Gelombang Berstatus Bahaya, Warga Banten hingga Lampung Diminta Tak Melaut

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Sabtu, 03 Agustus 2019 | 18:21 WIB
Gelombang Berstatus Bahaya, Warga Banten hingga Lampung Diminta Tak Melaut
Ilutrasi. [Antara]

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi pasca gempa berkekuatan 6.9 SR yang terjadi di Banten, Jumat (3/8/2019) malam.

Tinggi gelombang laut itu berpeluang terjadi di Perairan Selatan Banten, Samudera Hindia Barat Lampung, dan Samudera Hindia Selatan Jawa Barat.

Kepala Deputi Bidang Meteorologi BMKG, R. Mulyono Rahadi Prabowo mengimbau kepada masyarakat yang berkegiatan di pesisir pantai agar waspada. Para pihak yang melakukan kegiatan pelayaran juga diimbau agar menyadari status tersebut.

"Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," kata Mulyono melalui keterangan tertulis, Sabtu (3/8/2019).

Dia mengatakan, gelombang tersebut terjadi karena pola angin di wilayah ekuator umumnya dari Tenggara-Selatan dengan kecepatan 4-25 knot. Sedangkan di wilayah selatan ekuator umumnya dari Timur-Tenggara dengan kecepatan 4-30 knot.

Menurut Mulyono, tinggi gelombang tersebut termasuk dalam kategori berbahaya. Selain tiga wilayah tersebut, ia juga memprediksi ada gelombang tinggi di lokasi lain.

"Di wilayah Perairan Utara Sabang, Perairan Barat Aceh, dan Samudera Pasifik Utara Halmahera hingga Papua Barat. Tinggi gelombang disana diprediksi setinggi 2,5 sampai empat meter," kata Mulyono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Gempa Banten Sumringah Periksa Kesehatan

Korban Gempa Banten Sumringah Periksa Kesehatan

Video | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 18:03 WIB

Pasca Gempa 6,9 SR, BMKG Sebut Ada Gelombang Tinggi 6 Meter di 3 Lokasi Ini

Pasca Gempa 6,9 SR, BMKG Sebut Ada Gelombang Tinggi 6 Meter di 3 Lokasi Ini

News | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 18:01 WIB

Imbas Gempa, Warga Banten Alami Kelelahan, Hipertensi hingga Rematik

Imbas Gempa, Warga Banten Alami Kelelahan, Hipertensi hingga Rematik

Banten | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 16:30 WIB

BNPB: Korban Gempa Banten Rata-rata Meninggal Serangan Jantung karena Kaget

BNPB: Korban Gempa Banten Rata-rata Meninggal Serangan Jantung karena Kaget

News | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 16:19 WIB

Kalibata City Buka Suara soal Penghuni Terjebak di Pintu Darurat saat Gempa

Kalibata City Buka Suara soal Penghuni Terjebak di Pintu Darurat saat Gempa

News | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 16:06 WIB

Update Gempa Banten, 4 Orang Meninggal Dunia

Update Gempa Banten, 4 Orang Meninggal Dunia

News | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 16:05 WIB

Akan Ada Gempa Raksasa 9 SR Setelah Gempa Banten 6,9 SR, Benarkah?

Akan Ada Gempa Raksasa 9 SR Setelah Gempa Banten 6,9 SR, Benarkah?

News | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 15:54 WIB

Gempa Banten, Dinding Gedung UIN Syarif Hidayatullah Ciputat Runtuh

Gempa Banten, Dinding Gedung UIN Syarif Hidayatullah Ciputat Runtuh

News | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 15:18 WIB

Bukan karena Gempa, Mensos Sebut 3 Warga Banten Meninggal karena Sakit

Bukan karena Gempa, Mensos Sebut 3 Warga Banten Meninggal karena Sakit

News | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 15:07 WIB

Terkini

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 09:00 WIB

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Juru Parkir: Jangan Sampai Motor Minta Rp2 Ribu

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Juru Parkir: Jangan Sampai Motor Minta Rp2 Ribu

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 08:59 WIB

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:55 WIB

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:50 WIB

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:46 WIB

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:44 WIB

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:41 WIB

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 08:25 WIB

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:23 WIB

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 08:20 WIB

×