Curhat Warganet Ditawari Kos Murah di Jogja, Nyaris Berujung Tragis

Rendy Adrikni Sadikin

Rabu, 07 Agustus 2019 | 12:30 WIB
Curhat Warganet Ditawari Kos Murah di Jogja, Nyaris Berujung Tragis
Ilustrasi kos. [Suara.com/Achmad Ali]

Suara.com - Seorang warganet pengguna akun jejaring sosial Twitter @TextmeOyaoya mengaku nyaris menjadi korban penipuan setelah mendapatkan tawaran kos murah di wilayah Yogyakarta.

Dalam cuitannya, dia mengimbau kepada warganet lain agar tidak mudah tergiur dengan iming-iming kos murah karena kerap dijadikan modus penipuan. Pemilik kos menggunakan foto lain saat mengiklan di Facebook.

"Lagi musim nyari kost. Hati hati buat kalian yang nyari kost di area Jogja sama iklan kostan. Karena ternyata kayak gini dijadiin modus penipuan. Hampir aja aku kena. Dia pake foto ini, ngiklanin di FB," cuit akun @TextmeOyaoya.

Akun @TextmeOyaoya juga mengunggah foto yang digunakan oleh pemilik kos dalam iklannya. Tampak, foto suasana kos yang asri. Ada dua lantai. Terlihat pula isi kamar tidur, ada ranjang, lemari rak susun serta kamar mandi di dalamnya. Semuanya dalam kondisi bersih.

Di cuitannya, akun @TextmeOyaoya mengaku diberikan harga murah, yakni seharga Rp 450 ribu per bulan. Sementara, untuk kamar yang memiliki alat pendingin ruangan (AC), dibanderol Rp 500 juta.

Akun @TextmeOyaoya sudah curiga. Sebab, menurut dia, tidak masuk akal mendapatkan kos seperti yang di foto dan fasilitas mumpuni dengan harga cukup murah. Karena itu, dia menghubungi si pemilik kos melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.

Berikut percakapan akun @TextmeOyaoya dengan pemilik kos melalui WhatsApp seperti diunggah dalam bentuk hasil bidik layar atau screenshot:

Percakapan warganet dengan pemilik kos yang diduga penipu. (Twitter)
Percakapan warganet dengan pemilik kos yang diduga penipu. (Twitter)

------------------------------

Percakapan warganet dengan pemilik kos yang diduga penipu. (Twitter)
Percakapan warganet dengan pemilik kos yang diduga penipu. (Twitter)

------------------------------

Percakapan warganet dengan pemilik kos yang diduga penipu. (Twitter)
Percakapan warganet dengan pemilik kos yang diduga penipu. (Twitter)

------------------------------

Percakapan warganet dengan pemilik kos yang diduga penipu. (Twitter)
Percakapan warganet dengan pemilik kos yang diduga penipu. (Twitter)

Menurut akun @TextmeOyaoya, pemilik kos sengaja memberikan informasi kalau kamar tinggal satu sehingga calon konsumen panik. Si pemilik kos juga mendesak calon konsumen untuk memberikan uang muka sebagai tanda jadi.

"Dia sengaja ngasih info kalau kamar tinggal satu biar kita panik. nyari kost/kontrakan itu harus cek lokasi dulu baru bayar DP. Namanya DP kan tanda sepakat kalau kita udah sepakat nggak jadi kan hangus DP, tapi dia mau balikin lagi. Makanya aku rada curiga, mana dia nyepet-nyepetin gitu," cuit akun @TextmeOyaoya.

Percakapan warganet dengan pemilik kos yang diduga penipu. (Twitter)
Percakapan warganet dengan pemilik kos yang diduga penipu. (Twitter)

Akun @TextmeOyaoya semakin merasa curiga dan aneh. Pasalnya, si pemilik kos langsung menyambar bertanya kamar yang ingin di-booking calon konsumen. Bahkan, si pemilik kos sempat marah-marah.

"Anehnya lagi dia langsung nanya "boking kamar mana?" pas aku bilang mau cek lokasi dia langsung telp. Karena aku males ngomong, teleponnya aku tolak. Dia marah-marah dong, posesif amat masnya," kicau akun @TextmeOyaoya.

