Sudah Tawarkan Konsep, Posisi Gerindra Kini Tergantung Jokowi dan Megawati

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah | Suara.com

Jum'at, 09 Agustus 2019 | 15:59 WIB
Sudah Tawarkan Konsep, Posisi Gerindra Kini Tergantung Jokowi dan Megawati
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) bersama Wakil Presiden Yusuf Kalla (kiri), Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri (ketiga kiri), Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin (kedua kanan) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, hadir pada pembukaan Kongres V PDIP di Sanur, Bali, Kamis (8/8).[ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana]

Suara.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ingin ikut berkontribusi dalam pembangunan negara. Untuk mewujudkan hal itu, Gerindra bahkan sudah menyodorkan konsep kepada Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi).

Juru Bicara Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, Prabowo juga ingin menerapkan pembangunan ekonomi yang berpijak pada Pasal 33 UUD 45.

Namun apakah kontribusi itu akan dilakukan Gerindra di dalam atau di luar pemerintahan, menurut Dahnil, semua bergantung terhadap Jokowi dan Megawati, apakah menerima konsep yang ditawarkan atau tidak.

"Terkait posisi di mana tentu beliau tahu persis etika politiknya. Jadi sangat tergantung bu Megawati dan pak Jokowi membutuhkan pak Prabowo dan Gerindra sebagai mitra kritis (oposisi) atau di dalam pemerintahan, bagi pak Prabowo keduanya sama," kata Dahnil kepada wartawan, Jumat (9/8/2019).

Gerindra sendiri juga sepenuhnya memberikan keputusan terkait posisi politik partai kepada Prabowo Subianto selaku Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina.

"Gerindra secara resmi sudah menyerahkan sepenuhnya keputusan akan berkoalisi, artinya masuk pemerintahan atau menjadi mitra kritis di luar pemerintahan kepada pak Prabowo," kata Dahnil.

Sebelumnya, Partai Gerindra sudah menawarkan konsep-konsep untuk masuk koalisi Jokowi - Ma'ruf Amin. Jika cocok, kemungkinan Gerindra masuk koalisi.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, apakah partainya akan masuk koalisi pemerintahan Jokowi - Ma'ruf Amin, tergantung dari konsep yang sudah ditawarkan kepada Jokowi.

"Kami sudah menyampaikan konsep-konsep untuk ditawarkan, kalau diterima, maka kami akan masuk koalisi dengan senang hati untuk membantu pemerintah, membangun bangsa dan negara ke depan," kata Dasco saat dihubungi, Jumat (9/8/2019).

Konsep-konsep tersebut antara lain kemandirian dan ketahanan pangan serta energi. Dasco mengatakan, apabila konsep-konsep itu tidak diterima, Gerindra inginnya ada satu atau dua konsep bisa dikerjakan untuk membantu membangun bangsa, membantu pemerintah.

Namun menurut dia, kalau konsep Gerindra tidak ada yang diterima, Gerindra akan membantu pemerintah tanpa masuk ke pemerintahan.

"Kita akan bantu di parlemen dengan legislasi yang kuat, pengawasan yang kuat, dan penganggaran yang kuat," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Sempat Satu Ruangan Bersama Jokowi, Bahas Koalisi?

Prabowo Sempat Satu Ruangan Bersama Jokowi, Bahas Koalisi?

News | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 14:51 WIB

Gerindra Wacanakan Poros Teuku Umar - Kertanegara, Ini Respons Nasdem

Gerindra Wacanakan Poros Teuku Umar - Kertanegara, Ini Respons Nasdem

News | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 14:29 WIB

PA 212 Cuek Prabowo ke Kongres PDIP: Nggak Punya Urusan Lagi!

PA 212 Cuek Prabowo ke Kongres PDIP: Nggak Punya Urusan Lagi!

News | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 14:09 WIB

Nasdem Minta Jokowi Juga Kasih Kursi Menteri ke Partai Tak Lolos Parlemen

Nasdem Minta Jokowi Juga Kasih Kursi Menteri ke Partai Tak Lolos Parlemen

News | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 13:53 WIB

Ferdinand Sindir Prabowo Akrab dengan Mega: Setelah Rakyat Korban Nyawa

Ferdinand Sindir Prabowo Akrab dengan Mega: Setelah Rakyat Korban Nyawa

News | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 12:50 WIB

Terkini

Gencatan Senjata dengan Iran Disepakati, Netanyahu Dihujani Badai Kritik di Israel

Gencatan Senjata dengan Iran Disepakati, Netanyahu Dihujani Badai Kritik di Israel

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:55 WIB

Eks Pimpinan KPK: RUU Perampasan Aset Jangan Sasar 'Pedagang Pecel Lele', Fokus ke Pejabat Korupsi

Eks Pimpinan KPK: RUU Perampasan Aset Jangan Sasar 'Pedagang Pecel Lele', Fokus ke Pejabat Korupsi

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:51 WIB

Soroti RUU Perampasan Aset, Eks Pimpinan KPK: Harus Ada Pidana Asal, Jangan Main Rampas

Soroti RUU Perampasan Aset, Eks Pimpinan KPK: Harus Ada Pidana Asal, Jangan Main Rampas

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:45 WIB

Pemberontakan Para Jenderal di Pentagon, Gagalnya Serangan Darat Trump ke Iran

Pemberontakan Para Jenderal di Pentagon, Gagalnya Serangan Darat Trump ke Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:44 WIB

Di Tengah Wacana Pelarangan oleh BNN, Pengguna Sebut Vape Pangkas Pengeluaran

Di Tengah Wacana Pelarangan oleh BNN, Pengguna Sebut Vape Pangkas Pengeluaran

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:41 WIB

Prabowo: Jangan Anggap Presiden Pekerjaan yang Enak

Prabowo: Jangan Anggap Presiden Pekerjaan yang Enak

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:40 WIB

Negara Teluk Sambut Gencatan Senjata Iran-AS, Dorong Diplomasi Menuju Perdamaian Permanen

Negara Teluk Sambut Gencatan Senjata Iran-AS, Dorong Diplomasi Menuju Perdamaian Permanen

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:34 WIB

PAN Sebut Kritik Saiful Mujani Hanya 'Buih' di Lautan, Bukan Gelombang

PAN Sebut Kritik Saiful Mujani Hanya 'Buih' di Lautan, Bukan Gelombang

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:32 WIB

Jusuf Kalla Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri: Bagi Saya Ini Penghinaan!

Jusuf Kalla Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri: Bagi Saya Ini Penghinaan!

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:28 WIB

Prabowo Cerita Temukan Video AI Diri Sendiri: Pandai Nyanyi, Pidato Bahasa Mandarin dan Arab

Prabowo Cerita Temukan Video AI Diri Sendiri: Pandai Nyanyi, Pidato Bahasa Mandarin dan Arab

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:27 WIB