Penetapan Ombilin Jadi Warisan Dunia Disambut Positif Tokoh Adat dan Agama

Chandra Iswinarno

Sabtu, 13 Juli 2019 | 09:11 WIB
Penetapan Ombilin Jadi Warisan Dunia Disambut Positif Tokoh Adat dan Agama
Salah satu ikon Kota Sawahlunto. [Antara]

Suara.com - Penetapan tambang batu bara Ombilin sebagai warisan budaya dunia (heritage world) oleh UNESCO mencapa apresiasi dan dukungan dari pemangku adat dan agama di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat.

Ketua Lembaga Kerapatan Adat dan Alam Minangkabau (LKAAM) Sawahlunto Adi Muaris Khatib Kayo mengatakan adat dan budaya harus semakin dijaga dan dilestarikan, karena kekayaan sejarah dan budaya itulah UNESCO menganugerahi Sawahlunto sebagai warisan budaya dunia.

Menurutnya adat dan agama, sebagai kekayaan tidak ternilai di Sawahlunto, juga menjadi tameng kuat agar masyarakat Sawahlunto tidak terkontaminasi efek negatif budaya asing yang masuk dari jalur pariwisata, yang bakal menggeliat menyusul penetapan warisan dunia UNESCO tersebut.

"UNESCO saja mengakui budaya kita, pengunjung wisatawan yang datang nanti juga, selain melihat destinasi, mereka juga penasaran dengan sejarah dan budaya Sawahlunto. Karena itu, maka jangan sampai kita sendiri di sini yang acuh, yang meninggalkan budaya kita," ujarnya seperti dilansir Antara di Sawahlunto, Sabtu (13/7/2019).

Tentang budaya yang tetap terjaga di tengah ramainya pariwisata, Adi mencontohkan masyarakat di Bali yang tetap bisa komitmen menjaga dan melestarikan budayanya.

"Saya lihat, kita bisa mencontoh pada masyarakat Bali soal mempertahankan budaya ini. Di Bali, kalau pariwisata jelas sangat hebat, namun yang membuat kita kagum, budaya asli masyarakat di sana tetap asri lestari dan terjaga," katanya.

Hal seperti itulah, katanya, yang harus diterapkan di Sawahlunto sehingga kunjungan pariwisata bakal meningkat, namun masyarakat harus siap komitmen menjaga dan melestarikan budaya lokal yang sangat kaya dan unik.

Ia menyatakan bahwa seluruh unsur "niniak mamak" siap mendukung warisan budaya dunia dari UNESCO di Sawahlunto ini. Untuk itu, ia juga meminta Pemkot Sawahlunto untuk selalu menjalin koordinasi dengan para pemangku adat dan agama.

"Tentu yang merumuskan sampai mengeksekusi kebijakan, apakah itu program atau pembangunan fisik, adalah Pemkot. Sementara kami, siap membantu dalam memberikan pertimbangan maupun arahan - arahan sesuai adat, agama dan budaya," kata Adi Muaris.

baca juga

Senada dengan Adi Muaris, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sawahlunto Darmuis menyebut status yang ditetapkan tambang Ombilin sebagai warisan dunia harus dimanfaatkan untuk hal-hal kebaikan yang terbawa.

"Status warisan dunia dari UNESCO ini kan menyangkut pelestarian sejarah dan budaya pertambangan batubara Ombilin maupun Sawahlunto secara umum. Dalam Islam, menjaga dan melestarikan sejarah juga dianjurkan," katanya.

"Sebab sejarah itu mengandung ibroh (pelajaran) yang harus menjadi renungan kita. Sebab hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, salah satu pengingat tentang hari kemarin ya dari sejarah itu," katanya.

Sementara menyambut bakal meningkatnya kunjungan wisatawan sebagai dampak langsung dari status warisan dunia itu, ia mengingatkan agar dalam menyambut tamu, maka sesuai panduan Islam dalam menyambut tamu, masyarakat diajak untuk saling hormat-menghormati.

"Wisatawan itu adalah tamu kita. Dalam agama kita sudah diajarkan bagaimana ramah tamah dan penghormatan menyambut tamu. Selagi masih dalam kewajaran dan mereka juga menghormati, menghargai kita maka tentu kita juga wajib memberikan penghormatan dan penghargaan," kata Darmuis.

Sementara, Walikota Sawahlunto Deri Asta mengucapkan terima kasih atas dukungan dari pemangku adat dan agama bagi pengakuan warisan dunia dari UNESCO pada Sawahlunto itu.

Ia juga menyatakan bahwa pemkot pasti akan selalu mendengarkan pertimbangan dan arahan dari para pemangku adat dan agama dalam merumuskan maupun menjalankan serta mengevaluasi kebijakan terkait. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Sembarangan, Ini Kriteria Situs Warisan Dunia UNESCO

Tak Sembarangan, Ini Kriteria Situs Warisan Dunia UNESCO

Lifestyle | Kamis, 11 Juli 2019 | 14:42 WIB

Sumbar Bakal Ajukan Rendang Jadi Warisan Budaya Dunia

Sumbar Bakal Ajukan Rendang Jadi Warisan Budaya Dunia

News | Senin, 08 Juli 2019 | 22:06 WIB

Penuh Pesona, Potret Sawahlunto dan 6 Situs Warisan Budaya UNESCO Terbaru

Penuh Pesona, Potret Sawahlunto dan 6 Situs Warisan Budaya UNESCO Terbaru

Lifestyle | Senin, 08 Juli 2019 | 12:31 WIB

Kawasan Tambang Ombilin Sawahlunto Resmi Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO

Kawasan Tambang Ombilin Sawahlunto Resmi Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO

Lifestyle | Sabtu, 06 Juli 2019 | 18:02 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×