Potret Pekerjaan Unik di KAA 1955, Pengedar Lilin hingga Pengangkut Kertas

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 26 Juli 2019 | 14:13 WIB
Potret Pekerjaan Unik di KAA 1955, Pengedar Lilin hingga Pengangkut Kertas
Gadis pengedar lilin di KAA 1955 (Twitter/ @potretlawas)

Suara.com - Konferensi Asia Afrika (KAA) pada 1955 menjadi tonggak sejarah bagi negara-negara di Asia dan Afrika, yang melawan dominasi kolonialisme dan penjajahan Barat saat itu.

Di lain sisi, KAA pertama yang digelar di Bandung ini juga mampu membuka banyak pekerjaan baru dadakan yang terbilang cukup unik.

Akun Twitter @potretlawas membagikan sejumlah potret pekerjaan unik selama (KAA) berlangsung. Salah satu pekerjaan unik yang menjadi sorotan adalah gadis pengedar lilin.

Sepanjang konferensi yang dihelat selama sepekan mulai 18 hingga 24 April 1955 itu, ada sejumlah gadis yang bertugas mengedarkan lilin di tengah para tamu besar berbagai negara.

Mereka membawa nampan berisi sebatang lilin hidup dan sekotak rokok untuk ditawarkan ke para tamu yang hadir.

Penampilan gadis-gadis pengedar lilin ini terlihat begitu anggun. Mereka mengenakan kebaya dan kain batik dengan rambut disanggul.

"Kerjanya memutarkan lilin dan kotak rokok memang remeh, namun bukan berarti tak layak diingat sama sekali," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Jumat (26/7/2019).

Gadis pengedar lilin di KAA 1955 (Twitter/ @potretlawas)
Gadis pengedar lilin di KAA 1955 (Twitter/ @potretlawas)

Tak hanya itu, profesi lain yang tak bisa dianggap remeh dalam suksesnya KAA adalah para pengangkut kertas sidang. Sejumlah pemuda bertugas untuk mengangkut setumpukan kertas-kertas persidangan.

Tanpa jasa para pengangkut kertas sidang, bisa saja jalannya KAA akan tersendat. Meski tampak sepele, namun pekerjaan ini sangat penting.

baca juga
Pengangkut kertas sidang di KAA 1955 (Twitter/ @potretlawas)
Pengangkut kertas sidang di KAA 1955 (Twitter/ @potretlawas)

Selain itu, ada satu lagi pekerjaan yang cukup krusial dalam KAA, yakni petugas pembawa air minum.

Mereka harus sigap mengedarkan gelas berisi minuman kepada tamu yang hadir agar tetap terhidrasi dengan baik.

"Yang tak kalah krusial: petugas urusan perairminuman. Ada ratusan orang dari setidaknya 29 negara datang ke Bandung saat itu. Semua minum dengan gelas, macam Menlu China Zhou Enlai tersebut," tulisnya.

Berbagai potret pekerjaan unik namun penting ini menjadi sorotan warganet. Banyak warganet yang mengagumi kecantikan para wanita tempo dulu hingga mengapresiasi jasa-jasa mereka yang telah membantu menyukseskan KAA 1955.

Petugas pembawa air minum di KAA 1955 (Twitter/ @potretlawas)
Petugas pembawa air minum di KAA 1955 (Twitter/ @potretlawas)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaji 8 Juta mah Lewat! 3 Wanita Ini Punya Pekerjaan Unik dan Dibayar Tinggi

Gaji 8 Juta mah Lewat! 3 Wanita Ini Punya Pekerjaan Unik dan Dibayar Tinggi

Lifestyle | Kamis, 25 Juli 2019 | 14:35 WIB

Minta Suami Bantu Pekerjaan Rumah Tangga, Wanita Ini Malah Ditangkap Polisi

Minta Suami Bantu Pekerjaan Rumah Tangga, Wanita Ini Malah Ditangkap Polisi

Lifestyle | Rabu, 03 Juli 2019 | 13:42 WIB

Petugas PU Tewas Tersetrum Kabel, Jasadnya Mengambang di Galian Tanah

Petugas PU Tewas Tersetrum Kabel, Jasadnya Mengambang di Galian Tanah

News | Selasa, 02 Juli 2019 | 18:22 WIB

Pemda Mau Relokasi Warganya dari Kawasan Kumuh? Hubungi Kementerian PUPR

Pemda Mau Relokasi Warganya dari Kawasan Kumuh? Hubungi Kementerian PUPR

Bisnis | Sabtu, 29 Juni 2019 | 06:49 WIB

Terkini

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:34 WIB

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Jakarta | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:26 WIB

3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan

3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity

Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen

Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB

×