Pengamat: Tak Mudah Gerindra Gabung ke Koalisi Jokowi

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 28 Juni 2019 | 21:13 WIB
Pengamat: Tak Mudah Gerindra Gabung ke Koalisi Jokowi
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno menyapa wartawan usai memberikan keterangan pers terkait putusan MK tentang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 di kediaman Prabowo, Jakarta Selatan, Kamis (27/6). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Suara.com - Pengamat politik Sebastian Salang menilai isu Partai Gerindra gabung ke koalisi parpol pengusung Jokowi - Maruf Amin sulit terwujud. Sebab partai yang diketuai Parabowo Subianto itu memiliki sejumlah pertimbangan.

Sebastian menyebut salah satu yang akan dipertimbangkan Gerindra adalah keinginan pendukungnya dan pertimbangan Pemilu berikutnya.

"Untuk bergabung ke koalisi (Jokowi-Ma'ruf) tentu saja tidak mudah juga, karena Gerindra punya pertimbangan kalau gabung ke koalisi sekarang," ujar Sebastian dalam diskusi bertajuk "Sesudah MK : Silahturahmi atau Negosiasi" di kantor Formappi, Jakarta, Jum'at (28/6/2019).

"Nanti apakah kata pendukung (kalau Gerindra gabung Jokowi), ini pertimbangan parpol, pertimbangan pemilu berikutnya, ini ada efek politik, kalau pilihan itu diambil Gerindra, apakah ada untungnya?," lanjut dia.

Ia kemudian menuturkan, Jokowi dan Partai Gerindra pasti memiliki kalkulasi tersendiri terkait hal tersebut. Sedangkan Jokowi kata Sebastian, juga harus berkonsultasi dengan partai koalisi pendukung.

Sebastian mengatakan koalisi Jokowi - Maruf pasti akan mempertimbangkan manfaat merapatnya Partai Gerindra ke koalisi. Sehingga tidak mudah bagi Jokowi untuk meyakinkan partai koalisi soal wacana bergabungnya Partai Gerindra.

"Ya secara politik partai pendukung 01, berharap ketika menang dapat jatah menteri, hitung- hitungannya gitu. Kalau ditambah koalisi 02 tentu mengurangi jatah kabinet. Maka penting dibicarakan, idealnya politik kita dibangun argumentasi dan penjelasan rasional," ucap dia.

Terkait isu Demokrat dan PAN yang juga dikabarkan akan bergabung dengan koalisi partai politik, ia menilai tidak salah. Pasalnya oposisi yang bergabung dengan partai pemenang Pilpres sudah biasa.

"Yang tadinya oposisi jadi gabung dengan partai pemenang itu biasa. Memang koalisi kita di Indonesia tidak dibangun dengan ikatan solid dan kuat ada kesan koalisi yang dibangun itu koalisi jangka pendek, kepentingan usung presiden dan setelah itu bisa tercerai berai, yang kalah bisa
gabung ke yang menang," tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BW Sebut Hakim MK Tak Lakukan Judicial Activism, Tim Hukum Jokowi: Keliru!

BW Sebut Hakim MK Tak Lakukan Judicial Activism, Tim Hukum Jokowi: Keliru!

News | Jum'at, 28 Juni 2019 | 20:51 WIB

Bubarkan BPN dan Koalisi Adil Makmur, Prabowo Minta Maaf Kalah di MK

Bubarkan BPN dan Koalisi Adil Makmur, Prabowo Minta Maaf Kalah di MK

News | Jum'at, 28 Juni 2019 | 20:26 WIB

Keok di MK, Prabowo Tinggalkan Rumah dan Salami Pendukungnya

Keok di MK, Prabowo Tinggalkan Rumah dan Salami Pendukungnya

News | Jum'at, 28 Juni 2019 | 20:05 WIB

Analis Politik Sarankan Partai Gerindra Jadi Oposisi Tapi yang Matang

Analis Politik Sarankan Partai Gerindra Jadi Oposisi Tapi yang Matang

News | Jum'at, 28 Juni 2019 | 19:16 WIB

Jokowi - Prabowo Sempat Bertemu di Bangkok Thailand? TKN Ungkap Ini

Jokowi - Prabowo Sempat Bertemu di Bangkok Thailand? TKN Ungkap Ini

News | Jum'at, 28 Juni 2019 | 18:05 WIB

Terkini

Perkuat Nilai Merek Global, Dunlop Resmi Gandeng Ajang Motor Sport Goodwood Revival

Perkuat Nilai Merek Global, Dunlop Resmi Gandeng Ajang Motor Sport Goodwood Revival

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 16:35 WIB

Kompolnas Dalami Kematian Eks Istri Polisi dengan Luka Tembak di Medan, Apa Hasilnya?

Kompolnas Dalami Kematian Eks Istri Polisi dengan Luka Tembak di Medan, Apa Hasilnya?

Sumut | Rabu, 23 September 2026 | 16:32 WIB

Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Sediakan Layanan Premium Medical Check Up

Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Sediakan Layanan Premium Medical Check Up

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 16:30 WIB

TECNO Megapad SE 2 Resmi di Indonesia: Layar 9,7 Inci, AI Tutor, dan Harga Rp3 Jutaan

TECNO Megapad SE 2 Resmi di Indonesia: Layar 9,7 Inci, AI Tutor, dan Harga Rp3 Jutaan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 16:30 WIB

IMC Soroti Illicit Enrichment dalam RUU Perampasan Aset: Lebih Tepat Diatur di Hukum Pidana Materiil

IMC Soroti Illicit Enrichment dalam RUU Perampasan Aset: Lebih Tepat Diatur di Hukum Pidana Materiil

News | Rabu, 23 September 2026 | 16:29 WIB

Banjir Bandang Solok, Tito Pastikan Jalan Solok-Padang Kembali Normal

Banjir Bandang Solok, Tito Pastikan Jalan Solok-Padang Kembali Normal

News | Rabu, 23 September 2026 | 16:29 WIB

Jakarta Bukan Cuma Sudirman-Thamrin, DPRD DKI Soroti Krisis Air Bersih Warga Kepulauan Seribu

Jakarta Bukan Cuma Sudirman-Thamrin, DPRD DKI Soroti Krisis Air Bersih Warga Kepulauan Seribu

News | Rabu, 23 September 2026 | 16:28 WIB

35 Koleksi Multikreasi Lintas Generasi, Wastra Indonesia Tampil dari Kidswear hingga Glamour

35 Koleksi Multikreasi Lintas Generasi, Wastra Indonesia Tampil dari Kidswear hingga Glamour

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 16:28 WIB

Kemenkeu Tegaskan Kabar Suahasil Nazara Lantik 14 Pejabat Adalah Hoaks

Kemenkeu Tegaskan Kabar Suahasil Nazara Lantik 14 Pejabat Adalah Hoaks

News | Rabu, 23 September 2026 | 16:27 WIB

6 Rekomendasi Parfum Wanita Tahan Lama dari Pagi sampai Malam, Wanginya Nempel Terus

6 Rekomendasi Parfum Wanita Tahan Lama dari Pagi sampai Malam, Wanginya Nempel Terus

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 16:27 WIB

×