- Alvin Tedjo menang pemilihan Wali Kota Mississauga, Kanada, pada 26 Oktober 2026 dengan perolehan suara 39,2 persen.
- Ia mencetak sejarah sebagai politisi keturunan Indonesia pertama yang menjabat sebagai wali kota di wilayah Kanada.
- Alvin Tedjo dijadwalkan mulai resmi menjabat sebagai Wali Kota Mississauga pada tanggal 15 November 2026 mendatang.
Suara.com - Alvin Tedjo resmi terpilih sebagai Wali Kota Mississauga, Ontario, Kanada, dalam pemilihan umum tingkat kota yang digelar pada 26 Oktober 2026. Ia mengalahkan petahana Carolyn Parrish dan mantan wali kota Bonnie Crombie dengan perolehan suara sekitar 74.479 atau sekitar 39,2 persen.
Kemenangan ini menandai sejarah baru karena Alvin menjadi politisi keturunan Indonesia pertama yang terpilih sebagai wali kota di sebuah kota di Kanada. Tak sedikit yang penasaran dengan profil Alvin Tedjo, pria berusia 43 tahun yang sukses menjadi wali kota di Kanada.
Profil Alvin Tedjo
![Politisi keturunan Indonesia, Alvin Tedjo memenangkan pemilihan wali kota Mississauga, Kanada, setelah mengalahkan petahana Carolyn Parrish dan mantan wali kota Bonnie Crombie. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/27/98295-alvin-tedjo.jpg)
Alvin Tedjo hijrah ke Kanada ketika masih berusia empat tahun. Ia bersama keluarganya menetap di Mississauga, tempat ia tumbuh, bersekolah, membangun karier, serta membesarkan keluarganya sendiri bersama istri, Rebecca, dan tiga anak mereka.
Ayahnya, Dr. Anto Tedjo, berasal dari Padang, Sumatera Barat, sementara keluarganya memiliki latar belakang Tionghoa-Indonesia.
Sebelum meraih jabatan tertinggi di kota tersebut, Alvin menjabat sebagai anggota dewan kota (councillor) untuk Ward 2 sejak 2022, yang mencakup wilayah Clarkson, Lorne Park, Sheridan Homelands, dan sekitarnya. Ia juga aktif di Dewan Regional Peel.
Pengalaman politiknya sebelumnya mencakup pencalonan sebagai kandidat Partai Liberal Ontario pada 2018 dan upaya masuk dalam kontestasi kepemimpinan partai tersebut.
Latar belakang pendidikan Alvin cukup solid. Ia menempuh studi di Queen’s University, Kingston, Ontario, dengan gelar Bachelor of Arts di bidang ilmu politik, kemudian melanjutkan ke Harvard University untuk meraih gelar master di bidang desain media digital.
Sebelum terjun penuh ke politik lokal, ia berkarier di bidang komunikasi, hubungan masyarakat, dan hubungan pemerintah, termasuk di Sheridan College serta Toronto Metropolitan University, serta pernah bekerja di pemerintahan provinsi Ontario.
Alvin sering menekankan bahwa kisah hidupnya di Mississauga dimulai sejak kecil. Orang tuanya datang dari belahan dunia lain demi mencari kehidupan yang lebih baik. Ia sendiri kemudian memilih menetap dan membesarkan keluarga di kota yang sama.
Dalam kampanye, ia menjanjikan fokus pada keterjangkauan biaya hidup, pembekuan pajak properti residensial setidaknya selama dua tahun, pembekuan permanen bagi lansia yang memenuhi syarat, serta peningkatan keamanan komunitas.
Sebagai anggota dewan, Alvin diklaim telah mendorong beberapa kebijakan, antara lain transportasi umum gratis bagi anak-anak, kemudahan pembangunan hunian, perluasan ruang terbuka hijau, taman anjing, jalur pejalan kaki, perluasan opsi penampungan bagi tunawisma, dukungan terhadap bank makanan, legalisasi street hockey, serta dukungan terhadap penurunan pajak di beberapa kesempatan.
Ia juga aktif di berbagai komite kota dan regional yang menangani audit, anggaran, perencanaan, keberagaman, serta kesehatan.
Kemenangan 2026 merupakan kebangkitan setelah sebelumnya kalah di pemilihan sela (byelection) 2024 yang dimenangkan Parrish. Saat itu Alvin finis di posisi kedua.
Popularitasnya kemudian naik secara konsisten selama kampanye 2026, di tengah perhatian media yang sempat lebih terfokus pada persaingan antara Parrish dan Crombie.
Tingkat partisipasi pemilih juga tercatat lebih tinggi dibandingkan pemilihan sebelumnya, yang menurut Alvin mencerminkan keinginan warga akan perubahan dan gagasan baru.
Alvin dijadwalkan resmi menjabat mulai 15 November 2026. Ia disebut sebagai wali kota keempat dalam hampir setengah abad di Mississauga. Di tengah tantangan biaya hidup dan keamanan yang dihadapi warga, platformnya yang menekankan energi baru dan pendekatan berbeda diharapkan membawa perubahan di balai kota.
Sebagai putra imigran yang tumbuh di Mississauga, perjalanan Alvin Tedjo dari anggota dewan periode pertama hingga memimpin salah satu kota besar di kawasan Greater Toronto Area menjadi cerita inspiratif bagi komunitas diaspora Indonesia di luar negeri.