Perebutan Kursi Ketua MPR, SBY Akan Lobi Ketua Umum Partai

Senin, 22 Juli 2019 | 15:39 WIB
Perebutan Kursi Ketua MPR, SBY Akan Lobi Ketua Umum Partai
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan selesai menggelar pertemuan malam ini, Rabu (25/7/2018). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono disebut akan melakukan lobi-lobi untuk mengincar kursi Ketua MPR. Demokrat ingin kadernya menduduki kursi ketua MPR.

Hal itu dinyatakan Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Syarief Hasan. Syarief Hasan mengatakan partainya telah menyiapkan kader untuk menjadi Ketua MPR. Bahkan dirinya mengungkit kebersamaan Demokrat dan PDI Perjuangan memimpin lembaga legislatif periode 2009-2014.

"Saya pikir sudah dipikirkan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk posisi Ketua MPR, tinggal menunggu waktu yang tepat lakukan lobi-lobi antar-fraksi dan lobi antar-ketua umum partai," kata Syarief Hasan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (22/7/2019).

Demokrat pernah 10 tahun di pemerintahan sehingga memiliki banyak kader yang mampu mengisi kursi Ketua MPR dan bekerja sama dengan partai lain. Namun Syarief enggan mengungkapkan nama-nama kader Demokrat yang potensial menjadi Ketua MPR, karena sudah ada di tangan SBY.

"Kami sebenarnya memang ingin (kursi Ketua MPR RI), namun kami menunggu perkembangannya," ujarnya.

Syarief juga mengungkit kedekatan yang terjalin antara Demokrat dengan PDIP di legislatif periode 2009-2014, saat itu Ketua DPR dijabat Marzukie Ali dari Partai Demokrat dan Ketua MPR dijabat Taufik Kiemas dari PDIP.

Menurut dia, Partai Demokrat punya sejarah dekat dengan PDIP, yaitu pada tahun 2009 ketika Demokrat sebagai pemenang pemilu, kemudian PDIP sebagai oposisi, terjadi kesepakatan.

"Dan deal itu di politik itu sangat bagus buat bangsa dan negara, pada saat itu," katanya.

Syarief menyebut masa tersebut, antara PDIP dan Demokrat penuh dengan kemesraan dan apabila terjadi pengulangan sejarah pada periode saat ini, itu baik untuk bangsa Indonesia.

Baca Juga: Temui Surya Paloh di DPP Nasdem, Ketum PKB: Belum Bahas Posisi Ketua MPR

Karena itu dia menegaskan bahwa Demokrat sangat siap apabila diajak bergabung dalam sistem paket pimpinan MPR bersama PDIP karena kedua partai memiliki sejarah panjang bersama di pimpinan parlemen.

"Sangat siap, sangat siap. Kita kan sudah berpengalaman dalam PDIP, jadi saya pikir itu sejarah yang betul-betul patut menjadi pelajaran bagi kita bahwa kalau kita berkolaborasi dengan baik, saya pikir bangsa ini akan lebih bagus ke depan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI