facebook

Pesan Terakhir Sutopo BNPB Sebelum Meninggal karena Kanker

Bangun Santoso
Pesan Terakhir Sutopo BNPB Sebelum Meninggal karena Kanker
Presiden Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/10). ANTARA FOTO/Wahyu Putro

Kapusdatin dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho sempat mengunggah sejumlah tulisan jelang keberangkatannya ke Guangzhou China untuk berobat

Suara.com - Kabar duka kembali menggelayuti Indonesia. Kepala Pusat Data Informasi da Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (7/7/2019) hari ini di Guangzhou, China.

Kabar meninggalnya Sutopo Purwo Nugroho pertama kali diunggah di Twitter oleh Direktorat Pengurangan Risiko Bencana (PRB) PNPB yang menyebut Sutopo meninggal dunia pada pukul 02.00 waktu Guangzhou atau pukul 01.00 WIB.

Kabar meninggalnya Sutopo Purwo Nugroho langsung menggema di Twitter bahkan menjadi trending topic. Warganet merasa kehilangan dan memberikan doa untuk mendiang 'pejuang' kebencanaan Indonesia itu.

Selama ini Sutopo Purwo Nugroho dikenal sebagai sosok yang sangat berdedikasi dalam tugasnya sebagai Kepala Pusdatin BNPB. Di sisi lain, dia juga dikenal sebagai penyintas kanker paru-paru stadium 4. Hal itu juga ditulisnya di keterangan Twitter resminya. Ia di diagnosis kanker paru-paru sekitar Desember 2017.

Baca Juga: Unggahan Haru Sutopo BNPB Sebelum Meninggal di Guangzhou China

Keberangkatannya ke Guangzhou China sempat diunggahnya di akun Instagramnya. Menurut Sutopo, kanker yang ada ditubuhnya sudah menyebar. Dia pun meminta doa dan restu dari warganet untuk menjalani satu bulan pengobatan di Guangzhou.

"Hari ini saya ke Guangzho untuk berobat dari kanker paru yang telah menyebar di banyak tulang dan organ tubuh lain. Kondisinya sangat menyakitkan sekali," kata Sutopo mengunggah video pada Sabtu (15/6/2019) yang menunjukkan dirinya sedang berada di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta.

Sebelum unggahan video keberangkatannya ke Guangzhou, Sutopo juga sempat memposting sebuah foto saat masih berada di kediamannya. Dalam unggahannya ia menulis kata-kata yang cukup mengharukan:

"Sakit kanker yang sudah metastase ke tulang itu sakitnya luar biasa. Nyeri terus menerus dan di banyak sendi. Diberi morfin tidak mempan menahan sakit,"

"Alhamdulillah Ibuku masih sehat. Setiap merawatku. Tanpa kenal kenal lelah memijit sendi-sendi yang sakit. Meski selesai dipijit langsung sakit lagi. Mendoakankanku tanpa kenal lelah agar anaknya sembuh dari penderitaan sakit yang terus mendera anaknya. Doa ibu semoga di ijabah Allah YMK. Mohon doanya semua netizen dan sahabatku semua," tulis Sutopo.

Baca Juga: Meninggal di China, Ini Sosok Sutopo BNPB, Si 'Pawang' Bencana Indonesia

Komentar