Mengamuk Gegara Diva Dibawa Jalan, Afdillah Malah Tewas Ditusuk Pemuda

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 16 Juli 2019 | 13:24 WIB
Mengamuk Gegara Diva Dibawa Jalan, Afdillah Malah Tewas Ditusuk Pemuda
Polrestabes Medan saat merilis kasus penusukan pemuda. (Medanheadlines.com).

Suara.com - Seorang pemuda bernama Afdillah tewas bersimbah darah setelah ditusuk lima pelaku di Jalan Gajah Mada Medan, Sumatra Utara. Terkait kasus pembunuhan tersebut, polisi telah meringkus dua dari lima pelaku penusukan pada Minggu (14/7/2019).

Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengatakan, dua pelaku yang sudah diringkus yakni seorang pelajar berinisial YY (17) dan seorang mahasiswa berinisial F (19).

“Kedua pelaku masih berstatus pelajar dan mahasiswa. Usai membunuh, keduanya juga membawa kabur sepeda motor Honda Scoopy BK 6470 AID yang dikendarai korban,” kata Dadang seperti dilansir dari Medanheadlines.com--jaringan Suara.com, Selasa (16/7/2019).

Dadang menjelaskan, peristiwa penikaman tersebut terjadi pada Minggu (7/7) dinihari di Jalan Gajah Mada Medan. Sedangkan motif pembunuhannya diduga karena faktor cemburu ketika korban melihat para pelaku membawa wanita gadis remaja bernama Dipo alias Diva Nasution.

“Sebelum kejadian, korban dan teman wanitanya bernama Dipo atau Diva Nasution berkomunikasi dan janji jumpa di warkop (warung kopi) Jalan Sei Bahorok,” ujar Dadang.

Ketika berjumpa, Diva diantarkan para pelaku dengan menumpangi mobil Avanza. Diduga, cemburu lantaran Diva bersama laki-laki di dalam mobil, Afdillah lantas mengamuk. Korban kemudian mendatangi para pelaku di dalam mobil dan percekcokan pun tak terhindari.

"Merasa tidak enak dengan pemilik warkop, korban dan para pelaku pindah ke Jalan Gajah Mada Medan," terangnya.

Keributan pun kembali terjadi setelah korban dan para palaku berpindah lokasi. YY yang tak senang ditantang lalu mengeluarkan sebilah pisau dan langsung menikam tubuh korban sebanyak tiga kali.

"Melihat korban rubuh, pelaku F kemudian mengambil sepeda motor korban. Jadi, selain pembunuhan mereka juga melakukan perampokan,” jelas Dadang.

Atas perbuatannya, lanjut Dadang, YY dan F dijerat dengan Pasal 338, 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun kurungan penjara. Polisi juga masih mengembangkan kasus ini untuk meringkus rekan mahasiwa yang terlibat dalam penganiayaan terhadap korban.

"Ada tiga pelaku yang diburon,” pungkas Dadang

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Penusukan di Karaoke Akhirnya Meninggal

Korban Penusukan di Karaoke Akhirnya Meninggal

News | Selasa, 11 Juli 2017 | 23:49 WIB

Ciri-ciri Pelaku Penusukan Anggota Paspampres Sudah Diketahui

Ciri-ciri Pelaku Penusukan Anggota Paspampres Sudah Diketahui

News | Jum'at, 28 April 2017 | 13:32 WIB

Motif Penusukan Anggota Paspamres Tak Terkait Institusi

Motif Penusukan Anggota Paspamres Tak Terkait Institusi

News | Rabu, 26 April 2017 | 12:51 WIB

Begini Cara Komunitas NTT Pulihkan Korban Penusukan Anak SD

Begini Cara Komunitas NTT Pulihkan Korban Penusukan Anak SD

News | Minggu, 18 Desember 2016 | 13:16 WIB

Polisi Tangani Kasus Penusukan Warga Korsel

Polisi Tangani Kasus Penusukan Warga Korsel

News | Sabtu, 07 November 2015 | 13:04 WIB

Terkini

Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot

Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot

News | Kamis, 09 April 2026 | 23:08 WIB

Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir

Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:49 WIB

Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam

Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:49 WIB

DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global

DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:06 WIB

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:51 WIB

Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai

Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:29 WIB

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:19 WIB

Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral

Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:12 WIB

Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus

Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:07 WIB

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:00 WIB