Warga Sebut Pemerintah Diam-diam Tempatkan Imigran ke Gedung Eks Kodim

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Minggu, 14 Juli 2019 | 14:21 WIB
Warga Sebut Pemerintah Diam-diam Tempatkan Imigran ke Gedung Eks Kodim
Suasana tempat pengungsian imigran pencari suaka di gedung bekas Kodim di Kalideres, Jakarta Barat. (Suara.com/Novian Ardiansyah)

Suara.com - Mayoritas warga di kompleks Daan Mogot Baru ramai-ramai menolak keberadaan imigran pencari suaka yang kini ditempatkan di eks gedung Kodim, Kalideres, Jakarta Barat.

Penolakan tersebut disampaikan langsung melalui spanduk yang dipasang di sejumlah titik di area kompleks.

Jantoni selaku Ketua RT 005 RW 17 Kompleks Daan Mogot Baru mengatakan, mayoritas warga bahkan tidak tahu jika eks gedung Kodim yang berada di dalam kompleks tersebut bakal dijadikan tempat pengungsian bagi imigran pencari suaka.

Menurut dia, awalnya, warga mengira gedung tersebut bakal digunakan oleh pihak Kodim. Hal itu karena pada sehari sebelum kedatangan imigran, anggota PPSU terlihat sedang berbebah di gedung tersebut.

"Pada hari pertama kali terjadi hari Rabu (10/7) sore tiba-tiba datang dari petugas pemerintah seperti PPSU, Satpol PP, petugas kelurahan, petugas kecamatan. Instansi pemerintah jam 3 sore dikerjain, satu hari selesai," kata Jantoni di Kompleks Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (14/7/2019).

"Masyarakat pertama gak tau dikira Kodim Grogol pindah ke sini. Masyarakat sudah seneng. Tapi ternyata malam hari baru tahu kalau itu buat pengungsi, besoknya baru pengungsi masuk ke situ," katanya.

Mengetahui eks gedung Kodim bakal dijadikan tempat mengungsi para imigran, Jantoni beserta warga kemudian menanyakan perihal siapa yang memberi instruksi. Namun pertanyaan tersebut tidak bisa dijawab detail oleh para petugas yang tengah berbenah di lokasi.

Karena itu pula, Jantoni mengatakan, bahwa ia dan warga merasa tidak tahu menahu dan tidak diajak koordinasi sebelumnya ihwal penempatan imigran di eks gedung Kodim. Ia merasa bahwa pemindahan imigran dari Kebon Sirih ke Kalideres dilakukan tidak transparan.

"Saya pribadi iya. Karena masyarakat gak tahu," kata Jantoni.

baca juga

Sebelumnya, Jantoni mengatakan bahwa pemasangan spanduk penolakan merupakan inisitatif dari warga yang mayoritas menolak keberadaan imigran pengungsi.

Jantoni berujar, warga menolak keberadaan imigran lantaran dinilai dapat mengganggu ketertiban dan kenyamanan di lingkungannya. Apalagi, kata Jantoni, penempatan imigran ke gedung eks Kodim tanpa sepengetahuan ia dan warga lainnya.

Ia menambahkan, gedung eks Kodim yang bersebelahan dengan sekolah Dian Harapan juga menjadi salah satu alasan warga menolak imigran. Pasalnya, kata Jantoni, keberadaan imigran yang kerap keluar hingga ke jalan dapat mengganggu aktivitas warga maupun sekolah.

"Pasti ganggu, masalahnya waktu hari pertama sudah ada warga yang naik mobil diketuk-ketuk. Katanya cuma di dalem tapi pada keluar. Malah ada yang duduk dan tidur di emperan ruko. Saya bisa ngomong karena kontrol dan lihat sendiri," ujar Jantoni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Warga Tolak Keberadaan Imigran di Gedung Eks Kodim Daan Mogot

Alasan Warga Tolak Keberadaan Imigran di Gedung Eks Kodim Daan Mogot

News | Minggu, 14 Juli 2019 | 14:06 WIB

Dipindah ke Gedung Eks Kodim, Imigran Merasa Lebih Nyaman, Tapi...

Dipindah ke Gedung Eks Kodim, Imigran Merasa Lebih Nyaman, Tapi...

News | Minggu, 14 Juli 2019 | 12:38 WIB

Kemenlu Minta UNHCR Tanggung Jawab Soal Imigran Pencari Suaka

Kemenlu Minta UNHCR Tanggung Jawab Soal Imigran Pencari Suaka

News | Jum'at, 12 Juli 2019 | 18:55 WIB

Jumlah Imigran Terus Bertambah, Dinas Sosial DKI: Sudah Lebih 1.100 Orang

Jumlah Imigran Terus Bertambah, Dinas Sosial DKI: Sudah Lebih 1.100 Orang

News | Jum'at, 12 Juli 2019 | 16:38 WIB

Pencari Suaka di Kebon Sirih, DMI: Sudah Ditangani Imigrasi dan Kemensos

Pencari Suaka di Kebon Sirih, DMI: Sudah Ditangani Imigrasi dan Kemensos

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 22:02 WIB

Terkini

Profil Alvin Tedjo, Wali Kota Mississauga Kanada Keturunan Indonesia

Profil Alvin Tedjo, Wali Kota Mississauga Kanada Keturunan Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:08 WIB

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:05 WIB

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:03 WIB

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:00 WIB

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

×