Sembuhkan Kanker Payudara, Jokowi Kepincut 2 Siswi Penemu Ramuan Bajakah

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah
Sembuhkan Kanker Payudara, Jokowi Kepincut 2 Siswi Penemu Ramuan Bajakah
Preside Jokowi seusai menghadiri Apel Besar Peringatan Hari Pramuka ke 58 di Cibubur. (Suara.com/Ummi HS).

Lantaran kepincut ramuan tersebut, Jokowi berencana untuk memanggil kedua siswi SMK itu ke Istana.

Suara.com - Presiden RI Joko Widodo dengan ramuan penyembuh kanker payudara dari tanaman bajakah yang ditemukan oleh dua siswi SMAN 2 Palangkaraya, yakni Aysa Aurealya Maharani dan Anggina Rafitri.

Lantaran kepincut ramuan tersebut, Jokowi berencana untuk memanggil kedua siswi SMK itu ke Istana.

"Yang penting ketemu anak-anaknya dulu ya kan seperti apa. Sehingga kita tahu hubungan apa yang sudah diberikan pemerintah pusat kepada para peneliti-peneliti muda ini," kata Jokowi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Dari pertemuan dengan kedua siswi itu, kata Jokowi tidak menutup kemungkinan penemuan ramuan penyembuh kanker payudara akan ditindaklanjuti dengan penelitian lebih detail.

"Saya kira ini sebuah riset yang dilakukan anak-anak menemukan penemuan besar. Tapi itu kan baru nanti ada tindak lanjutan menuju ke sebuah penelitian yang lebih detail," katanya. 

Diketahui, pada ajang internasional World Invention Creativity Olympic (WICO) di Seoul, Korea Selatan, Juli 2019 lalu, dua orang siswi SMAN 2 Palangkaraya, Kalimantan Tengah, berhasil menemukan ramuan penyembuh kanker payudara.

Dua siswi tersebut adalah Aysa Aurealya Maharani dan Anggina Rafitri. Mereka membuat ramuan dari tanaman khas Kalimantan, yaitu tanaman bajakah.

Batang tanaman ini dikeringkan, dicacah lalu direbus selama 30 menit hingga mendidih dan dijadikan ramuan tanaman bajakah. Setelah itu diminum secara rutin hingga sel kanker mengecil lalu musnah.

Menurut penuturan guru pembimbing kedua siswi tersebut, Helita, ramuan ini telah berhasil memusnahkan sel tumor selama dua bulan

Setelah diuji laboratorium, ternyata batang bajakah mengandung 40 senyawa yang diantaranya adalah saponin, terpenoid, flavonoid, alkaloid, tannin, dan steroid. Kandungan yang paling banyak adalah antioksidan.

"Untuk ces pleng (ampuh), kandungan untuk mengatasi radikal bebas yang menyebarkan sel kanker itu lebih tinggi di bajakah," jelas Helita, melansir tayangan AIMAN, Senin (12/8/2019).

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS