Resmikan RS Yarsi Berkonsep Syariah, Wapres JK: Minum Alkohol Tetap Haram

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 10 Juli 2019 | 13:40 WIB
Resmikan RS Yarsi Berkonsep Syariah, Wapres JK: Minum Alkohol Tetap Haram
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meresmikan Rumah Sakit Yarsi di Jakarta Pusat. (Foto dok. Setwapres)

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meresmikan Rumah Sakit Yarsi yang berlokasi di Jalan Letjend Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2019). RS tersebut menerapkan pelayanan secara syariah Islam.

JK mengapresiasi langkah RS Yarsi yang menerapkan pelayanan secara syariah Islam. Dalam sambutannya, JK mengatakan harus ada pemahaman yang mendalam soal syariah yang dijalankan dalam pelayanan sebuah rumah sakit.

Dalam pelayanan rumah sakit, dokter terbiasa menggunakan alkohol untuk melakukan tindakan, semisal membersihkan luka pasien. Mungkin dalam syariah Islam, alkohol akan haram apabila dikonsumsi, namun hal itu tidak berlaku bagi tindakan dokter terhadap pasien.

"Kalau minum alkohol ya haram, tapi kalau alkohol untuk suntik ya halal," kata JK.

Wapres tidak ingin ada masyarakat yang gagal paham dengan konsep Rumah Sakit syariah kemudian meributkan sesuatu yang disebut haram akan tetapi boleh digunakan karena sifatnya menjadi halal.

Meskipun demikian, JK meyakini kalau seluruh rumah sakit di Indonesia juga berkonsep syariah.

"Jangan-jangan nanti karena RS syar'i kita disuntik tidak pakai pembersihan dengan alkohol, nanti bahaya juga itu pengertiannya," ujar JK sambil tertawa.

Usai memberikan sambutan, JK lalu memukul gong dan memotong pita sebagai tanda peresmian RS Yarsi.

Dalam kesempatan tersebut, JK yang didampingi oleh Ketua Umum Yayasan Yarsi Dr. Jurnalis Uddin dan Menteri Kesehatan Nila Moeloek. Rombongan kemudian meninjau beberapa ruang serta fasilitas yang ada di RS Yarsi.

baca juga

Terkait fasilitas rumah sakit, JK menyebut kemajuan RS didorong dengan tiga sumber, yakni tenaga dokter, hospitality, dan teknologi yang berkembang. Menurutnya, tanpa ketiga sumber tersebut, maka sebuah rumah sakit tidak bisa memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.

"Dokter tidak bisa lagi hanya dengan modal stetoskop bisa kasih resep orang, semuanya dengan segala macam apa itu peralatan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temui Wapres JK, Cak Imin Sebut Hanya Bicarakan Ultah PKB

Temui Wapres JK, Cak Imin Sebut Hanya Bicarakan Ultah PKB

News | Senin, 08 Juli 2019 | 12:30 WIB

JK Beberkan Obrolan 4 Mata dengan Prabowo, Apa yang Mereka Bahas?

JK Beberkan Obrolan 4 Mata dengan Prabowo, Apa yang Mereka Bahas?

News | Jum'at, 05 Juli 2019 | 22:04 WIB

Bisakah Maruf Amin Tetap Sarungan Selama Tugas Menjadi Wapres?

Bisakah Maruf Amin Tetap Sarungan Selama Tugas Menjadi Wapres?

News | Kamis, 04 Juli 2019 | 19:18 WIB

Wapres JK Minta Pimpinan KPK Berikutnya Tak Asal Tangkap Orang

Wapres JK Minta Pimpinan KPK Berikutnya Tak Asal Tangkap Orang

News | Kamis, 04 Juli 2019 | 15:04 WIB

Bertemu JK, Ma'ruf Amin: Dulu Sebagai Ketua MUI, Sekarang Wapres Terpilih

Bertemu JK, Ma'ruf Amin: Dulu Sebagai Ketua MUI, Sekarang Wapres Terpilih

News | Kamis, 04 Juli 2019 | 13:12 WIB

Terkini

Sering Picu Demo, 10 Undang-Undang Ini Tengah Dievaluasi oleh Kementerian HAM

Sering Picu Demo, 10 Undang-Undang Ini Tengah Dievaluasi oleh Kementerian HAM

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:05 WIB

Buntut Kasus Eks Jampidsus Febrie, Analis Desak Kapolri hingga Menhan Mundur Berjamaah

Buntut Kasus Eks Jampidsus Febrie, Analis Desak Kapolri hingga Menhan Mundur Berjamaah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:59 WIB

Bukan Candaan! Iseng Teror Bom Sekolah Saat MPLS, MY Terancam 20 Tahun Penjara

Bukan Candaan! Iseng Teror Bom Sekolah Saat MPLS, MY Terancam 20 Tahun Penjara

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:57 WIB

KPK Dalami Fakta Sidang soal Dugaan Aliran Uang Rp100 Juta ke Gus Miftah

KPK Dalami Fakta Sidang soal Dugaan Aliran Uang Rp100 Juta ke Gus Miftah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:54 WIB

Pembunuh Driver Ojol di Tangerang Ditangkap! Korban Ditusuk Saat Tidur di Basecamp

Pembunuh Driver Ojol di Tangerang Ditangkap! Korban Ditusuk Saat Tidur di Basecamp

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:43 WIB

Bawa Koper Pink Bertuliskan BAP, Penyidik Polri Datangi Gedung Bundar Kejagung

Bawa Koper Pink Bertuliskan BAP, Penyidik Polri Datangi Gedung Bundar Kejagung

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:11 WIB

Cegah Intervensi Politik, KPK Diminta Turun Tangan Awasi Kasus Makan Bergizi Gratis

Cegah Intervensi Politik, KPK Diminta Turun Tangan Awasi Kasus Makan Bergizi Gratis

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:03 WIB

Di DPR, Menkeu Purbaya Soroti Efisiensi APBN dan Tantangan Besar Program MBG

Di DPR, Menkeu Purbaya Soroti Efisiensi APBN dan Tantangan Besar Program MBG

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:59 WIB

Koalisi Perempuan Indonesia: Transisi Energi yang Adil Harus Melibatkan Perempuan Sejak Awal

Koalisi Perempuan Indonesia: Transisi Energi yang Adil Harus Melibatkan Perempuan Sejak Awal

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:50 WIB

LPSK Tolak JC Sony Sonjaya: Dianggap Pelaku Utama dan Belum Berkomitmen Kembalikan Aset Korupsi MBG

LPSK Tolak JC Sony Sonjaya: Dianggap Pelaku Utama dan Belum Berkomitmen Kembalikan Aset Korupsi MBG

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:47 WIB

×