Penahanan Pria Pengancam Penggal Kepala Jokowi Diperpanjang 30 Hari

Chandra Iswinarno
Penahanan Pria Pengancam Penggal Kepala Jokowi Diperpanjang 30 Hari
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. (Suara.com/Arga).

Perpanjangan masa penahanan terhadap Hermawan dilakukan setelah masa penahanannya berakhir pada Kamis (11/7/2019) kemarin.

Suara.com - Kepolisian memperpanjang masa penahanan tersangka pengancam penggal kepala Jokowi, Hermawan Susanto. Penahanan dilakukan untuk 30 hari kedepan.

"Ya perpanjangan pengadilan 30 hari ke depan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisiaris Besar Polisi Argo Yuwono kepada wartawab, Jumat (12/7/2019).

Perpanjangan masa penahanan terhadap Hermawan dilakukan setelah masa penahanannya berakhir pada Kamis (11/7/2019) kemarin.

Sebelumnya, polisi menetapkan Hermawan Susanto sebagai tersangka menyusul aksi pengancaman terhadap Jokowi.

Ancaman pemenggalan kepala Jokowi itu disampaikan Hermawan saat ikut berdemonstrasi di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jumat (10/5).

Dalam kasus ini, polisi akhirnya menangkap pemuda itu saat bersembunyi di rumah kerabatnya di kawasan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/5).

Atas perbuatannya itu, Hermawan dijerat Pasal 104 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP, Pasal 336 dan Pasal 27 Ayat 4 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik karena yang bersangkutan diduga melakukan perbuatan dugaan makar dengan maksud membunuh dan melakukan pengancaman terhadap presiden.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS