Mengenal Makna Mendalam di Balik Sakitnya Tato Wajah Suku Atayal

Dany Garjito, Amertiya Saraswati

Kamis, 25 Juli 2019 | 17:00 WIB
Mengenal Makna Mendalam di Balik Sakitnya Tato Wajah Suku Atayal
Tato Wajah Suku Atayal (Wikimedia Commons)

Suara.com - Bagi suku-suku pedalaman, memiliki tato bukanlah sekadar tren atau pelengkap fashion semata. Banyak dari suku-suku ini yang menato tubuh mereka sebagai bagian dari budaya maupun ciri khas.

Salah satunya adalah suku Atayal, sebuah suku pribumi yang dulu terkenal sebagai pemburu kepala sekaligus memiliki tradisi menato wajah.

Dikutip dari laman Culture Trip, tato wajah merupakan salah satu budaya penting yang sudah ada sejak 1.400 tahun lalu di Suku Atayal.

Di suku ini, tato wajah memiliki makna mendalam sekaligus sebagai pembeda antarsuku. Bahkan, tato wajah juga dapat menggambarkan kedudukan sosial seseorang di dalam suku tersebut.

Tradisi tato wajah sendiri awalnya ada sebagai proses menuju kedewasaan di suku Atayal.

Tato Wajah Suku Atayal (instagram.com/arteepower)
Tato Wajah Suku Atayal (instagram.com/arteepower)

Bagi kaum lelaki, mereka harus menunjukkan bahwa mereka mampu berburu dan mendapatkan kepala musuh sebelum diberi tato.

Para lelaki juga harus mendapatkan tato tersebut dalam rentang umur 5 sampai 15 tahun agar dapat diterima sebagai pria sejati.

Sementara bagi perempuan, menenun adalah kemampuan utama yang harus dimiliki sebelum mendapat tato.

Maka, tidak heran jika kaum perempuan yang tidak memiliki tato wajah tidak diperbolehkan untuk menikah. Ini karena kemampuan mereka dalam menenun dianggap kurang.

baca juga

Tak hanya itu, kewajiban mereka untuk mendapat tato wajah agar menjadi dewasa juga berarti proses yang menyakitkan.

Berbeda dengan proses pembuatan tato modern, tato wajah suku Atayal dibuat dengan cara tradisional dan tanpa perawatan medis.

Bahkan, beberapa generasi tua suku Atayal mendeskripsikan pengalaman menato wajah tersebut sebagai sesuatu yang "lebih parah dari kematian".

Proses menato sendiri dapat berlangsung selama 10 jam lamanya, terlebih bagi kaum perempuan yang memiliki detail tato rumit.

Meski begitu, semakin rumit tato seseorang, maka semakin banyak tanggung jawab mereka dan semakin tinggi pula kedudukannya di dalam hierarki sosial.

Tato Wajah Suku Atayal (youtube.com/Taiwan News)
Tato Wajah Suku Atayal (youtube.com/Taiwan News)

Tradisi tato wajah ini sendiri awalnya bermula ketika banyak gadis-gadis suku Atayal mendadak meninggal.

Namun, salah seorang gadis saat itu bermimpi jika dirinya bertemu dewa yang menjelaskan bahwa kematian mendadak bisa dicegah dengan cara menato wajah.

Sejak saat itulah, suku Atayal pun menato wajah mereka dan kematian misterius yang terjadi dikisahkan ikut berhenti.

Sayangnya, tradisi menato wajah ini tak lagi berlaku bagi generasi muda suku Atayal karena mereka memilih untuk menjalani gaya hidup modern.

Di sisi lain, generasi tua suku Atayal masih berusaha untuk mencoba menghidupkan tradisi tato wajah ini kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Drama Perkara Busi: Jangan Suruh Orang Beli Suku Cadang Tanpa Catatan Spesifik!

Drama Perkara Busi: Jangan Suruh Orang Beli Suku Cadang Tanpa Catatan Spesifik!

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:21 WIB

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:40 WIB

Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei, Kisah Mantan PMI Tati Purwanti yang Bertumbuh Bersama BRI

Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei, Kisah Mantan PMI Tati Purwanti yang Bertumbuh Bersama BRI

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 19:46 WIB

Toyota Garap Strategi Baru Kejar Laba di Luar Penjualan Mobil

Toyota Garap Strategi Baru Kejar Laba di Luar Penjualan Mobil

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 13:05 WIB

Diduga Terlibat Aksi Penipuan Daring, Imigrasi Pontianak Ciduk 31 WNA Asal Malaysia dan Taiwan

Diduga Terlibat Aksi Penipuan Daring, Imigrasi Pontianak Ciduk 31 WNA Asal Malaysia dan Taiwan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 11:53 WIB

Dukung PMI Luar Negeri, BRI Taiwan Sabet Penghargaan di Anugerah Inovasi Indonesia 2026

Dukung PMI Luar Negeri, BRI Taiwan Sabet Penghargaan di Anugerah Inovasi Indonesia 2026

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 15:04 WIB

Modal Asing Kembali ke Indonesia, Investor: Asal Jangan Cuma Omon-omon

Modal Asing Kembali ke Indonesia, Investor: Asal Jangan Cuma Omon-omon

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 12:46 WIB

Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan

Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan

News | Jum'at, 04 September 2026 | 12:09 WIB

Tato Bukan Lagi Penghalang, Mengapa TNI Kini 'Buka Pintu' Lebar untuk Suku Dayak?

Tato Bukan Lagi Penghalang, Mengapa TNI Kini 'Buka Pintu' Lebar untuk Suku Dayak?

News | Kamis, 03 September 2026 | 18:49 WIB

3 Warga SAD Jadi Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI di Jambi, Polisi: Proses Sesuai Hukum

3 Warga SAD Jadi Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI di Jambi, Polisi: Proses Sesuai Hukum

News | Kamis, 03 September 2026 | 18:40 WIB

Terkini

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

×