ho" itu disimpan dalam peti kaca yang diletakkan pada ruangan gelap di komplek makam besar buatan Soviet di Ibu Kota Hanoi. Situs makam Ho tersebut menarik ribuan pengunjung setiap tahunnya.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un juga meletakkan karangan bunga di luar situs makam Ho pada Maret lalu setelah pertemuan singkat dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Ketika Uni Soviet runtuh pada 1991, Rusia mulai menerapkan biaya bagi Vietnam untuk pasokan campuran kimia yang dibutuhkan untuk membalsem Ho, menurut laman internet situs makam Ho.

Pada 2003, Vietnam meminta Rusia untuk memindahkan produksi campuran kimia balsem tersebut ke Asia Tenggara serta mengirimkan ilmuwan mereka ke Moskow untuk mempelajari rahasia pembalseman milik Laboratorium Lenin.

"Awalnya, ahli Rusia memproduksi campuran kimia itu secara rahasia, tanpa memberi tahu kami," kata Cao Dinh Kiem, pejabat situs makam Ho kepada media resmi negara Vietnam, April.

Baca Juga: Taiwan Tangkap Ratusan Pekerja Migran Gelap Asal Indonesia dan Vietnam

Dia menambahkan, "ketika mereka selesai, petugas kami ditugaskan untuk membersihkan lokasi, dan kami mendapat kesempatan untuk meneliti kain kasa dan cairan yang tersisa."

Ilmuwan Vietnam saat ini telah menguasai seni mumifikasi atau pembalseman jasad, namun masih tetap membutuhkan bantuan dari ilmuwan Rusia untuk pemeliharaan tahunan jasad Ho.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI