Ribuan Prajurit TNI Ikut Disiagakan Jaga Gedung MK

Bangun Santoso, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 26 Juni 2019 | 08:42 WIB
Ribuan Prajurit TNI Ikut Disiagakan Jaga Gedung MK
Prajurit TNI ikut disiagakan di sekitar gedung Mahkamah Konstitusi jelang pembacaan putusan sengketa Pilpres 2019. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Pengamanan ketat diterapkan di sekitar gedung Mahkamah Konstitusi (MK) oleh aparat keamanan. Hal ini dilakukan menjelang pembacaan putusan hasil sidang sengketa Pilpres 2019 yang dijadwalkan Kamis (27/6/2019) besok.

Meskipun putusan tersebut baru dibacakan esok hari, rencananya hari ini, Rabu (26/6/2019), massa dari Persaudaraan Alumni atau PA 212, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) dan Front Pembela Islam (FPI) akan melakukan aksi Tahlil Akbar 266.

Pantauan Suara.com, di Jalan Merdeka Barat, tepatnya di depan gedung MK, kepolisian bersiaga melakukan penjagaan. Namun tidak hanya pihak kepolisian, prajurit TNI juga ikut bersiagan mengamankan gedung MK.

Pada pukul 08.00 WIB, dilakukan apel pagi bersama prajurit TNI dan kepolisian. Kebanyakan prajurit TNI berkumpul di halaman Museum Nasional.

Sementara Jalan Merdeka Barat arah Harmoni atau tepat di seberang MK sudah ditutup. Lalu untuk Jalan Merdeka Barat arah Thamrin masih dibuka. Pihak kepolisian nampak mengatur lalu lintas di bundaran dekat patung kuda. Lalu lintas terpantau padat.

Sebelumnya, Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menyebut gedung Mahkamah Konstitusi (MK) akan dikawal ketat jelang putusan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU). Dedi mengatakan sebanyak 47 ribu aparat gabungan TNI-Polri akan dikerahkan untuk pengamanan.

Aparat gabungan tersebut dikerahkan untuk mengantisipasi segala potensi gangguan kerawanan selama proses dan penetapan hasil sidang. Rincian dari 47 ribu pasukan itu adalah 27 ribu dari TNI, 28 ribu dari kepolisian, dan pasukan dari pemerintahan daerah sebanyak 2 ribu personil.

"Jadi seluruh kekuatan yg terlibat dalam pengamanan di gedung mk dan sekitarnya hampir 47 ribu," ujar Dedi di Mabes Polri, Senin (24/6/2019).

Menurut Dedi, seluruh pasukan tersebut nantinya akan ditempatkan di berbagai lokasi vital di Jakarta. Diantaranya disebut Dedi seperti kantor Kedutaan besar negara lain, Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

baca juga

Namun, kata Dedi, fokus pengamanan tetap berada di gedung MK. Ia menyebut sebanyak 13 ribu personil ditempatkan khusus di gedung MK.

"Untuk pengamanan MK kurang lebih sekitar 13 ribu personil yang terlibat pengamanan di MK secara aktif," kata Dedi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tahlil Akbar 266, Massa PA 212 dan FPI Mulai Berkumpul di Patung Kuda

Tahlil Akbar 266, Massa PA 212 dan FPI Mulai Berkumpul di Patung Kuda

News | Rabu, 26 Juni 2019 | 08:05 WIB

Hobi Berkebun, Prajurit TNI Asal Ngawi Budidayakan Bunga Matahari

Hobi Berkebun, Prajurit TNI Asal Ngawi Budidayakan Bunga Matahari

Lifestyle | Rabu, 26 Juni 2019 | 07:20 WIB

Tim Hukum Jokowi Yakin 99,99 Persen Gugatan Prabowo Akan Ditolak MK

Tim Hukum Jokowi Yakin 99,99 Persen Gugatan Prabowo Akan Ditolak MK

News | Selasa, 25 Juni 2019 | 23:00 WIB

Bertajuk Tahlil Akbar 266, GNPF hingga FPI Demo Dekat MK Besok

Bertajuk Tahlil Akbar 266, GNPF hingga FPI Demo Dekat MK Besok

News | Selasa, 25 Juni 2019 | 21:09 WIB

Jelang Putusan MK: Tompi Sindir BW, Kejanggalan 2 Saksi Prabowo Terbongkar

Jelang Putusan MK: Tompi Sindir BW, Kejanggalan 2 Saksi Prabowo Terbongkar

News | Rabu, 26 Juni 2019 | 07:00 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×