Romo Ruby: Kebebasan Berkeyakinan Merosot Jika Agama Sudah Dipolitisasi

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 30 Juli 2019 | 23:18 WIB
Romo Ruby: Kebebasan Berkeyakinan Merosot Jika Agama Sudah Dipolitisasi
[Suara.com/Aldie Syaf Bhuana]

Suara.com - Uskup Agung Semarang, Robertus Rubiyatmoko ata Romo Ruby menyebut masa Pemilu bisa saja menjadi faktor turunnya indeks kebebasan berkeyakinan di Jakarta. Namun, menurutnya, faktor yang lebih menentukan saat masa Pemilu adalah pemuka agama setempat.

Hal tersebut dikatakan Ruby menyikapi temuan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut  indeks kebebasan beragama di Jakarta menurun. Namun, Romo Ruby mengaku belum sepenuhnya mempelajari data tersebut.

"Saya kurang mempelajari temuan BPS secara pribadi di lapangan," ujar Ruby saat dihubungi Suara.com, Senin (30/7/2019).

Menurutnya, penurunan kebebasan berkeyakinan bisa saja terjadi jika agama dipolitisasi. Ia menganggap hal tersebut wajar karena agama tidak bisa dipisahkan dari politik.

Dalam proses politik tersebut, bisa saja seseorang menjadi ragu. Karena itu ia menganggap peran dari pemuka agama setempat sangat penting.

"Saya rasa tergantung pemuka atau pimpinan agamanya juga. Menurunnya kebebasan itu kalau agama dipolitisasi," kata Ruby.

Polarisasi masyarakat beragama saat masa politik juga disebut Ruby bisa saja terjadi. Meskipun ia menganggap proses politik dalam beragama adalah hal yang wajar, Ruby tidak membenarkan adanya proses intimidasi.

"Polarisasi tak bisa dihindarkan. Tapi restriksi dan intimidasi tidak pernah bisa dibenarkan," kata Ruby.

Intimidasi dan restriksi tersebut dianggapnya tidak terlalu banyak terjadi saat Pemilu 2019 dibandingkan dengan saat Pilkada DKI 2017 lalu. Menurutnya, hal tersebut tidak hanya dilakukan oleh pemerintah tapi dari kelompok satu ke kelompok lainnya.

baca juga

"Di situlah baru bisa dibilang ada penurunan kebebasan pendapat dan keyakinan yang menjadi hak setiap orang," pungkasnya.

Sebelumnya, Provinsi DKI Jakarta menjadi salah satu yang indeks demokrasi Indonesianya paling tinggi. Namun indeks kebebasan berkayakinannya turun.

Direktur Statistik Ketahanan Sosial BPS RI Hermawanti Marhaeni memaparkan 20 provinsi mengalami penurunan skor kebebasan berkeyakinan seperti di Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Bengkulu, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur.

"Banyak sih ini sebenarnya kebebasan berkeyakinan erat kaitannya dengan pemilu," jelasnya di kantor BPS RI, Jakarta Pusat, Senin (29/7/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Uskup Agung Jakarta: Kita Harus Bangga Pemilu 2019 Berjalan Lancar

Uskup Agung Jakarta: Kita Harus Bangga Pemilu 2019 Berjalan Lancar

News | Minggu, 21 April 2019 | 15:16 WIB

Terkini

Fenomena Hujatan Massal di Medsos: Kenapa Orang Lebih Berani Jahat di Kolom Komentar?

Fenomena Hujatan Massal di Medsos: Kenapa Orang Lebih Berani Jahat di Kolom Komentar?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 16:51 WIB

Bukan Anti-Sains, Ini Maksud Sebenarnya Kritik Prabowo Soal Pakar Menurut Pigai

Bukan Anti-Sains, Ini Maksud Sebenarnya Kritik Prabowo Soal Pakar Menurut Pigai

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:51 WIB

IHSG Masih Lesu ke Level 6.200, BBCA Masih Merah

IHSG Masih Lesu ke Level 6.200, BBCA Masih Merah

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 16:50 WIB

Tak Cuma Bali dan Jakarta, Ini Cara Menemukan Sisi Lain Indonesia

Tak Cuma Bali dan Jakarta, Ini Cara Menemukan Sisi Lain Indonesia

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 16:47 WIB

Kepergok Curi Skincare dan Celemek, Pegawai PT KAI Diamuk Massa di Minimarket Cibubur!

Kepergok Curi Skincare dan Celemek, Pegawai PT KAI Diamuk Massa di Minimarket Cibubur!

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:42 WIB

Cara Kerja Balon Angioplasti untuk Buka Sumbatan Pembuluh Darah Jantung

Cara Kerja Balon Angioplasti untuk Buka Sumbatan Pembuluh Darah Jantung

Health | Selasa, 22 September 2026 | 16:40 WIB

Sinopsis 3mm Love, Film Korea-Jepang Dibintangi Kim Ji An dan Kurokawa Soya

Sinopsis 3mm Love, Film Korea-Jepang Dibintangi Kim Ji An dan Kurokawa Soya

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 16:40 WIB

Mengapa Indonesia Alami Paceklik Beras Premium?

Mengapa Indonesia Alami Paceklik Beras Premium?

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 16:39 WIB

Jadi Tersangka dan Ditahan KPK, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Minta Maaf: Doakan Saya

Jadi Tersangka dan Ditahan KPK, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Minta Maaf: Doakan Saya

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:38 WIB

Dana Kelolaan Tumbuh 46%, Bukti Layanan Wealth Management BRI Makin Dipercaya

Dana Kelolaan Tumbuh 46%, Bukti Layanan Wealth Management BRI Makin Dipercaya

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 16:37 WIB

×