Temui Kapolda Metro, AI Indonesia Bahas Polisi Penganiaya saat 22 Mei

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 09 Juli 2019 | 15:13 WIB
Temui Kapolda Metro, AI Indonesia Bahas Polisi Penganiaya saat 22 Mei
Direktur Eksekutir AI Indonesia Usman Hamid di Polda Metro Jaya. (Suara.com/Arga).

Suara.com - Amnesty Internasional (AI) Indonesia telah bertemu Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Gatot Eddy Pramono, Selasa (9/7/2019). Persamuhan tersebut dilakukan dalam rangka membahas aksi 21 dan 22 Mei yang berujung kerusuhan.

Dalam pertemuan tertutup itu, Direktur Eksekutif AI Indonesia, Usman Hamid mengaku turut membahas dugaan aksi kekerasan anggota kepolisian yang dikerahkan dalam mengamankan tragadi kerusuhan tersebut.

Menurutnya, pihak kepolisian kekinian tengah melakukan pengusutan terkait dugaan kekerasan tersebut.

"Pak Kapolda dalam penjelasannya juga menyampaikan selain mengambil langkah-langkah memeriksa anggota polisi yang melanggar hukum dalam kasus insiden Kampung Bali, juga sedang mengusut dan mengambil tindakan terhadap anggota lain dan peristiwa kekerasan lainnya," ungkap Usman di Polda Metro Jaya.

Untuk itu, Usman mengatakan pihaknya ingin proses pengusutan tersebut berjalan secara profesional. Jika nantinya ditemukan pelanggaran harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kalau itu merupakan pelanggaran hukum etik dihukum secara etik, pelanggaran disiplin dihukum secara disiplin, pelanggaran pidana ya dihukum pidana," sambungnya.

Usman berharap agar kepolisian tak pandang bulu dalam proses pengusutan. Jika nantinya ada anggota kepolisian yang terlibat, Usman meminta tak ada keistimewaan dalam melakukan penindakan.

"Jadi sepenuhnya kami hormati dan kami berharap tidak ada perbedaan dan keistimewaan terhadap siapapun dalam hal ini termasuk anggota kepolisian," papar Usman.

Lebih jauh, Usman mengapresiasi upaya yang dilakukan kepolisian dalam pengungkapan kasus tersebut.

baca juga

"Untuk itu semua kami Amnesty Internatinal mendukung upaya hukum yang dilakukan oleh kepolisian, upaya investigas kepolisian terhadap siappun pelaku kekerasan yang terlibat di dalam insiden tersebut," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekalian, Amnesty Bahas Kasus Novel Baswedan dengan Kapolda Metro

Sekalian, Amnesty Bahas Kasus Novel Baswedan dengan Kapolda Metro

News | Selasa, 09 Juli 2019 | 12:01 WIB

Amnesty Internasional Ingin Bahas Detail Kerusuhan 22 Mei dengan Kapolda

Amnesty Internasional Ingin Bahas Detail Kerusuhan 22 Mei dengan Kapolda

News | Selasa, 09 Juli 2019 | 11:53 WIB

Penasaran Kerusuhan 22 Mei, Amnesty Bertemu Kapolda Metro Jaya Besok

Penasaran Kerusuhan 22 Mei, Amnesty Bertemu Kapolda Metro Jaya Besok

News | Senin, 08 Juli 2019 | 15:25 WIB

Ungkap Penembak Misterius Kerusuhan 22 Mei, Polisi Pegang Saksi Kunci

Ungkap Penembak Misterius Kerusuhan 22 Mei, Polisi Pegang Saksi Kunci

News | Senin, 08 Juli 2019 | 15:18 WIB

Petrus Tembak Harun Al Rasyid di Kerusuhan 22 Mei Pakai Glock 42

Petrus Tembak Harun Al Rasyid di Kerusuhan 22 Mei Pakai Glock 42

News | Senin, 08 Juli 2019 | 15:07 WIB

Terkini

Maudy Ayunda Dituding Main Aman, Netizen Sindir Telak: Lulusan Stanford tapi Memalukan

Maudy Ayunda Dituding Main Aman, Netizen Sindir Telak: Lulusan Stanford tapi Memalukan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 10:44 WIB

Noda Tinta di Pakaian Susah Hilang? Ini Cara Membersihkannya Tanpa Merusak Kain

Noda Tinta di Pakaian Susah Hilang? Ini Cara Membersihkannya Tanpa Merusak Kain

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 10:43 WIB

Houthi Kusai Garis Pantai Laut Merah, Bab el-Mandeb Bisa Senasib Selat Hormuz

Houthi Kusai Garis Pantai Laut Merah, Bab el-Mandeb Bisa Senasib Selat Hormuz

News | Senin, 14 September 2026 | 10:42 WIB

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:39 WIB

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:38 WIB

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:35 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:33 WIB

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

News | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

News | Senin, 14 September 2026 | 10:28 WIB

×