Pilpres Selesai, Ketua PA 212: Imam Kita yang di Makkah bukan Kartanegara

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Kamis, 11 Juli 2019 | 09:13 WIB
Pilpres Selesai, Ketua PA 212: Imam Kita yang di Makkah bukan Kartanegara
Ketua PA 212, Slamet Maarif di D'Consulate Resto, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (1/12/2018). [Duara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Ketua Persaudaraan Alumni atau 212, Slamet Ma'arif meminta mujahid 212 untuk tidak mendramatisir kekalahan Prabowo Subianto pada Pilpres 2019. Slamet mengajak para mujahid untuk kembali pada khittah memperjuangkan Islam dan keadilan.

Slamet menilai proses Pilpres 2019 telah selesai setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak seluruh gugatan sengketa buang diajukan Prabowo - Sandiaga Uno. Untuk itu, dia meminta para mujahid untuk tidak terlarut dengan persoalan itu.

"Ayolah pilpres kemarin sudah selesai, Prabowo sudah selesai. Jangan terlalu dihantui dengan persoalan itu terus," kata Slamet di Hotel Sofyan, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (10/7/2019).

Slamet mengingatkan bahwa imam besar mereka adalah Rizieq Shihab yang kekinian berada di Arab Saudi. Bukan Prabowo yang berdomisili di Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Jadi kalau anda masih ingin Prabowo jadi presiden, maaf, sudah selesai. Peluang itu sudah tidak ada. Dan saya ingin mengingatkan kepada alumni 212, bahwa imam kita bukan yang ada di Kertanegara, tapi yang ada di Makkah. Ini perlu dicatat oleh gerakan kita," katanya.

Slamet meminta kepada mujahid untuk kembali kepada khittah memperjuangkan Islam dan keadilan. Menurutnya, PA 212 berada di terlibat dalam politik di partai koalisi pendukung Prabowo semata-mata hanya menjadikannya sebagai alat kendaraan untuk perjuangan agama dan rakyat.

"Oleh karenanya perlu spirit 212 tidak boleh berhenti. Karena kemarin kita ikut dalam perpolitikan itu hanya sebagai alat perjuangan kita untuk agama dan rakyat. Kemarin itu partai-partai, BPN, Prabowo itu adalah alat kendaraan perjuangan saja untuk menegakan spirit 212," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rizieq Shihab Disebut Tak Lagi Punya Pengaruh, PA 212 Membela

Rizieq Shihab Disebut Tak Lagi Punya Pengaruh, PA 212 Membela

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 12:33 WIB

Ikuti Belitung Triathlon 2019, Target Sandiaga Uno Meleset

Ikuti Belitung Triathlon 2019, Target Sandiaga Uno Meleset

Sport | Minggu, 07 Juli 2019 | 17:35 WIB

Pakar Tata Negara : Derajat Konstitusional Putusan MK Sangat Tinggi

Pakar Tata Negara : Derajat Konstitusional Putusan MK Sangat Tinggi

News | Sabtu, 06 Juli 2019 | 07:22 WIB

PAN: Sandiaga Belum Beri Isyarat untuk Gabung

PAN: Sandiaga Belum Beri Isyarat untuk Gabung

News | Jum'at, 05 Juli 2019 | 09:57 WIB

Dinilai Belum Move On Pilpres, Gus Nadir Perang Argumen dengan Dahnil Anzar

Dinilai Belum Move On Pilpres, Gus Nadir Perang Argumen dengan Dahnil Anzar

News | Rabu, 03 Juli 2019 | 11:38 WIB

Terkini

Komnas Perempuan Minta Maaf, Akui Kasus Penyekapan Yuvita di Bandung Ekstrem dan Sadis!

Komnas Perempuan Minta Maaf, Akui Kasus Penyekapan Yuvita di Bandung Ekstrem dan Sadis!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:09 WIB

Susul Roy Suryo dan dr Tifa! Tiga Tersangka Kasus Fitnah Ijazah Jokowi Segera Diseret ke Kejaksaan

Susul Roy Suryo dan dr Tifa! Tiga Tersangka Kasus Fitnah Ijazah Jokowi Segera Diseret ke Kejaksaan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:52 WIB

Gudang di Cakung Terbakar Hebat, Damkar Berjibaku Hampir 5 Jam Jinakkan Api

Gudang di Cakung Terbakar Hebat, Damkar Berjibaku Hampir 5 Jam Jinakkan Api

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:09 WIB

Lawan Praperadilan Ketum Kesthuri, KPK: Status Tersangka Korupsi Haji Sah, Bukti Lebih dari Dua!

Lawan Praperadilan Ketum Kesthuri, KPK: Status Tersangka Korupsi Haji Sah, Bukti Lebih dari Dua!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:52 WIB

Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!

Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:50 WIB

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:34 WIB

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:21 WIB

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:10 WIB

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:00 WIB

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

×