BNPB: Pemakaman Sutopo Dilakukan Secara Militer

Bangun Santoso

Senin, 08 Juli 2019 | 05:56 WIB
BNPB: Pemakaman Sutopo Dilakukan Secara Militer
Menlu Retno saat menyerahkan jenazah Almarhum Sutopo di rumah duka. (Suara.com/Yasir).

Suara.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo menyebutkan bahwa pemakaman jenazah Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, akan dilakukan seperti pemakaman militer dengan peserta para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Boyolali, Jawa Tengah, Senin (8/7/2019) hari ini.

"Pemakamannya akan kita coba dengan tata cara militer, tetapi pesertanya dari kalangan PNS," ujar Doni kepada awak media usai mengantar jenazah ke rumah duka di Perumahan Raffles Hills, Kota Depok, Jawa Barat, Minggu (7/7) malam.

Ia mengaku sudah bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Boyolali untuk menerjunkan PNS sebagai peserta upacara pemakaman almarhum Sutopo.

Doni mengatakan, kepergian Sutopo membuat keluarga besar BNPB merasa kehilangan. Pasalnya, Sutopo dikenal sebagai sosok militan dalam bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Suasana di rumah duka Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Raffles Hils, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Minggu (7/7). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Suasana di rumah duka Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Raffles Hils, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Minggu (7/7). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

"Dalam kondisi menderita sakit masih senantiasa menjalani tugasnya, dengan segala kemampuan yang dimiliki untuk menginformasikan kebencanaan. Pak Topo bekerja dengan hati," kata Doni seperti dilansir Antara.

Seperti diketahui, Sutopo meninggal pada Minggu 7 Juli 2019 sekitar pukul 02.00 waktu setempat saat sedang menjalani pengobatan kanker paru-paru di Guangzhou St. Stamford Modern Cancer Hospital, China.

Setelah dimandikan dan dishalatkan, jenazah Sutopo langsung kembali diberangkatkan dari rumah duka, Perumahan Raffles Hills, Kota Depok, Jawa Barat, Senin pukul 00.30 WIB.

Jenazah dibawa ke Bandara Soekarno-Hatta untuk kembali diterbangkan ke Bandara Adi Soemarno Solo yang dijadwalkan tiba pukul 06.55 WIB. Kemudian jenazah langsung dibawa ke tempat kelahirannya di Boyolali, Jawa Tengah, untuk kemudian dimakamkan pukul 09.30 WIB.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jenazah Sutopo Diberangkatkan Kembali Ke Bandara Soekarno-Hatta

Jenazah Sutopo Diberangkatkan Kembali Ke Bandara Soekarno-Hatta

News | Senin, 08 Juli 2019 | 05:49 WIB

IPB: Meninggalnya Sutopo Jadi Duka Keluarga Besar Alumni

IPB: Meninggalnya Sutopo Jadi Duka Keluarga Besar Alumni

News | Senin, 08 Juli 2019 | 02:05 WIB

Setiba di Rumah Duka, Jenazah Sutopo Dimandikan dan Disalatkan Keluarga

Setiba di Rumah Duka, Jenazah Sutopo Dimandikan dan Disalatkan Keluarga

News | Minggu, 07 Juli 2019 | 23:22 WIB

Dampingi Jenazah Suami di Ambulans, Tangis Istri Sutopo Pecah di Rumah Duka

Dampingi Jenazah Suami di Ambulans, Tangis Istri Sutopo Pecah di Rumah Duka

News | Minggu, 07 Juli 2019 | 23:02 WIB

Pengakuan Penggali Kubur: Makam Sutopo Sangat Bagus, Tak Ada Genangan Air

Pengakuan Penggali Kubur: Makam Sutopo Sangat Bagus, Tak Ada Genangan Air

Jawa Tengah | Minggu, 07 Juli 2019 | 22:50 WIB

Terkini

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:07 WIB

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Surakarta | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Sport | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:37 WIB

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×