Lecehkan Air Suci di Bali, Bule Asal Ceko Dihukum Ikut Upacara Adat

Reza Gunadha, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Selasa, 13 Agustus 2019 | 15:51 WIB
Lecehkan Air Suci di Bali, Bule Asal Ceko Dihukum Ikut Upacara Adat
Bule di Bali lecehkan air suci - (Facebook/@niluhdjelantik)

Suara.com - Dua warga negara Ceko yang terlibat aksi pelecehan simbol agama Hindu, Sabina Dolezalova dan Zdenek Slouka, akan mengikuti upacara adat di Bali untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Informasi tersebut disampaikan Senator DPD RI Provinsi Bali Arya Wedakarna (AWK) di Instagram, Senin (12/8/2019).

"JAGA WIBAWA BALI - Hadir langsung mengundang dua wisatawan dari Republic Czech didampingi Kepala Imigrasi Kementrian Hukum HAM, Kalposek Ubud, Bendesa Adat Padang Tegal Ubud terkait kasus pelecehan simbol Hindu yakni Pura Beji yang terletak di Monkey Forest," tulis @aryawekarna, menyertai video yang ia unggah.

Ia menyampaikan bahwa Sabina dan Zdenek telah meminta maaf dan mengaku tak memahami tradisi karena tidak menganut agama apa pun.

Meski begitu, keduanya tetap diminta bertanggung jawab dengan diwajibkan mengikuti upacara adat Mecaru dan Guru Piduka di malam bulan purnama, Kamis (15/8/2019) mendatang.

Mereka juga diminta AWK untuk turut membantu biaya upakara alais punia.

"Selanjutnya AWK mempersilakan mereka tinggal di Bali sesuai dengan batas VISA 7 September 2019, namun sesuai dengan kesetaraan di depan hukum, maka tidak menutup kemungkinan kasus dilanjutkan sesuai UU ITE, UU Imigrasi, dan UU Hukum Pidana," imbuh AWK.

Pada unggahan selanjutnya, AWK menampilkan sosok wanita perekam video, yang juga warga negara asing (WNA) alias bule.

Sama dengan Sabina dan Zdenek, ia juga akan diikutkan ke upacara adat pada Kamis nanti bersama seluruh pihak yang terlibat dalam pelecehan air suci.

baca juga

"Prinsip: Berani menginjakkan kaki di Bali, siapa pun orangnya, apa pun agama dan suku bangsa, dan dari belahan dunia mana pun mereka, harus hormati dresta adat Hindu. Jangan sesekali merasa 'takut' dengan orang asing dan jangan karena warna kulit kita dilecehkan. Kita harus percaya diri sebagai WANGSA HINDU BALI," tegas AWK.

Sebelumnya, Minggu (11/8/2019), desainer ternama Niluh Djelantik membagikan video yang memperlihatkan Sabina dan Zdenek melecehkan air suci di Monkey Forest, Ubud, Gianyar, Bali.

Sabina mengangkat roknya dan mengarahkan bokong pada kucuran air suci, lalu Zdenek membasuh bokong pacarnya itu dengan air tersebut. Mereka melakukannya sambil tertawa-tawa.

Sabina dan Zdenek seketika viral setelah peristiwa itu memicu kemarahan Niluh Djelantik dan banyak warga lokal. Mereka pun sempat meminta maaf.

Namun, Niluh Djelantik membagikan unggahan yang membuktikan bahwa Sabina dan Zdenek ternyata berbohong dengan berpura-pura tidak tahu bahwa air yang mereka buat main-main itu dianggap suci oleh penduduk setempat.

"Pernyataan maaf kedua manusia ini adalah pembohongan publik. Mereka tahu bahwa lokasi di mana mereka merekam tindakan menjijikkan adalah tempat suci. Dengan jelas perempuan yang merekam video tersebut mengatakan svecena voda yang berarti holy water atau air suci," tulis Niluh Djelantik.

Keesokan harinya, Niluh Djelantik mendapat kiriman foto surat bermaterai dari Sabina, yang menyatakan bahwa masalah telah diselesaikan secara kekeluargaan.

"Semoga penyelesaian masalah di atas materai 6.000 ini adalah benar karena mereka menyadari kesalahan yang mereka perbuat karena sesungguhnya kedua manusia ini yaitu @sabina_dolezalova_ifbb dan @zdenekslouka adalah pembohong dan benalu bagi tanah kelahiranku.

Orang Bali berjiwa besar dan pemaaf. Seandainya aku mengetahui kejadian ini lebih awal, ku pastikan mereka tak akan bisa mengelabui para penglingsir adat yang ku sayangi dan ku hormati.

Secara adat mungkin kalian anggap urusan ini selesai. Seperti katamu, "We already fix the problem." Tapi kalau ternyata kalian menyalahgunakan izin tinggal kalian, aku tak akan tinggal diam.

Air mataku menetes. Bali, kan terus ku jaga hingga akhir hayatku nanti.

Niluh Djelantik," ungkap Niluh Djelantik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SPG Dibunuh Gigolo karena Bilang: Rugi Saya Udah Beliin HP Tapi Tak Puas

SPG Dibunuh Gigolo karena Bilang: Rugi Saya Udah Beliin HP Tapi Tak Puas

Jatim | Selasa, 13 Agustus 2019 | 15:37 WIB

Tampar Gigolo karena Tak Puas Pelayanan di Ranjang, SPG Dibunuh Secara Keji

Tampar Gigolo karena Tak Puas Pelayanan di Ranjang, SPG Dibunuh Secara Keji

Jatim | Selasa, 13 Agustus 2019 | 13:46 WIB

Bule Minta Maaf usai Lecehkan Air Suci Bali, Niluh Djelantik: Pembohong!

Bule Minta Maaf usai Lecehkan Air Suci Bali, Niluh Djelantik: Pembohong!

News | Selasa, 13 Agustus 2019 | 08:43 WIB

Kongres Disebut Jadi Berkah PSK, Kader PDIP Polisikan Sebuah Akun Twitter

Kongres Disebut Jadi Berkah PSK, Kader PDIP Polisikan Sebuah Akun Twitter

News | Selasa, 13 Agustus 2019 | 08:03 WIB

3 Fakta Gigolo Bunuh SPG karena Kesal Dibilang Tak Bisa Memuaskan

3 Fakta Gigolo Bunuh SPG karena Kesal Dibilang Tak Bisa Memuaskan

News | Selasa, 13 Agustus 2019 | 07:15 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×