Duduki Kursi Ketum PBNU Lagi, Gus Yahya: Semua Kembali Guyub

Bangun Santoso | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Jum'at, 30 Januari 2026 | 22:13 WIB
Duduki Kursi Ketum PBNU Lagi, Gus Yahya: Semua Kembali Guyub
Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya. (Suara.com/Bagaskara)
  • Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menyampaikan situasi internal kondusif pada Jumat (30/1/2026) di Jakarta Pusat.
  • Islah terjadi pasca pertemuan kiai sepuh di Lirboyo pada 25 Desember 2025 untuk mengakhiri perselisihan internal.
  • Gus Yahya menyatakan fokus pada organisasi, menyerahkan keputusan pencalonan Muktamar ke-35 kepada pemilik suara.

Suara.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya angkat bicara mengenai dinamika internal organisasi selepas dirinya resmi kembali menjabat.

Gus Yahya memaparkan situasi terkini PBNU di hadapan awak media di Kantor PBNU, Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat (30/1/2026).

Pemaparan ini menjadi momen perdana Gus Yahya setelah kembali ditunjuk sebagai nakhoda PBNU pada Kamis (29/1/2026) kemarin, pasca diberhentikan pada 9 Desember 2025 lalu akibat prahara internal.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Yahya menegaskan bahwa suasana kebatinan di tubuh organisasi berlambang jagat tersebut kini sudah sangat kondusif.

Ia menyebut titik balik keharmonisan ini bermula dari pertemuan besar di Pondok Pesantren Lirboyo, Jawa Timur yang melibatkan para kiai sepuh.

"Suasana secara keseluruhan, alhamdulillah sangat kondusif. Seperti kita semua tahu bahwa pada tanggal 25 Desember yang lalu, di Pondok Pesantren Lirboyo telah dilakukan pertemuan bersama-sama dengan para kiai sepuh Mustasyar, dan arahan dari para kiai sepuh kemudian menjadi kesepakatan bersama bahwa islah diterapkan untuk menghapus semua perbedaan dan perselisihan, dan kembali kepada default, kembali kepada asal keberadaan PBNU ini sebelum terjadi perselisihan," ujar Gus Yahya.

Selain kesepakatan formal, Gus Yahya mengungkapkan bahwa upaya rekonsiliasi juga terus dilakukan secara personal kepada pihak-pihak terkait.

Dirinya meyakini bahwa seluruh elemen organisasi akan kembali berkolaborasi aktif dalam membesarkan Nahdlatul Ulama.

"Komunikasi-komunikasi pribadi juga sudah dilakukan. Insyaallah, semua akan berpartisipasi. Secara terbuka juga sebetulnya semuanya sudah menyatakan sudah kembali guyub lagi," tuturnya.

Kembalinya marwah organisasi ini diklaim Gus Yahya telah membangkitkan moralitas seluruh jajaran pengurus hingga ke akar rumput.

Respons positif tersebut dibuktikan dengan tingginya antusiasme pengurus wilayah dan cabang dari berbagai pelosok negeri untuk kembali bersatu di Harlah 1 Abad NU pada Sabtu (31/1/2026) besok.

"Ini yang menjadi aspirasi dan membangkitkan moral dari seluruh jajaran NU sampai ke bawah, sehingga kami mendapatkan konfirmasi kehadiran dari semua pengurus wilayah dari seluruh provinsi dan semua pengurus cabang dari semua kabupaten kota di seluruh Indonesia, bahkan sebelum pertemuan kemarin berlangsung. Jadi, ini memang aspirasi yang kuat sekali supaya kami kembali lagi bersama, bersatu menyelesaikan apapun yang menjadi tantangan kami ke depan bersama-sama," papar Gus Yahya.

Namun, suasana menjadi menarik ketika awak media mulai menyentuh isu mengenai kemungkinan dirinya untuk mencalonkan diri kembali pada Muktamar ke-35 NU yang dijadwalkan pada pertengahan 2026 mendatang.

Mendengar pertanyaan sensitif tersebut, Gus Yahya memberikan jawaban filosofis terkait eksistensi pribadinya di dalam organisasi.

"Kalau pertanyaan soal saya sendiri, apakah nyalon lagi atau tidak? Saya beritahu ya, sejak 25 Desember 2021, sebetulnya sudah tidak ada lagi Yahya Cholil Staquf. Yang ada tinggal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan Jam'iyah Nahdlatul Ulama," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Yahya Buka Suara: Tambang Jadi Biang Kerok Kisruh di Tubuh PBNU?

