Sering Dipandang Negatif, Menkumham Kumpulkan Petugas Lapas

Pebriansyah Ariefana

Senin, 08 Juli 2019 | 14:34 WIB
Sering Dipandang Negatif, Menkumham Kumpulkan Petugas Lapas
Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KemenkumHAM) mengumpulkan ribuan petugas lembaga pemasyarakatan, petugas imigrasi, dan petugas rumah tahanan, juga pegawai KemenkumHAM Kantor Wilayah Jawa Barat, di aula Sarana Olahraga (SOR) Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Senin (8/7/2019). (Suara.com/Aminuddin)

Suara.com - Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KemenkumHAM) mengumpulkan ribuan petugas lembaga pemasyarakatan, petugas imigrasi, dan petugas rumah tahanan, juga pegawai KemenkumHAM Kantor Wilayah Jawa Barat, di aula Sarana Olahraga (SOR) Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Senin (8/7/2019).

Ribuan petugas itu mendapat arahan dari beberapa pejabat di kalangan KemenkumHAM juga dari Kepolisian dan TNI. Di antara yang memberikan pengarahan yakni, Irjen KemenkumHAM, Jhonni Ginting, Dirjen PAS Sri Puguh Budi Utami.

Jhonni mengatakan pengumpulan itu bertujuan agar pegawai KemenkumHAM bisa mengerti dengan tugas yang diembannya dan dalam rangka penguatan kapasitas tugas pelayanan di lingkungan KemenkumHAM.

"Berbicara tentang penguatan kapasitas tugas pelayanan di KemenkumHAM tentunya ini sangat relevan. Makanya kita kumpulkan di sini diberi pengarahan," ucap Jhonni.

Pengarahan itu, kata dia, salah satunya sebagai bentuk tanggung jawab KemenkumHAM untuk terus berbenah dan sebagai imbas dari kendala yang membuat KemenkumHAM dicitrakan negatif.

Beberapa kasus yang membuat citra KemenkumHAM itu negatif di antaranya, kepergoknya beberapa narapidana korupsi pelesiran bebas di luar Lapas Sukamiskin dan masalah oknum pegawai yang terlibat dalam bisnis narkoba dari dalam lapas.

"Kita sekarang sedang move on. Kalau memang ada kendala-kendala ya kita sama-sama perbaiki. Kan tidak semua masih banyak yang baik juga jadi oknum-oknum kita berikan sanksi, yang berprestasi kita coba berikan reward yang baik," jelasnya.

"Kita kumpul begini untuk menyampaikan bahwa kita harus berubah. Waktu berubah kita pun dirubah oleh waktu," Jhonni menambahkan.

Kontributor : Aminuddin

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggap Desakan Mundur Biasa, Menkumham Malah Banggakan Capaian WTP

Anggap Desakan Mundur Biasa, Menkumham Malah Banggakan Capaian WTP

News | Selasa, 18 Juni 2019 | 14:10 WIB

Raih WTP dari BPK, Menkumham: Empat Kali Selama Kepemimpinan Saya

Raih WTP dari BPK, Menkumham: Empat Kali Selama Kepemimpinan Saya

News | Selasa, 18 Juni 2019 | 13:40 WIB

Berkah Lebaran, 36 Napi Dibebaskan dari Jeruji Besi

Berkah Lebaran, 36 Napi Dibebaskan dari Jeruji Besi

News | Senin, 10 Juni 2019 | 05:45 WIB

Lebaran, Lima Ratus Pengunjung Datangi Rutan Kelas IIB Gresik

Lebaran, Lima Ratus Pengunjung Datangi Rutan Kelas IIB Gresik

Jatim | Rabu, 05 Juni 2019 | 14:00 WIB

Kemenkumham Jateng Usul Napi Koruptor dan Teroris Dapat Remisi Lebaran

Kemenkumham Jateng Usul Napi Koruptor dan Teroris Dapat Remisi Lebaran

Jawa Tengah | Rabu, 29 Mei 2019 | 19:02 WIB

Terkini

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:31 WIB

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 18:30 WIB

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:28 WIB

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:27 WIB

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:26 WIB

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Surakarta | Rabu, 30 September 2026 | 18:24 WIB

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:23 WIB

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:22 WIB

Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian 2 Rilis PV Baru, Tayang 2027

Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian 2 Rilis PV Baru, Tayang 2027

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 18:20 WIB

CCTV dan ETLE Ungkap Pergerakan Terakhir Sutrimo Sebelum Ditemukan Kritis

CCTV dan ETLE Ungkap Pergerakan Terakhir Sutrimo Sebelum Ditemukan Kritis

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:18 WIB

×