Viktor Aniaya Guru Agama Pakai Asbak hingga Tengkorak Retak

Agung Sandy Lesmana

Kamis, 15 Agustus 2019 | 18:08 WIB
Viktor Aniaya Guru Agama Pakai Asbak hingga Tengkorak Retak
Guru agama ditemukan bersimbah darah di sebuah penginapan. (dok. polisi).

Suara.com - Polisi meringkus Akbar Ali (20) alias Viktor, pemuda yang terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap seorang guru agama bernama Tema Giawa di Penginapan Kristine, Tuapeijat, Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Utara.

Tema dianiaya tersangka dengan menggunakan asbak rokok yang terbuat dari kerang hingga mengalami luka robek di pelipis dan retak di bagian tengkorak kepala.

Polisi meringkus Viktor yang sempat buron setelah berhasil menggondol barang berharga korban d penginapan itu pada Juli 2019 lalu. Terkait penangkapan itu, polisi telah menetapkan Viktor sebagai tersangka.

“Upaya penyelidikan yang terus kita lakukan pelaku sudah berhasil kita tangkap setelah berhasil melacak nomor Hp milik korban yang dibawa kabur pelaku, dan saat ini tersangkanya sudah ditahan,” kata Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Hendri Yahya seperti dikutip dari Covesia.com--jaringan Suara.com, Kamis, (15/8/2019).

Dari keterangan polisi, dijelaskan bahwa sebelumnya pelaku sudah mengintai korban di mana diketahui, seorang bendahara di salah satu sekolah di Desa Saibi Samukop.

Berdasarkan keterangan tersangka pada Rabu, (17/7) dini hari, pelaku memasuki kamar korban melalui jendela yang terbuka dengan cara memanjat, kemudian pelaku mengambil asbak rokok yang terbuat dari kerang di milik penginapan tersebut dengan alasan berjaga-jaga bila perbuatannya diketahui oleh korban.

Pelaku kemudian berhasil mengambil barang milik korban berupa telepon genggam merek Oppo, namun saat pelaku hendak meninggalkan kamar yang ditempati korban, kemudian korban terbangun dan pelaku langsung memukuli kepala korban dengan asbak rokok yang ada ditangan pelaku.

Pada saat itu korban mengalami luka parah dengan luka robek di bagian kepala dan membuat korban tak berdaya, kemudian pelaku kabur.

Satu buah telepon genggam merk Oppo, Asbak yang sempat dibuang pelaku, kemudian bantal yang berceceran darah, alas kasus, pakaian korban telah diamankan polisi untuk memproses kasus tersebut di pengadilan.

baca juga

Terkait kasus ini, polisi juga masih mengejar satu pelaku lain terkait kasus pencurian dan kekerasan terhadap guru agama tersebut.

"Informasi dari pelaku tindakan ini dilakukan dua orang, apakah dia otaknya atau disuruh oleh orang lain masih kita kembangkan, begitu juga jika mengarah ke motiv lain kita akan kembangkan,” katanya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tangan Remuk Dipalu Bos Kelab Malam, Korban Hadirkan 2 Saksi Mata ke Polisi

Tangan Remuk Dipalu Bos Kelab Malam, Korban Hadirkan 2 Saksi Mata ke Polisi

Jawa Tengah | Rabu, 14 Agustus 2019 | 16:33 WIB

Dipukul Palu Bosnya, Jari Karyawan Klub Malam di Malang Remuk

Dipukul Palu Bosnya, Jari Karyawan Klub Malam di Malang Remuk

Jatim | Senin, 12 Agustus 2019 | 19:15 WIB

Nekat Aniaya Pensiunan TNI, Ini yang Terjadi pada Guntur

Nekat Aniaya Pensiunan TNI, Ini yang Terjadi pada Guntur

News | Rabu, 07 Agustus 2019 | 19:28 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×