Anggap Desakan Mundur Biasa, Menkumham Malah Banggakan Capaian WTP

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Selasa, 18 Juni 2019 | 14:10 WIB
Anggap Desakan Mundur Biasa, Menkumham Malah Banggakan Capaian WTP
Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly tidak mempersoalakan desakan sejumlah pihak yang meminta dirinya untuk mundur sebagai menteri. Permintaan mundur Yasonna menyusul pelesiran narapidana kasus korupsi e-KTP Setya Novanto.

Yasonna menganggap desakan mundur dari jabatan Menkumah sebagai kritik terhadap dirinya.

"Ya itu biasalah, kritik itu biasa," ujar Yasonna di Graha Pengayoman, Kemenkumham, Jakarta Selatan, Selasa (18/7/2019).

Politikus PDI Perjuangan itu kemudian membagakan capaian Kemenkumham selama kepemimpinannya. Salah satnya terkait capaian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dalam penerimaan laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan 2018 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Kalau soal kritik enggak apa-apa. Tapi kita punya prestasi-prestasi banyak, WTP akan terus, kan kita punya 1.100 satuan kerja, UPT-nya 900, pegawai 60 ribu. Ini lumayan lah," kata Yasonna.

Diketahui, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta mendesak Menkumham Yasonna Laoly mundur dari jabatan usai terpidana kasus korupsi e-KTP Setya Novanto kepergok tengah pelesiran di kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat beberapa waktu lalu.

Menanggapi desakan tersebut, Yasonna tidak ambil pusing. Meski begitu, ia juga merasa kalau hal tersebut terjadi karena ada kelalaian yang dilakukan anak buahnya.

Yasonna mengatakan siapa saja memiliki hak untuk mendesak seorang menteri mundur dari jabatannya. Namun, di satu sisi, ia menjelaskan, kalau Setnov itu kabur dengan cara mengelabui petugas yang mendampinginya saat berobat di rumah sakit.

"Boleh saja, siapa saja boleh melakukan itu, itu kan memang beliau kan mencoba mencari celah, padahal protap sudah ada," kata Yasonna di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senin (17/6/2019) kemarin.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raih WTP dari BPK, Menkumham: Empat Kali Selama Kepemimpinan Saya

Raih WTP dari BPK, Menkumham: Empat Kali Selama Kepemimpinan Saya

News | Selasa, 18 Juni 2019 | 13:40 WIB

Cara Moncer Setya Novanto Kelabui Sipir Lapas Demi Pelesiran Bareng Istri

Cara Moncer Setya Novanto Kelabui Sipir Lapas Demi Pelesiran Bareng Istri

News | Senin, 17 Juni 2019 | 20:54 WIB

Setnov Tepergok Pelesiran, Wiranto: Akan Dibangun Lapas di Pulau Terpencil

Setnov Tepergok Pelesiran, Wiranto: Akan Dibangun Lapas di Pulau Terpencil

News | Senin, 17 Juni 2019 | 17:26 WIB

Soal Pelesiran Novanto, Ketua DPR Ogah Campuri Nasib Menkumham Yasonna

Soal Pelesiran Novanto, Ketua DPR Ogah Campuri Nasib Menkumham Yasonna

News | Senin, 17 Juni 2019 | 12:38 WIB

Pelesiran Setnov, Arsul Sebut Bukan Salah Menkumham Era Jokowi

Pelesiran Setnov, Arsul Sebut Bukan Salah Menkumham Era Jokowi

News | Senin, 17 Juni 2019 | 12:37 WIB

Terkini

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 19:26 WIB

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:25 WIB

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 19:20 WIB

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:19 WIB

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:15 WIB

Bolehkah Viva White Waterdrop Sleeping Mask Dipakai Setiap Hari? Ini Jawabannya

Bolehkah Viva White Waterdrop Sleeping Mask Dipakai Setiap Hari? Ini Jawabannya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 19:15 WIB

Hati-hati! Serahkan Akun Trading, Uang Bisa Melayang

Hati-hati! Serahkan Akun Trading, Uang Bisa Melayang

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:14 WIB

Rupiah Makin Tertekan, Sudah Melemah 7,74% Sepanjang 2026

Rupiah Makin Tertekan, Sudah Melemah 7,74% Sepanjang 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:08 WIB

71 Orang Tewas, Bisakah Nakhoda KM Virgo Transport 8 Dipidana?

71 Orang Tewas, Bisakah Nakhoda KM Virgo Transport 8 Dipidana?

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:08 WIB

Jangan Tunggu Burnout: Pentingnya Ambil Ruang Jeda Sebagai Kebiasaan Rutin

Jangan Tunggu Burnout: Pentingnya Ambil Ruang Jeda Sebagai Kebiasaan Rutin

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 19:04 WIB

×