BMKG: Gempa Magnitodo 7,0 di Maluku Utara Jenis Dangkal

Bangun Santoso

Senin, 08 Juli 2019 | 09:29 WIB
BMKG: Gempa Magnitodo 7,0 di Maluku Utara Jenis Dangkal
Situasi kepanikan warga saat terjadi gempa di Ternate, Maluku Utara. (Antara)

Suara.com - Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami, Bada Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Rahmat Triyono mengatakan gempa magnitudo 7,1 yang diperbarui menjadi 7,0, pada Minggu (7/7) pukul 22.08.39 WIB merupakan jenis gempa bumi dangkal.

"Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi dangkal," sebut Triyono dalam grup percakapan BMKG, PVMG dan Stakeholder yang dilansir Antara di Manado, Senin (8/7/2019).

Gempa bumi dangkal yang hiposentrumnya berada kurang dari 60 km dari permukaan bumi sebenarnya bisa lebih merusak, namun masih dipengaruhi pula oleh jarak ke pemukiman penduduk. Gempa dangkal jika berada di tengah laut maka akan berkurang efeknya di darat, namun lebih berpotensi tsunami.

Gempa tersebut akibat deformasi kerak bumi di lempeng Laut Maluku dan memiliki mekanisme sesar naik (thrust fault) akibat adanya tekanan lempeng mikro Halmahera ke arah barat, dan tekanan lempeng mikro Sangihe ke arah timur.

Akibatnya, lempeng Laut Maluku terjepit hingga membentuk subduksi ganda ke bawah Halmahera dan ke bawah Sangihe.

Berdasarkan laporan masyarakat menunjukkan bahwa guncangan dirasakan di Bitung dan Manado dengan intensitas IV-V MMI, artinya dirasakan oleh hampir semua penduduk, bahkan banyak orang terbangun, sedangkan di Ternate III-IV MMI juga dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi yang terjadi saat itu berpotensi tsunami dengan level waspada untuk wilayah pantai timur Minahasa dan Minahasa Utara bagian Selatan.

BMKG kemudian mencabut peringatan dini tsunami akibat gempa bumi pada pukul 00.09 WIB tanggal 8 Juli 2019.

baca juga

BMKG mengimbau warga kembali ke tempat masing-masing setelah peringatan dini tsunami telah dinyatakan berakhir namun warga tetap diharapkan waspada.

Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya serta terus memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.

Pada Minggu (7/7) pukul 22.08.42 WIB gempa bumi tektonik mengguncang wilayah laut sebelah barat Kota Ternate, episenter terletak pada koordinat 0,53 LU dan 126,18 BT atau tepatnya berlokasi di dasar laut pada kedalaman 49 kilometer, pada jarak 133 kilometer arah barat Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Enam Kali Gempa Susulan Setelah Gempa Magnitudo 7,1 di Sulut dan Maluku

Ada Enam Kali Gempa Susulan Setelah Gempa Magnitudo 7,1 di Sulut dan Maluku

News | Senin, 08 Juli 2019 | 00:15 WIB

Diguncang Gempa, BMKG: Masyarakat Ternate Hindari Daerah Pantai

Diguncang Gempa, BMKG: Masyarakat Ternate Hindari Daerah Pantai

News | Minggu, 07 Juli 2019 | 23:55 WIB

Wali Kota Bitung: Warga Jangan Panik, Gempa Ternate Sudah Menurun

Wali Kota Bitung: Warga Jangan Panik, Gempa Ternate Sudah Menurun

News | Minggu, 07 Juli 2019 | 23:52 WIB

Setelah Manado Diguncang Gempa, BMKG Belum Cabut Peringatan Dini Tsunami

Setelah Manado Diguncang Gempa, BMKG Belum Cabut Peringatan Dini Tsunami

News | Minggu, 07 Juli 2019 | 23:44 WIB

Gempa Ternate Bikin Pengunjung Bioskop di Gorontalo Tunggang Langgang

Gempa Ternate Bikin Pengunjung Bioskop di Gorontalo Tunggang Langgang

News | Minggu, 07 Juli 2019 | 23:37 WIB

Terkini

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:45 WIB

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

×