Spanduk Sambutan Kepala Desa Jadi Sorotan, 'Selipannya' Bikin Ngakak

Rendy Adrikni Sadikin

Jum'at, 12 Juli 2019 | 10:47 WIB
Spanduk Sambutan Kepala Desa Jadi Sorotan, 'Selipannya' Bikin Ngakak
Spanduk selamat datang untuk kepala desa yang viral. [Twitter]

Suara.com - Sebuah foto spanduk sambutan 'selamat datang' untuk seorang pejabat desa mendadak menjadi bahan perbincangan di media sosial.

Foto spanduk itu diunggah oleh pengguna akun jejaring sosial Twitter Marto Art @MartoArt, pada Kamis (11/7/2019).

Dalam foto itu, terlihat spanduk ucapan selamat datang yang diperuntukkan bagi Kepala Desa Kebon Agung, Mohamad Tarom.

Namun, ada 'kesalahan' yang terselip sehingga membuat warganet salah fokus. Di akhir kalimat, ada tulisan jenis huruf yang karib di telinga para desainer.

Ya, di akhir kalimat 'Kepala Desa Kebon Agung', tertera tulisan 'areal' (seharusnya Arial--RED). Sementara, di akhir kalimat, Bapak Moh Tarom, tertera tulisan 'Time New Roman' (seharusnya Times New Roman--RED).

Dalam cuitannya, akun @MartoArt menulis dialog imajiner antara desain grafis dan kliennya.

"Emoji wanita: Udahlah, kerjain aja seperti yang tadi gw jelasin. Kan dah gw kasih catatan revisi segala di desain kasar yang lu bikin?
Emoji pria: Oke mbak, langsung print banner ya?
Emosi wanita: Ya, dah mo dipasang ma yang pesen.
Emoji pria: Done!" cuit akun @MartoArt.

Spanduk selamat datang untuk kepala desa yang viral. [Twitter]
Spanduk selamat datang untuk kepala desa yang viral. [Twitter]

Tak pelak, unggahan tersebut viral dan dikomentari banyak warganet. Berikut komentar para warganet:

"Ya ampun mbah marto, desainnya kasar pasti S2 universitas tukang," cuit akun @akarfermentasi.

"Tapi fontnya Impact," kicau akun @rfnurdiansyah.

"Nah ini nih. Banner macam ini yang layak ditungguin sama pendukungnya. Bukan kayak yang dulu itu," @CiaWongkar.

"Arial woy," kicau akun @alfanuhayushida.

"LoL!" cuit akun @KopBam.

"Akibat minta desain gratis mentang-mentang teman," kicau akun @anothersidevs.

"Itu yang selamat datang kok nggak pakai jenis font? Beginilah kalo desain gratis, bukan desain grafis," cuit akun @hamzeOnly.

"Aku dari tadi udah liat, tapi baru nyadar lucunya di situ," kicau akun @Navisa_alfian.

"Lahhh salah tuh harusnya Arial dan Times New Roman. Bakal disuruh buat ulang tuh.. Wkkwkwk," cuit akun @tentorcabul.

"Baru sadar lucunya dimana setelah berungkali baca. Jadi itu desain kasarnya di dalam kurung adalah keterangan font yang dipakai lakok malah milu di ketik," cuit @hahahihuhehoo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raisa Tak Akan Unggah Wajah Anak di Instagram, Ternyata Ini Bahayanya

Raisa Tak Akan Unggah Wajah Anak di Instagram, Ternyata Ini Bahayanya

Health | Kamis, 11 Juli 2019 | 19:00 WIB

Tak Mudah, Ini Deretan Challenge Jari Tangan Terpopuler di Media Sosial

Tak Mudah, Ini Deretan Challenge Jari Tangan Terpopuler di Media Sosial

Tekno | Rabu, 10 Juli 2019 | 19:56 WIB

Kocak, Begini Cara Minum Bubble Tea Menyehatkan ala Warganet

Kocak, Begini Cara Minum Bubble Tea Menyehatkan ala Warganet

Lifestyle | Rabu, 10 Juli 2019 | 18:58 WIB

Twitter Akan Hapus Tweet Ujaran Kebencian Kelompok Agama

Twitter Akan Hapus Tweet Ujaran Kebencian Kelompok Agama

Tekno | Rabu, 10 Juli 2019 | 14:54 WIB

Pengadilan Banding: Blokir Pengguna Twitter, Trump Langgar Konstitusi AS

Pengadilan Banding: Blokir Pengguna Twitter, Trump Langgar Konstitusi AS

Tekno | Rabu, 10 Juli 2019 | 00:05 WIB

Terkini

Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia, Erick Thohir Kirim Pesan Penting untuk Skuad Garuda

Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia, Erick Thohir Kirim Pesan Penting untuk Skuad Garuda

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:25 WIB

Geledah BPN Jatim, KPK Temukan Sejumlah Rekening Tempat Penampungan Uang Setoran

Geledah BPN Jatim, KPK Temukan Sejumlah Rekening Tempat Penampungan Uang Setoran

News | Senin, 28 September 2026 | 16:23 WIB

Indonesia Geser China, Kini Jadi Produsen Nikel Olahan Terbesar Dunia

Indonesia Geser China, Kini Jadi Produsen Nikel Olahan Terbesar Dunia

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:23 WIB

5 Sneakers Empuk Terbaik untuk Aktivitas Sehari-hari: Merek Lokal hingga Internasional

5 Sneakers Empuk Terbaik untuk Aktivitas Sehari-hari: Merek Lokal hingga Internasional

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 16:20 WIB

Di Tanah Lada: Apakah Mati Jadi Jalan Keluar Terbaik untuk Ava?

Di Tanah Lada: Apakah Mati Jadi Jalan Keluar Terbaik untuk Ava?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 16:20 WIB

Profesi Unik 'Ghostwriter' Aplikasi Kencan: Dibayar Mahal Cuma Buat Balas Chat Cari Jodoh!

Profesi Unik 'Ghostwriter' Aplikasi Kencan: Dibayar Mahal Cuma Buat Balas Chat Cari Jodoh!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 16:18 WIB

PETI Kembali Marak di Sangihe, TMS Masih Tunggu Izin Operasi dari ESDM

PETI Kembali Marak di Sangihe, TMS Masih Tunggu Izin Operasi dari ESDM

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:16 WIB

Siswa Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang, Wali Murid Beri Pesan Tegas ke Gibran

Siswa Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang, Wali Murid Beri Pesan Tegas ke Gibran

Jawa Tengah | Senin, 28 September 2026 | 16:16 WIB

Soroti RUU Perampasan Aset, Pakar Ingatkan Kerugian Bisnis Belum Tentu Pidana

Soroti RUU Perampasan Aset, Pakar Ingatkan Kerugian Bisnis Belum Tentu Pidana

News | Senin, 28 September 2026 | 16:15 WIB

Negara Miskin Jadi yang Terakhir Rasakan Manfaat Net Zero: Kenapa?

Negara Miskin Jadi yang Terakhir Rasakan Manfaat Net Zero: Kenapa?

News | Senin, 28 September 2026 | 16:14 WIB

×