Prabowo Minta Bahasa Prancis di Sekolah, JPPI: Belajar Bahasa Indonesia Saja Masih Susah

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:50 WIB
Prabowo Minta Bahasa Prancis di Sekolah, JPPI: Belajar Bahasa Indonesia Saja Masih Susah
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan keterangan pers di Istana Merdeka. (dok. KSP)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan kewajiban pembelajaran bahasa Prancis di seluruh jenjang sekolah saat kunjungan kenegaraan ke Prancis.
  • JPPI mengkritik rencana tersebut karena tidak relevan dengan kondisi krisis literasi dasar yang dialami siswa Indonesia.
  • Ubaid Matraji menilai kebijakan ini mengabaikan persoalan nyata dan tidak menyentuh akar permasalahan pendidikan nasional saat ini.

Suara.com - Permintaan Presiden Prabowo Subianto agar setiap sekolah belajar bahasa Prancis dikritik keras. Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menilai wacana itu tidak sejalan dengan kondisi riil pendidikan nasional yang masih menghadapi krisis literasi dasar.

Koordinator Nasional JPPI, Ubaid Matraji, mengatakan, jutaan anak Indonesia hingga kini masih mengalami kesulitan memahami bacaan dalam bahasa ibu maupun bahasa Indonesia.

“Jangankan fasih berbahasa Prancis atau Portugis, membaca dan memahami teks dalam bahasa ibu atau bahasa Indonesia saja jutaan anak kita masih kesulitan,” kata Ubaid kepada Suara.com, Jumat (29/5/2026).

Menurut dia, persoalan utama pendidikan Indonesia saat ini bukan penambahan bahasa asing baru, melainkan penyelamatan kualitas pembelajaran dasar.

“Kita sedang mengalami learning crisis (krisis pembelajaran) yang akut,” ujarnya.

Ubaid mengatakan hasil Programme for International Student Assessment (PISA) Indonesia selama ini menunjukkan kemampuan literasi siswa masih tertinggal.

Karena itu, ia menilai penambahan bahasa asing baru di tengah kondisi tersebut justru tidak menyentuh akar persoalan pendidikan nasional.

“Memaksakan bahasa asing baru di tengah karut-marut ini seperti memaksa orang yang sedang kelaparan untuk belajar tata krama meja makan ala Eropa,” tuturnya.

Ia pun menilai terdapat jurang besar antara wacana elite politik dengan realitas pendidikan di lapangan.

baca juga

“Ini menunjukkan adanya gap yang besar antara fantasi elite politik dengan realitas sosiologis di akar rumput,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan telah menginstruksikan agar bahasa Prancis dipelajari di semua tingkatan sekolah di Indonesia saat melakukan kunjungan ke Prancis.

Rencana itu dinilai sebagai langkah strategis untuk menghadapi perkembangan dunia di masa depan dan memperkuat hubungan bilateral.

Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Istana Élysée di Paris, Prancis, bersama Presiden Emmanuel Macron.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenlu Cuma Jadi Tukang Catat? Pakar Kritik Diplomasi 'One Man Show' Prabowo

Kemenlu Cuma Jadi Tukang Catat? Pakar Kritik Diplomasi 'One Man Show' Prabowo

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:36 WIB

Keluarga Korban Mei 98 Tagih Nyali Prabowo: Kami Lelah Diombang-ambing Bak Bola Pingpong

Keluarga Korban Mei 98 Tagih Nyali Prabowo: Kami Lelah Diombang-ambing Bak Bola Pingpong

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:02 WIB

Prabowo Wajibkan Belajar Bahasa Prancis di Sekolah, Sandhy Sondoro Ngakak

Prabowo Wajibkan Belajar Bahasa Prancis di Sekolah, Sandhy Sondoro Ngakak

Entertainment | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:37 WIB

Komisi X Bakal Minta Penjelasan Pemerintah Soal Kebijakan Prabowo Wajib Bahasa Prancis di Sekolah

Komisi X Bakal Minta Penjelasan Pemerintah Soal Kebijakan Prabowo Wajib Bahasa Prancis di Sekolah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:29 WIB

Sapi Kurban Presiden Prabowo: Berisik di Elite Tapi Justru Untungkan Alit

Sapi Kurban Presiden Prabowo: Berisik di Elite Tapi Justru Untungkan Alit

Opini | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:12 WIB

Pejabat hingga Presiden Harus Ingat! Kurban dari Anggaran Negara Tak Bisa Gantikan Kewajiban Pribadi

Pejabat hingga Presiden Harus Ingat! Kurban dari Anggaran Negara Tak Bisa Gantikan Kewajiban Pribadi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 10:02 WIB

Sapi Kurban APBN Rp100 Miliar: Saat Menkeu Mengaku Ketinggalan Info

Sapi Kurban APBN Rp100 Miliar: Saat Menkeu Mengaku Ketinggalan Info

Your Say | Jum'at, 29 Mei 2026 | 09:26 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×