Netizen Emosi, Politikus Demokrat Ini Sebut Korupsi Tradisi Pesantren

RR Ukirsari Manggalani | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Sabtu, 06 Juli 2019 | 09:14 WIB
Netizen Emosi, Politikus Demokrat Ini Sebut Korupsi Tradisi Pesantren
Twitter. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Zara Zettira Zainuddin Ramadi atau Zara Zettira ZR, politikus Partai Demokrat memancing amarah pengguna media sosial karena cuitannya di Twitter. Dalam cuitannya, perempuan yang dahulu aktif menulis skenario sinetron dan novelist itu menuliskan korupsi adalah tradisi yang dilakukan di lingkungan pesantren.

Cuitan Zara Zettira ZR [Twitter @zarazettirazr].
Cuitan Zara Zettira ZR [Twitter @zarazettirazr].

Mulanya, mantan model ini mengomentari satu berita yang mengabarkan adanya korupsi di Kementerian Agama. Dalam berita itu diceritakan banyaknya kegiatan korupsi yang terjadi di kementerian tadi.

Entah apa maksudnya, dalam cuitannya Zara Zettira Zainuddin Ramadi malah menganggap kalau korupsi merupakan tradisi yang dilakukan di pesantren.

"Tradisi pesantren jangan dibawa ke Kementerian, camkan!" kata Zara melalui akun Twitternya, @zarazettirazr pada Rabu (3/7/2019).

Namun saat Suara.com melakukan pengecekan kembali, Twitter Zara terlihat kosong. Tidak ada cuitan-cuitan yang nampak dari akun Twitter milik wanita yang berprofesi sebagai penulis itu.

PD Minta Maaf

Cuitan Zara Zettira Zainuddin Ramadi ternyata mengundang banyak reaksi dari masyarakat terutama bagi mereka yang pernah dan masih mengenyam di bangku pesantren. Banyak masyarakat di linimasa Twitter yang tidak terima apabila pesantren disebut memiliki budaya korupsi.

Ketua DPP Demokrat, Jansen Sitindaon menyampaikan permintaan maaf terkait dengan cuitan Zara itu. Agar tidak meluas, Jansen Sitindaon buru-buru menyampaikan permohonan maaf khususnya kepada masyarakat yang berasal dari pesantren ataupun Nahdlatul Ulama (NU).

"Jika benar tweet ini dari kakak saya kak @zarazettirazr, mendahului beliau agar soal ini tidak terus jadi polemik, saya pribadi minta maaf kepada teman-teman pesantren dan khususnya sahabat-sahabat saya dari NU yang tersinggung atas tweet tersebut. Dari hati yang paling dalam saya minta maaf," ujar Jansen Sitindaon melalui akun Twitternya @jansen_jsp pada Jumat (5/7/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tagar #ZaraZettiraHinaPesantren Trending Topic, Akun Zara Mendadak Raib

Tagar #ZaraZettiraHinaPesantren Trending Topic, Akun Zara Mendadak Raib

News | Jum'at, 05 Juli 2019 | 16:47 WIB

Twitter Akan Sembunyikan Cuitan Tak Pantas dari Tokoh Publik, Kenapa?

Twitter Akan Sembunyikan Cuitan Tak Pantas dari Tokoh Publik, Kenapa?

Tekno | Jum'at, 28 Juni 2019 | 12:28 WIB

Demokrat Minta Bubarkan Koalisi Pilpres 2019, Mardani: Usulan Kurang Bijak

Demokrat Minta Bubarkan Koalisi Pilpres 2019, Mardani: Usulan Kurang Bijak

News | Minggu, 09 Juni 2019 | 20:44 WIB

Terkini

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:40 WIB

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:38 WIB

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:16 WIB

Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam

Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12 WIB

Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?

Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:03 WIB