Gus Yahya Buka Suara: Tambang Jadi Biang Kerok Kisruh di Tubuh PBNU?

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 20:56 WIB

PBNU Rayakan Harlah Satu Abad di Istora Senayan Besok, Prabowo Dijadwalkan Hadir

PBNU Rayakan Harlah Satu Abad di Istora Senayan Besok, Prabowo Dijadwalkan Hadir

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 20:31 WIB

Yaqut Diperiksa KPK, Gus Yahya: Semua Tahu Dia Adik Saya, Silakan Diproses!

Yaqut Diperiksa KPK, Gus Yahya: Semua Tahu Dia Adik Saya, Silakan Diproses!

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:15 WIB

Gus Yahya Tempuh Jalan Islah, Imam Jazuli: Pengakuan De Facto Otoritas Syuriyah

Gus Yahya Tempuh Jalan Islah, Imam Jazuli: Pengakuan De Facto Otoritas Syuriyah

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 00:19 WIB

Gus Yahya Persilakan KPK Periksa Semua Kader NU yang Terseret Korupsi Kuota Haji Eks Menag Yaqut

Gus Yahya Persilakan KPK Periksa Semua Kader NU yang Terseret Korupsi Kuota Haji Eks Menag Yaqut

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 16:21 WIB

Pasang Badan, Gus Yahya Jamin Tak Ada Sepeser Pun Dana Korupsi Haji Masuk Kas PBNU

Pasang Badan, Gus Yahya Jamin Tak Ada Sepeser Pun Dana Korupsi Haji Masuk Kas PBNU

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 16:19 WIB

7 Fakta Ketua PBNU Diduga Terima Duit Haram Korupsi Kuota Haji

7 Fakta Ketua PBNU Diduga Terima Duit Haram Korupsi Kuota Haji

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48 WIB

Terkini

Legislator PKB: Pemotongan Gaji Pejabat adalah Pesan Kepemimpinan Moral di Tengah Krisis Global

Legislator PKB: Pemotongan Gaji Pejabat adalah Pesan Kepemimpinan Moral di Tengah Krisis Global

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:36 WIB

Kemnaker Respons Laporan 25 Ribu Buruh Belum Terima THR: Perusahaan Wajib Bayar Plus Denda

Kemnaker Respons Laporan 25 Ribu Buruh Belum Terima THR: Perusahaan Wajib Bayar Plus Denda

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:32 WIB

Bagaimana Deforestasi Picu Krisis Air dan Pangan? Ini Temuan KEHATI

Bagaimana Deforestasi Picu Krisis Air dan Pangan? Ini Temuan KEHATI

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:30 WIB

Trump Ancam Serang Kuba, Presiden Miguel Daz Canel Siapkan 'Neraka' untuk Pasukan AS

Trump Ancam Serang Kuba, Presiden Miguel Daz Canel Siapkan 'Neraka' untuk Pasukan AS

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:27 WIB

PN Jaksel Kabulkan Praperadilan Lee Kah Hin, Status Tersangka Direktur PT WKM Gugur

PN Jaksel Kabulkan Praperadilan Lee Kah Hin, Status Tersangka Direktur PT WKM Gugur

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:27 WIB

Menaker Yassierli Tinjau Posko K3 Mudik 2026, Pastikan Pengemudi Tetap Fit

Menaker Yassierli Tinjau Posko K3 Mudik 2026, Pastikan Pengemudi Tetap Fit

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:26 WIB

Gubernur Pramono Pastikan Jakarta Tiadakan Operasi Yustisi bagi Pendatang Baru, Tapi...

Gubernur Pramono Pastikan Jakarta Tiadakan Operasi Yustisi bagi Pendatang Baru, Tapi...

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:19 WIB

Dulu Terpisah dan Naik Motor, Kini Wawan Bahagia Boyong Keluarga Mudik Gratis ke Tegal

Dulu Terpisah dan Naik Motor, Kini Wawan Bahagia Boyong Keluarga Mudik Gratis ke Tegal

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 11:58 WIB

Posko Kemnaker Kebanjiran Aduan, Hampir 1.000 Kasus Perusahaan Belum Bayar THR Lebaran

Posko Kemnaker Kebanjiran Aduan, Hampir 1.000 Kasus Perusahaan Belum Bayar THR Lebaran

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 11:49 WIB

Donald Trump dan Israel Bahas Perluasan Operasi Darat di Lebanon Selatan, Singgung Hizbullah

Donald Trump dan Israel Bahas Perluasan Operasi Darat di Lebanon Selatan, Singgung Hizbullah

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 11:45 WIB