Koalisi Masyarakat Sipil Tak Kaget Banyak Internal KPK Tak Lolos Seleksi

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Selasa, 06 Agustus 2019 | 15:00 WIB
Koalisi Masyarakat Sipil Tak Kaget Banyak Internal KPK Tak Lolos Seleksi
Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana. (Suara.com/M Yasir)

Suara.com - Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi mengaku tak terkejut atas hasil pengumuman tes psikologi oleh Pansel Capim KPK Jilid V yang tidak meloloskan sejumlah calon yang berasal dari internal KPK. Salah satunya yakni Wakil Ketua KPK, Basaria Pandjaitan.

Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi mengungkapkan ICW sendiri telah beberapa kali menyampaikan hasil evaluasi terhadap kinerja KPK di era kepemimpinan Agus Rahardjo.

Kurnia mengatakan pihaknya sangat berharap kepemimpinan KPK di era selanjutnya diisi oleh figur-figur baru.

"Kalau kita mengacu beberapa waktu lalu ICW sendiri sudah mengevaluasi kinerja KPK di era Agus Rahardjo. Sebenarnya, banyak catatan kritis yang banyak diberitakan kepada lima komisioner KPK saat ini, dan kita pandang lebih baik figur-figur baru yang menempati pimpinan KPK 2019-2023," kata Kurnia di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (6/8/2019).

Kurnia berpandangan bahwa pihaknya tak pernah mempermasalahkan terkait latar belakang figur Capim KPK, apakah berasal dari unsur internal KPK, polisi, jaksa, hakim, atau yang lainnya. Namun yang lebih penting yakni figur seorang Capim KPK haruslah yang memiliki integritas yang tinggi.

"Jadi memang poin pentingnya dalam proses seleksi Capim KPK bukan berdasarkan dari latar belakang pekerjaan. Tapi kriteria ideal yang sempat disampaikan oleh Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi Korupsi harus benar-benar dipertimbangkan oleh pansel," ujarnya.

Seperti diketahui, Pansel KPK Jilid V telah mengumumkan 40 peserta Capim KPK lulus dari tes psikologi. Setelah sebelumnya, sebanyak 104 peserta mengikuti seleksi tahap kedua pada Minggu (28/7) lalu.

Dari 40 peserta Capim KPK yang dinyatakan lolos tes psikologi, terdapat 5 orang internal KPK. Mereka di antaranya yakni Wakil Ketua KPK Laode M. Syarief, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Pegawai KPK Chandra Sulistio Reksoprodjo, Tim Stranas Pencegahan Korupsi KPK Dedi Haryadi, dan Giri Suprapdiono selaku Pegawai KPK.

Meski demikian, terdapat 6 orang internal KPK yang tidak lolos dalam uji kompetensi materi psikologi, mereka adalah Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan, Asep Rahmat Suwandha (pegawai KPK), Fridolin Berek (tim Stranas Pencegahan Korupsi KPK), Harun Al Rasyid (pegawai KPK), Hayidrali (tim Stranas Pencegahan Korupsi KPK), Pahala Nainggolan (Deputi Pencegahan KPK), dan Sujanarko (pegawai KPK).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mabes Polri: 6 Polisi yang Lolos Psikotes Capim KPK Perwira Terbaik

Mabes Polri: 6 Polisi yang Lolos Psikotes Capim KPK Perwira Terbaik

News | Selasa, 06 Agustus 2019 | 14:35 WIB

Soal Integritas Capim KPK, Koalisi Masyarakat Sipil Kirim Surat ke Jokowi

Soal Integritas Capim KPK, Koalisi Masyarakat Sipil Kirim Surat ke Jokowi

News | Selasa, 06 Agustus 2019 | 14:15 WIB

Diduga Salah Input, Satu Capim KPK Punya Harta Lebih dari Rp 1 Triliun

Diduga Salah Input, Satu Capim KPK Punya Harta Lebih dari Rp 1 Triliun

News | Selasa, 06 Agustus 2019 | 00:00 WIB

40 Capim KPK Lolos Tes Psikologi, KPK: Baru 27 yang Lapor LHKPN

40 Capim KPK Lolos Tes Psikologi, KPK: Baru 27 yang Lapor LHKPN

News | Senin, 05 Agustus 2019 | 22:39 WIB

Pansel Curigai Isu LHKPN Digulirkan untuk Jegal Peserta Capim di Luar KPK

Pansel Curigai Isu LHKPN Digulirkan untuk Jegal Peserta Capim di Luar KPK

News | Senin, 05 Agustus 2019 | 21:36 WIB

Terkini

Antam Beli 9 Ton Emas dari Freeport, Diproduksi di Gresik

Antam Beli 9 Ton Emas dari Freeport, Diproduksi di Gresik

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:23 WIB

8 Perbedaan Pompa Pendorong vs Pompa Isap Biasa untuk Rumah Tangga

8 Perbedaan Pompa Pendorong vs Pompa Isap Biasa untuk Rumah Tangga

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 13:22 WIB

Greenpeace Pertanyakan BPGMN: Apa Bedanya dengan BRGM yang Dibubarkan?

Greenpeace Pertanyakan BPGMN: Apa Bedanya dengan BRGM yang Dibubarkan?

News | Senin, 28 September 2026 | 13:21 WIB

Hari Kesetaraan Upah: Sudahkah Kerja Perempuan Dihargai Setara?

Hari Kesetaraan Upah: Sudahkah Kerja Perempuan Dihargai Setara?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 13:20 WIB

Gibran Terancam Lengser? Ini Skenario Konstitusi Jika Gugatan di MK Dikabulkan Hakim

Gibran Terancam Lengser? Ini Skenario Konstitusi Jika Gugatan di MK Dikabulkan Hakim

News | Senin, 28 September 2026 | 13:16 WIB

4 Tips Memilih Warna Cat Rambut yang Cocok agar Terlihat Lebih Fresh dan Elegan

4 Tips Memilih Warna Cat Rambut yang Cocok agar Terlihat Lebih Fresh dan Elegan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 13:15 WIB

Kenapa HP Panas saat Dicas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa HP Panas saat Dicas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tekno | Senin, 28 September 2026 | 13:10 WIB

Essence Dipakai Setelah Apa? Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat agar Produk Tak Sia-sia

Essence Dipakai Setelah Apa? Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat agar Produk Tak Sia-sia

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 13:03 WIB

33 Napi Korupsi Diperiksa Kasus Lapas Cibinong, DPR Cecar Ditjenpas: Kok Cuma Ferdy Sambo Disebut?

33 Napi Korupsi Diperiksa Kasus Lapas Cibinong, DPR Cecar Ditjenpas: Kok Cuma Ferdy Sambo Disebut?

News | Senin, 28 September 2026 | 13:01 WIB

Ribuan Followers tapi Kesepian? Buku Klasik Tahun 1936 Ini Punya Jawaban Menohok Buat Gen Z!

Ribuan Followers tapi Kesepian? Buku Klasik Tahun 1936 Ini Punya Jawaban Menohok Buat Gen Z!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 13:01 WIB

×