Percakapan warganet dengan pemilik kos yang diduga penipu. (Twitter)
Percakapan warganet dengan pemilik kos yang diduga penipu. (Twitter)

"Dia ngasih alasan kalau dia di solo biar kita gak bisa ngecek lokasi. Masnya dari awal ngomongnya jutek makanya tak jutekin balik. Biasanya orang yang butuh yang telpon yak? Nah ini ngapain sih telepon-telepon, ngeburu-buruin orang. Aku tambah curiga," cuit akun @TextmeOyaoya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warganet Mengeluh Udara Dingin, Ini Penjelasan BMKG

Warganet Mengeluh Udara Dingin, Ini Penjelasan BMKG

Tekno | Rabu, 07 Agustus 2019 | 09:25 WIB

Ekspektasi Vs Realita Gaya Gamer Cewek yang Sebenarnya, Beda Banget

Ekspektasi Vs Realita Gaya Gamer Cewek yang Sebenarnya, Beda Banget

Tekno | Rabu, 07 Agustus 2019 | 07:51 WIB

Cewek Ancam Putus Demi Belanja Online, Balasan Cowoknya Telak Banget

Cewek Ancam Putus Demi Belanja Online, Balasan Cowoknya Telak Banget

Tekno | Rabu, 07 Agustus 2019 | 07:25 WIB

Hebohnya Pernikahan Fans JKT48, Tamu Undangan Ikutan Joget

Hebohnya Pernikahan Fans JKT48, Tamu Undangan Ikutan Joget

Tekno | Selasa, 06 Agustus 2019 | 20:13 WIB

Rekam Ruang Guru Diam-diam, Siswi Dikagetkan dengan Penampakan Ini

Rekam Ruang Guru Diam-diam, Siswi Dikagetkan dengan Penampakan Ini

Tekno | Selasa, 06 Agustus 2019 | 19:17 WIB

Cewek Ini Tabrak Kaca Tiga Kali Berturut-turut, Pasti Malu Banget

Cewek Ini Tabrak Kaca Tiga Kali Berturut-turut, Pasti Malu Banget

Tekno | Selasa, 06 Agustus 2019 | 17:12 WIB

Terkini

Prabowo Kumpulkan Ahli Bahas Karhutla di Ratas, Bawa Agama dan Kurikulum Jadi Senjata Pencegahan

Prabowo Kumpulkan Ahli Bahas Karhutla di Ratas, Bawa Agama dan Kurikulum Jadi Senjata Pencegahan

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:06 WIB

Data Karhutla Kalsel Beda-Beda, BNPB Minta Semua Instansi Pakai Satu Data

Data Karhutla Kalsel Beda-Beda, BNPB Minta Semua Instansi Pakai Satu Data

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:02 WIB

Bos Geng Motor di Makassar Ditangkap Saat Asyik Live Tiktok

Bos Geng Motor di Makassar Ditangkap Saat Asyik Live Tiktok

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 12:01 WIB

Eks Anggota Polres Probolinggo Dijatuhi Vonis Mati, Begini Reaksi Atasan

Eks Anggota Polres Probolinggo Dijatuhi Vonis Mati, Begini Reaksi Atasan

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 12:01 WIB

Kultus Mi Instan: Mengurai Sejarah Politik Pangan Indonesia

Kultus Mi Instan: Mengurai Sejarah Politik Pangan Indonesia

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 12:00 WIB

Akses Jalan Padang-Solok Sudah Bisa Dilalui Pasca Banjir Bandang

Akses Jalan Padang-Solok Sudah Bisa Dilalui Pasca Banjir Bandang

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 11:55 WIB

Skenario Harga Bitcoin Menuju US$ 95.000, Tembus Basis Momentum Ini

Skenario Harga Bitcoin Menuju US$ 95.000, Tembus Basis Momentum Ini

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:55 WIB

3 Skincare dengan Kandungan Benzoyl Peroxide, Ampuh Hempas Jerawat Remaja dan Dewasa

3 Skincare dengan Kandungan Benzoyl Peroxide, Ampuh Hempas Jerawat Remaja dan Dewasa

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 11:52 WIB

Desil Menentukan Bansos, Tapi Bagaimana Jika Datanya Keliru?

Desil Menentukan Bansos, Tapi Bagaimana Jika Datanya Keliru?

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:51 WIB

Lagi, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pesisir Pantai Mukomuko Bengkulu

Lagi, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pesisir Pantai Mukomuko Bengkulu

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:51 WIB

×