Imigran Menggelandang di Kebon Sirih, Warga: Paham Aturan, Enggak Ribut

Rabu, 10 Juli 2019 | 14:58 WIB
Imigran Menggelandang di Kebon Sirih, Warga: Paham Aturan, Enggak Ribut
Para pencari suaka beraktivitas di trotoar sekitar Gedung Menara Ravindo, Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (4/7). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Imigran dari berbagai negara memenuhi trotoar jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Namun warga sekitar lokasi mengaku tidak terganggu karena tindakan para imigran tersebut.

Salah satu pemilik warung dekat lokasi, Ani (42) mengaku tidak keberatan dengan beberapa imigran yang membuka tenda dan menggelar tikar di dekat warungnya. Ia justru mengaku prihatin dengan kondisi para imigran tersebut.

"Enggak terganggu sih ya. Kasihan juga mereka soalnya," ujar Ani di Jalan Kebon Sirih, Rabu (10/7/2019).

Para pencari suaka beraktivitas di trotoar sekitar Gedung Menara Ravindo, Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (4/7). [Suara.com/Arief Hermawan P]
Para pencari suaka beraktivitas di trotoar sekitar Gedung Menara Ravindo, Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (4/7). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Menurut Ani, para imigran tersebut tidak pernah bertindak yang aneh-aneh seperti membuat keributan. Ani yang menjaga warungnya hingga pukul 01.00 WIB dini hari ini menyebut para imigran biasanya sudah tertidur di dalam tenda sejak pukul 10.00 atau 11.00 WIB.

"Pada ngerti aturan kayaknya sih. Enggak ada bikin ribut, paling kalau malam yang muda-muda ada beberapa begadang," jelas Ani.

Para pencari suaka beraktivitas di trotoar sekitar Gedung Menara Ravindo, Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (4/7). [Suara.com/Arief Hermawan P]
Para pencari suaka beraktivitas di trotoar sekitar Gedung Menara Ravindo, Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (4/7). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Ia bahkan kerap memberi potongan harga jika ada imigran yang membeli rokok. Rokok yang tiap dua batangnya dijual Rp 3000 itu terkadang dikurangi harganya jadi Rp 2000.

"Mereka kan beli rokok batangan, kadang yaudah enggak apa-apa Rp 2000. Kalau bungkusan enggak bisa dipotong kan untungnya sedikit," jelas Ani.

Salah seorang pejalan kaki, Hairul (28) mengaku sedikit terganggu karena banyak imigran yang tidur di sepanjang trotoar. Namun ia memakluminya karena ikut prihatin dengan kondisi para imigran.

"Terganggu ada sih sedikit kan trotoar buat jalan kaki. Tapi enggak apa-apa kasihan juga pasti mereka sebenarnya enggak mau," jelas Hairul.

Baca Juga: Baru Janji, Pencari Suaka di Kebon Sirih Belum Dipindah, Masih di Jalan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI